CEO Razer, Min-Liang Tan, baru-baru ini buka suara soal AI di dunia game. Dalam wawancara dengan The Verge di CES 2026, Tan mengklaim berbicara atas nama gamer dan menyebut bahwa pemain sebenarnya sudah cukup muak dengan “GenAI slop”, tapi tetap terbuka dengan AI yang benar-benar membantu developer bikin game lebih baik.
Razer sendiri belakangan makin serius masuk ke ranah AI. Perusahaan ini bahkan berencana menggelontorkan dana besar dan mengusung slogan baru bahwa AI adalah masa depan gaming. Sayangnya, klaim ini justru banyak memancing reaksi negatif dari gamer, terutama di media sosial, yang merasa AI cuma jadi gimmick pemasaran tanpa manfaat nyata buat pemain.
Menanggapi hal itu, Tan bilang masalahnya bukan pada AI secara umum, tapi pada hasilnya. Gamer disebut tidak suka konten AI yang asal jadi, seperti model karakter aneh, animasi berantakan, atau cerita yang terasa kosong. Menurutnya, hal-hal seperti ini memang wajar bikin orang kesal karena terasa dibuat seadanya hanya dari beberapa prompt.
Di sisi lain, Tan yakin gamer justru mendukung AI kalau dipakai sebagai alat bantu developer. Contohnya AI untuk quality assurance atau QA, yang bisa membantu menemukan bug lebih cepat, ngecek kesalahan kecil, sampai mempercepat proses pengujian game sebelum rilis. Dengan cara ini, AI dianggap bisa bikin game jadi lebih rapi dan minim masalah saat sampai ke tangan pemain.

Razer sendiri sedang mengembangkan produk AI pendamping QA yang ditujukan khusus untuk developer. Tan menyebut proses QA bisa memakan hingga 40 persen dari total biaya pengembangan game dan sering jadi penyebab game molor dari jadwal. Kalau AI bisa meringankan beban ini, developer bisa fokus ke kualitas dan kreativitas.
Meski idenya terdengar menarik, masih banyak pihak yang tetap skeptis. Sejumlah studio, pelaku industri, dan pemain merasa kemampuan AI saat ini masih jauh dari janji manis yang sering dipromosikan. Perdebatan soal AI di industri game pun belum akan mereda, tapi setidaknya pernyataan Tan menunjukkan bahwa banyak pihak mulai sadar, gamer ingin game yang lebih bagus, bukan sekadar AI yang asal dipakai.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post