Tomb Raider akan berusia 30 tahun pada 2026, dan Crystal Dynamics menyiapkan perayaan besar untuk franchise legendaris ini. Salah satunya lewat Tomb Raider: Legacy of Atlantis, sebuah remake total dari game Tomb Raider pertama era PS1. Proyek ini menjadi pembuka era baru Lara Croft sebelum dilanjutkan dengan game baru berjudul Tomb Raider: Catalyst yang dijadwalkan rilis pada 2027.
Legacy of Atlantis menghadirkan kembali Lara Croft klasik dengan gaya penuh aksi khas petualangan lawas. Sementara itu, Tomb Raider: Catalyst akan membawa Lara ke India Utara dalam cerita yang menjadi kelanjutan langsung dari Tomb Raider: Underworld (2008). Dengan jarak waktu hampir 20 tahun, Catalyst menampilkan Lara yang jauh lebih matang dan berpengalaman.
Bos Crystal Dynamics, Scot Amos, menjelaskan bahwa evolusi karakter Lara adalah kunci umur panjang seri ini. Menurutnya, timnya selalu berusaha menyesuaikan Lara Croft dengan selera zaman tanpa menghilangkan identitas ikoniknya. Ia menekankan bahwa setiap versi Lara harus terasa relevan bagi generasi pemainnya, namun tetap setia pada DNA karakter yang telah dicintai selama puluhan tahun.
Sejak reboot Tomb Raider pada 2013, Lara digambarkan lebih realistis sebagai petualang pemula. Namun, Legacy of Atlantis akan membawa pemain kembali ke Lara yang penuh gaya dan berani, sementara Catalyst menunjukkan fase lanjutan dalam perjalanan hidupnya. Meski berada di era berbeda, kedua game ini tetap mempertahankan fondasi karakter yang sama, dengan Lara kembali disuarakan oleh Alix Wilton Reagan, yang dipercaya mampu menghidupkan sang ikon petualangan dengan sempurna. Info gamenya ada DI SINI.
Sumber: Push Square
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post