gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Developer Monopoly Go Resmi Beli Niantic Seharga 55 Triliun Rupiah

Taufik by Taufik
March 13, 2025
in Berita, Industri
0
Scopely, perusahaan di balik game populer Monopoly Go, resmi mengambil alih bisnis game milik Niantic, termasuk Pokémon Go.

Scopely, perusahaan di balik game populer Monopoly Go, resmi mengambil alih bisnis game milik Niantic, termasuk Pokémon Go.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Dunia game mobile lagi-lagi kedatangan kabar heboh. Scopely, perusahaan di balik game populer Monopoly Go, resmi mengambil alih bisnis game milik Niantic, termasuk Pokémon Go dan Monster Hunter Now. Nggak cuma gamenya, dua petinggi Niantic, Kei Kawai dan Ed Wu, juga bakal ikut pindah ke Scopely buat terus ngurus proyek-proyek yang mereka kembangin. Nilai akuisisi ini ditaksir mencapai sekitar 3,5 Miliar USD atau 55 Triliun Rupiah.

Buat yang belum tahu, Niantic itu developer yang sukses besar gara-gara Pokémon Go, game yang sempat bikin heboh di mana-mana. Sampai sekarang pun, game ini masih punya lebih dari 30 juta pemain aktif tiap bulannya. Selain Pokémon Go, Niantic juga bikin game AR (augmented reality) lain kayak Monster Hunter Now dan Pikmin Bloom, yang semuanya ngajak pemain buat lebih aktif bergerak di dunia nyata sambil main game.

Chief Revenue Officer sekaligus anggota dewan Scopely, Tim O’Brien, ikutan komentar soal akuisisi ini. “Scopely selalu fokus buat bikin komunitas game yang solid, dan tim Niantic ini salah satu yang paling jago dalam hal itu,” katanya dalam wawancara dengan VentureBeat. Menurutnya, Niantic udah sukses bikin pengalaman main game yang unik dan bisa menarik perhatian jutaan orang di seluruh dunia. “Kami nggak sabar buat kerja bareng tim Niantic dan ngebawa kreativitas mereka ke level selanjutnya,” tambahnya.

Salah satu hal keren dari game-game Niantic adalah kemampuannya buat ngumpulin pemain di dunia nyata. Event-event Pokémon Go yang digelar di berbagai kota berhasil menarik jutaan orang dan bikin komunitasnya makin kuat. O’Brien juga bilang kalau setelah ngobrol langsung sama tim Niantic, Scopely makin yakin kalau mereka punya visi yang sama buat ngebawa pengalaman bermain ke level yang lebih tinggi. Dengan gabungnya Niantic, sekarang Scopely jadi punya dua game mobile terbesar di dunia: Monopoly Go dan Pokémon Go.

Ed Wu, Senior Vice President Pokémon Go, juga angkat bicara soal akuisisi ini. “Rasanya luar biasa bisa nemenin ratusan juta Trainer di komunitas dunia nyata selama 10 tahun terakhir, dan kami yakin yang terbaik masih akan datang,” katanya. Wu juga menegaskan kalau misi mereka nggak berubah, yaitu ngajak orang-orang buat menemukan Pokémon di dunia nyata bareng-bareng.

Dengan dukungan penuh dari Scopely, termasuk pengalaman dan sumber daya mereka, Wu optimistis kalau Pokémon Go bakal terus berkembang dengan fitur-fitur baru, mulai dari pertempuran epik buat ribuan Trainer sampai cara baru buat terhubung sama teman dan komunitas. “Yang paling penting, kita tetap fokus buat bikin pengalaman menemukan Pokémon di dunia nyata makin seru,” tutupnya.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Monopoly GoNianticPokemon GOScopely
ShareTweetShare
Previous Post

Arknights Global Akhirnya Adakan Event Kolaborasi Dungeon Meshi

Next Post

EA Hadirkan Microtransaction di Skate Meski Masih Alpha Test

Related Posts

Midgar Studio mengumumkan penutupannya setelah mendapat perintah proses likuidasi perusahaan dari pihak pengadilan
Berita

Dev. Edge of Eternity Terpaksa Ditutup Karena Gagal Temukan Perusahaan yang Mau Akuisisi

July 21, 2026
Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Drop Fake lewat kerjasamanya dengan Warner Bros. Interactive Entertainment resmi umumkan DCKO dengan rencana rilis di 2027
Android

DCKO Diumumkan, Game Fighting F2P Adaptasi Semesta DC untuk Mobile!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
Pihak penyelenggara TableCon Quest 2026 kembali berbagi detail eventnya yang akan membawa kemeriahan lebih besar dari tahun-tahun kemarin
Berita

TableCon Quest 2026 Akan Bawa Lebih Banyak Game dan Kreator yang Meramaikan Eventnya!

July 21, 2026
Next Post
Meski belum punya tanggal rilis resmi, game Skate yang lagi dikembangin EA udah nambahin microtransaction duluan.

EA Hadirkan Microtransaction di Skate Meski Masih Alpha Test

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd