Kenaikan harga Steam Deck OLED ternyata gak cuma bikin gamer ramai protes, tapi juga memancing komentar dari CEO Epic Games, Tim Sweeney. Sosok yang memang sudah lama dikenal sering mengkritik Valve itu kembali melontarkan sindiran setelah harga Steam Deck naik cukup tajam di berbagai wilayah.
Lewat media sosial, Sweeney menanggapi sebuah postingan yang membahas rumor harga Steam Machine yang disebut bisa menyentuh 1.500 USD. Dalam komentarnya, dia secara sarkastik mengatakan kalau biaya komponen yang semakin mahal seharusnya ditanggung oleh Valve, bukan malah dibebankan ke pembeli. Mengingat hubungan Epic dan Valve yang memang sudah lama panas dingin, komentar ini langsung menarik perhatian banyak orang.
Everyone’s being too harsh here. There has been a significant rise in the cost of components that Steam customer spending ultimately funds, and economic trends have created severe disruptions in the component parts supply chain for megayachts. pic.twitter.com/w8iHVdSatK
— Tim Sweeney (@TimSweeneyEpic) May 28, 2026
Saat ini, Steam Deck OLED 1TB dijual dengan harga $949, sementara model 512GB dibanderol $789. Keduanya mengalami kenaikan harga yang cukup besar dibanding sebelumnya. Valve sendiri menjelaskan bahwa kenaikan tersebut disebabkan oleh naiknya biaya komponen dan berbagai tantangan rantai pasokan global yang masih terjadi sampai sekarang.
Meski mengakui kalau memang ada masalah pasokan komponen, Sweeney tetap merasa alasan itu kurang meyakinkan. Menurutnya, uang yang dibelanjakan pengguna Steam pada akhirnya juga menjadi sumber pendapatan Valve. Dalam sindiran lain yang cukup pedas, dia bahkan menyebut kalau “rantai pasokan kapal pesiar mewah” juga sedang bermasalah. Komentar itu jelas mengarah ke Gabe Newell yang dikenal memiliki kapal pesiar mewah.

Di kalangan gamer sendiri, reaksi terhadap kenaikan harga Steam Deck memang cenderung negatif. Banyak yang merasa lonjakan harga lebih dari 40 persen terlalu tinggi. Selain itu, kenaikan ini juga membuat banyak orang makin khawatir soal harga Steam Machine yang kabarnya bisa dijual jauh di atas $1.000 saat resmi dirilis nanti.
Tapi menariknya, komentar Sweeney justru gak mendapat banyak dukungan. Banyak pengguna media sosial malah membalas dengan mengungkit berbagai keputusan kontroversial Epic Games, termasuk gelombang PHK yang pernah terjadi di perusahaan tersebut. Ada juga yang menilai kritik ini lebih karena persaingan lama antara Epic dan Valve, bukan semata-mata soal harga Steam Deck. Soalnya selama bertahun-tahun, Sweeney memang cukup sering mengkritik dominasi Valve dan Steam di pasar distribusi game PC digital.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post