Atari resmi mengakuisisi hak atas lima game pertama seri Wizardry beserta intellectual property utama franchise tersebut dari Drecom. Akuisisi ini mencakup Wizardry: Proving Grounds of the Mad Overlord, Wizardry II: The Knight of Diamonds, Wizardry III: Legacy of Llylgamyn, Wizardry IV: The Return of Werdna, dan Wizardry V: Heart of the Maelstrom. Selain itu, Atari juga memperoleh berbagai hak terkait game, kontrak, dan properti intelektual lain yang berhubungan dengan seri klasik tersebut.
Seri Wizardry yang diciptakan pada awal 1980-an oleh Robert Woodhead dan Andrew Greenberg, dikenal sebagai salah satu franchise RPG paling berpengaruh dalam sejarah industri game. Game-game ini membantu membentuk genre dungeon crawler first-person dan memberikan pengaruh besar terhadap lahirnya JRPG modern seperti Dragon Quest dan Final Fantasy. Atari menyebut lima game awal ini sebagai “The Llylgamyn Saga”, menyoroti pentingnya seri tersebut dalam budaya RPG klasik. Karena sebagian besar judul lamanya sulit diakses selama lebih dari dua dekade, akuisisi ini dianggap penting bagi fans RPG dan preservasi game.

Atari mengungkapkan rencana jangka panjang untuk menghidupkan kembali franchise ini melalui remaster, koleksi game, versi fisik, hingga proyek baru. Tidak hanya itu, perusahaan juga mempertimbangkan ekspansi ke merchandise, permainan kartu, board game, buku, komik, serial televisi, hingga film. CEO Atari, Wade Rosen, menyebut akuisisi ini sebagai kesempatan langka untuk membawa RPG klasik bersejarah ke platform modern. Sementara itu, Robert Woodhead mengaku penasaran melihat bagaimana pemain masa kini akan merespons gameplay old-school Wizardry yang terkenal sangat menantang.
Akuisisi ini juga melanjutkan momentum remake Wizardry: Proving Grounds of the Mad Overlord yang dirilis pada 2024 oleh studio milik Atari, Digital Eclipse. Remake tersebut berhasil memperbarui visual dan presentasi game sambil mempertahankan gameplay klasiknya. Meski begitu, Drecom masih mempertahankan hak atas Wizardry VI: Bane of the Cosmic Forge, Wizardry VII: Crusaders of the Dark Savant, dan Wizardry 8 karena berada dalam semesta cerita yang berbeda. Dengan meningkatnya popularitas game RPG retro belakangan ini, langkah Atari dipandang sebagai awal kebangkitan besar bagi salah satu nama paling legendaris di genre dungeon crawler.
@gamerwk_id













Discussion about this post