Di anime One Piece, bendera tengkorak dengan topi jerami alias Jolly Roger biasanya jadi simbol kebebasan dan perlawanan terhadap pemerintah yang menindas. Tapi sejak Juli kemarin, bendera ini malah mulai berkibar di banyak tempat di Indonesia. Ada yang pasang di depan rumah, tempel di kaca mobil, sampai dicat di tembok.
Fenomena ini muncul nggak lama setelah Presiden Prabowo Subianto ngajak masyarakat mengibarkan merah putih menjelang 17 Agustus. Eh, sebagian warga justru pilih kibarin Jolly Roger, sebagai tanda protes ke pemerintah yang dinilai makin terpusat kekuasaannya.
Reaksi dari pejabat pun rame. Ada yang santai, ada juga yang panas. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad nyebut gerakan ini bisa memecah belah bangsa, sedangkan politisi Golkar Firman Soebagyo sampai bilang bisa masuk kategori makar. Tapi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bilang Presiden sebenarnya nggak masalah selama bendera bajak laut itu nggak dipasang bareng merah putih di posisi yang bikin orang membanding-bandingkan.

Buat sebagian orang, ini bukan sekadar tren anime, tapi cara nyampein kritik. Ali Maulana, warga Jayapura, bilang bendera itu melambangkan kalau rakyat belum sepenuhnya “merdeka” meski negara udah lama berdiri. Penjual bendera di Jawa Tengah, Dendi Christanto, bahkan ngaku udah nerima ribuan pesanan sejak akhir Juli. Artinya, gerakan ini udah nyebar ke mana-mana.
Nggak bisa dipungkiri, popularitas One Piece di Indonesia juga bikin fenomena ini cepat viral. Cerita Luffy dan kru Topi Jerami yang berjuang lawan ketidakadilan terasa nyambung sama keresahan warga. Beberapa pejabat, kayak Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, malah lihat ini sebagai bentuk penyampaian pendapat yang sah dan relatif aman dibanding demo di jalan. Peneliti CSIS, Dominique Nicky Fahrizal, juga menilai bendera ini jadi media unik buat ngajak masyarakat mikir soal isu politik.

Tapi justru reaksi berlebihan dari sebagian pihak bikin bendera ini makin punya “tenaga”. Seperti yang ditulis Farhan Rizqullah di Medium, kalau pemerintah sampai anggap bendera kartun sebagai ancaman, berarti pesan di baliknya emang ngena. Pada akhirnya, semangat kebebasan ala Monkey D Luffy berhasil bikin banyak orang ikut “berlayar”—dan mungkin bikin beberapa penguasa agak was-was.
Sumber: BBC
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post