Teknologi AI berkembang makin cepat dan sekarang mulai banyak dipakai di industri game. Ada yang menganggap AI bisa membantu developer bekerja lebih cepat, tapi tidak sedikit juga yang khawatir kalau teknologi ini malah bakal bikin kualitas game menurun. Bahkan, seorang analis menilai AI vibe coding bisa jadi salah satu tantangan terbesar untuk platform seperti Steam.
Analis industri game Mat Piscatella lewat Bluesky mengatakan bahwa dalam beberapa tahun ke depan Steam bisa dipenuhi game yang dibuat menggunakan AI. Kalau itu benar-benar terjadi, game-game berkualitas buatan developer asli berisiko makin susah ditemukan karena tertutup oleh banyaknya game AI yang dirilis dengan cepat.
Good games will get cloned and buried. Players will default to games/franchises they know and trust. Breaking through will become even more difficult.
Not good. Not good at all.
— Mat Piscatella (@matpiscatella.bsky.social) July 14, 2026 at 9:51 PM
Menurut Piscatella, memakai AI untuk membantu pekerjaan developer sebenarnya bukan masalah. Yang jadi kekhawatiran adalah ketika AI digunakan untuk membuat satu game secara penuh. Hasilnya dikhawatirkan hanya menjadi AI slop, yaitu game berkualitas rendah yang dibuat dalam jumlah besar hanya untuk memenuhi marketplace.
Ia juga menyoroti teknologi AI vibe coding, yang memungkinkan seseorang membuat game yang sangat mirip dengan game lain hanya lewat beberapa perintah. Akibatnya, game-game bagus bisa dengan mudah ditiru lalu dibanjiri versi-versi serupa, sehingga pemain pada akhirnya lebih memilih franchise besar yang sudah terkenal dibanding mencari game baru.

Kalau kondisi ini benar-benar terjadi, developer indie atau studio kecil yang membuat game original bisa semakin sulit mendapat perhatian. Di sisi lain, halaman Steam berpotensi dipenuhi game AI dalam jumlah besar, sehingga pemain harus menyaring jauh lebih banyak judul untuk menemukan game yang benar-benar bagus.
Kekhawatiran ini juga pernah disinggung oleh petinggi CD Projekt Red. Ia mengungkap bahwa sudah ada beberapa studio yang siap merilis game yang sebagian besar proses pembuatannya menggunakan AI. Meski AI memang bisa mempercepat pengembangan game, banyak yang khawatir kalau penggunaannya tanpa batas justru bakal membawa dampak buruk bagi pemain dan industri game ke depannya.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post