Platform distribusi game asal Jepang, DMM Games, dikabarkan sedang menyiapkan langkah besar dengan merilis app store mereka sendiri untuk perangkat iOS. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah media briefing yang dihadiri oleh Famitsu, dan rencananya platform ini akan mulai diluncurkan sekitar Juni atau setelahnya.
Sebagai salah satu platform besar dengan lebih dari 40 juta pengguna, DMM Games sudah menaungi berbagai judul populer seperti Kantai Collection dan Touken Ranbu Online. Dengan basis pengguna sebesar itu, langkah untuk membuat ekosistem sendiri di iOS tentu jadi langkah yang cukup ambisius.

Keputusan ini juga tidak lepas dari regulasi baru di Jepang, yaitu Mobile Software Competition Act (MSCA), yang mulai berlaku penuh sejak akhir 2025. Aturan ini mendorong perusahaan seperti Apple dan Google untuk membuka akses sistem mereka ke pihak ketiga, termasuk memungkinkan hadirnya app store alternatif di iOS.
Salah satu alasan utama DMM Games membuat platform sendiri adalah untuk menghindari potongan biaya besar dari App Store yang bisa mencapai 30%. Dengan punya store sendiri, mereka bisa lebih fleksibel dalam distribusi dan monetisasi game, sekaligus memberikan lebih banyak kebebasan bagi developer.

Menariknya, DMM Games juga membuka kemungkinan untuk menghadirkan konten yang selama ini sulit lolos di App Store resmi. Mereka menyebut bahwa platform ini bisa saja menyediakan berbagai layanan, termasuk versi game dengan rating dewasa atau konten yang lebih sensitif.
Langkah ini juga bisa jadi solusi dari masalah yang sebelumnya mereka alami, seperti kasus game Twinkle Star Knights yang sempat harus mengubah banyak konten visual karena kebijakan Apple. Dengan app store sendiri, DMM Games berharap bisa mengurangi risiko pembatasan seperti itu dan memberikan pengalaman yang lebih bebas, baik untuk developer maupun pemain.
Sumber: Famitsu
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post