gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

CEO Epic Games Salahkan Developer Yang Tidak Bisa Optimalisasi Unreal Engine 5

Taufik by Taufik
August 29, 2025
in Berita, PC
0
Unreal Engine 5 selama ini dikenal sebagai salah satu engine paling canggih di industri game tapi minim optimisasi.

Unreal Engine 5 selama ini dikenal sebagai salah satu engine paling canggih di industri game tapi minim optimisasi.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Unreal Engine 5 selama ini dikenal sebagai salah satu engine paling canggih di industri game. Visual yang detail, teknologi next-gen seperti Nanite dan Lumen, sampai fleksibilitas buat berbagai platform bikin engine ini jadi pilihan banyak studio. Tapi di balik semua kelebihannya, ada juga keluhan dari gamer soal performa game berbasis UE5 yang kadang terasa berat, apalagi kalau dimainkan di perangkat dengan spesifikasi lebih rendah.

CEO Epic Games sekaligus pencipta Unreal Engine, Tim Sweeney, akhirnya angkat bicara soal ini dalam acara Unreal Fest di Seoul, Korea Selatan. Menurutnya, masalah performa di UE5 bukan semata-mata karena engine terlalu berat, tapi lebih karena cara developer mengoptimalkan game mereka. Banyak studio, katanya, lebih fokus dulu bikin game untuk perangkat high-end, lalu baru coba menyesuaikan ke hardware mid-range atau low-end di tahap akhir. Akibatnya, game sering terasa kurang mulus saat rilis di perangkat yang lebih lemah.

Sweeney juga bilang kalau optimalisasi bukan hal yang gampang. Prosesnya memang rumit dan butuh tenaga ekstra, tapi idealnya harus dilakukan sejak awal pengembangan, sebelum konten game benar-benar dibangun. Buat mengatasi masalah ini, Epic lagi nyiapin dua langkah utama: pertama, memperkuat fitur optimisasi otomatis di Unreal Engine biar developer lebih mudah dan cepat melakukan penyesuaian untuk berbagai perangkat. Kedua, memperluas pelatihan untuk developer agar mereka lebih paham pentingnya optimisasi sejak awal.

Selain itu, Epic juga siap turun tangan langsung kalau diperlukan, baik lewat edukasi, pendampingan teknis, atau bahkan intervensi dari engineer mereka. Sweeney mengakui kalau sekarang game jauh lebih kompleks dibanding sepuluh tahun lalu, jadi urusan optimisasi makin menantang. Karena itu, kolaborasi antara developer game dan pembuat engine jadi semakin penting supaya hasil akhirnya tetap bisa jalan mulus di berbagai platform.

Sebagai contoh, Epic udah banyak belajar dari pengalaman ngejalanin Fortnite, yang harus bisa dimainkan di beragam perangkat mulai dari PC high-end sampai ponsel. Teknologi dan trik optimisasi dari Fortnite sekarang mulai mereka bawa ke Unreal Engine 5, dengan tujuan biar game UE5 bisa tetap nyaman dimainkan, bahkan di PC atau GPU dengan spesifikasi lebih rendah. Jadi intinya, masalah performa UE5 bukan salah engine sepenuhnya, tapi juga bagaimana developer memanfaatkannya dengan benar sejak awal.

Sumber: This Is Game

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Epic GamesPCUnreal Engine 5
ShareTweetShare
Previous Post

Kreator Danganronpa: Game Live-Service Harus Punya Akhir yang Layak Sebelum Ditutup

Next Post

Civilization: Eras & Allies Season 3 Raging Waves Rilis dengan Opsi Gameplay Naval Warfare

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
SEGA/ATLUS akan membuka booth yang megah di Tokyo Game Show 2026 dengan highlight utama pada STRANGER THAN HEAVEN dan Persona 4 Revival
Berita

SEGA/ATLUS Siapkan Booth yang Lebih Megah untuk Tokyo Game Show 2026

September 4, 2026
Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia
Android

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Next Post
Civilization: Eras & Allies akhirnya merilis update Season 3 Raging Waves dengan ragam konten baru hingga opsi Naval Warfare

Civilization: Eras & Allies Season 3 Raging Waves Rilis dengan Opsi Gameplay Naval Warfare

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd