gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[EKSKLUSIF] Wawancara Monster Hunter Stories 3 dengan Capcom – Bahas Lebih Dalam Mengenai Proses Kreatif Uniknya!

Fadhil by Fadhil
July 7, 2026
in Berita, Konsol, Nintendo Switch 2, PC, PlayStation 5, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Berikut ini adalah rangkuman wawancara terbaru kami dengan perwakilan beberapa developer Capcom untuk Monster Hunter Stories 3

Berikut ini adalah rangkuman wawancara terbaru kami dengan perwakilan beberapa developer Capcom untuk Monster Hunter Stories 3

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Meski Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection baru dirilis beberapa bulan lalu, respons yang diterima sangat positif. Peralihan ke cerita yang lebih gelap, dukungan voice acting penuh, serta protagonis yang lebih dewasa ternyata disambut baik oleh para pemain.

Hal ini memberi kami kesempatan untuk berbincang dengan Director Kenji Oguro, Lead Game Designer Daisuke Wakahara, dan Art Director Takahiro Kawano mengenai berbagai keputusan kreatif terbesar di balik game ini, mulai dari alasan menghadirkan protagonis yang berbicara hingga mengapa beberapa monster tidak dimasukkan ke dalam sistem habitat baru.

Mengapa Protagonis Akhirnya Memiliki Suara

Salah satu perubahan terbesar di Twisted Reflection adalah protagonis yang kini tidak lagi bisu, melainkan memiliki voice acting penuh. Menurut Oguro, tim ingin meninggalkan kisah coming-of-age seperti dua game sebelumnya dan beralih ke cerita tentang seorang Rider yang lebih berpengalaman dengan masa lalu yang kompleks.

“Dengan pendekatan ini, kami merasa protagonis yang dapat mengungkapkan emosinya melalui voice acting penuh akan membuat cerita terasa jauh lebih mendalam dan memudahkan pemain untuk terhubung dengan perasaannya,” jelas Oguro.

Tapi tantangan muncul karena sistem kustomisasi karakter tetap dipertahankan secara bebas. Menyesuaikan berbagai tampilan karakter dengan hanya satu suara bukanlah hal yang mudah. Bahkan, tim sempat bereksperimen dengan fitur untuk mengubah suara karakter.

“Secara teknis hal itu memungkinkan. Namun, mengubah pitch suara secara buatan justru menghilangkan karakter dan emosi yang dibawakan oleh pengisi suara. Kami sudah mencobanya, tetapi hasilnya tidak memuaskan,” ujar Oguro.

Pada akhirnya, mereka memilih untuk membebaskan pemain mengubah penampilan karakter, sementara suaranya tetap sama. Oguro mengaku sempat khawatir dengan keputusan tersebut hingga akhirnya melihat hasilnya langsung di dalam game.

“Kekhawatiran itu langsung berubah menjadi keyakinan kalau kami telah mengambil keputusan yang tepat. Melihat para pemain juga menerima keputusan ini membuat saya sangat senang sekaligus lega.”

Mengapa Vermeil Tidak Pernah Bisa Dikunjungi

Vermeil menjadi bagian penting dalam cerita Twisted Reflection, meskipun pemain tidak pernah benar-benar menginjakkan kaki di sana. Menurut Oguro, keputusan tersebut berhubungan langsung dengan filosofi desain gamenya.

“Saya percaya kekuatan utama video game sebagai media adalah ketika sudut pandang pemain benar-benar selaras dengan protagonis.”

Karena itu, dia selalu merancang game agar waktu yang dihabiskan pemain memainkan karakter utama sejalan dengan perkembangan cerita.

“Jika protagonis pergi ke Vermeil, struktur penceritaannya akan berubah sepenuhnya. Karena kami sangat memegang prinsip tersebut, akhirnya kami memilih untuk memusatkan seluruh cerita di Azuria.”

Meski begitu, ancaman dari Vermeil tetap terasa sepanjang permainan sebagai kekuatan besar yang membayangi dari kejauhan. Menurut Oguro, menjaga keseimbangan antara narasi dan gameplay aktif selalu menjadi prioritas utama selama pengembangan.

Daftar Monster Lebih Sedikit, Tetapi Lebih Bermakna

Para pemain menyadari kalau jumlah monster di Twisted Reflection lebih sedikit dibandingkan game-game sebelumnya. Wakahara menjelaskan kalau penggunaan engine baru membuat mereka tidak bisa begitu saja memindahkan seluruh monster lama.

“Daripada memindahkan semuanya begitu saja, kami harus mengevaluasi ulang seluruh daftar monster dari awal. Fokus kami bukan pada jumlah, tetapi memastikan setiap monster memiliki peran yang jelas dalam sistem pertarungan, pelatihan, maupun eksplorasi.”

Dia juga menjelaskan bagaimana daftar monster tersebut dipilih.

“Kami melihat semuanya secara menyeluruh, menyeimbangkan elemen, mempertahankan monster favorit penggemar, menghadirkan sesuatu yang baru, sekaligus memastikan mereka sesuai dengan ekologi tiap wilayah.”

Mengapa Deviant Monster dan Elder Dragon Tidak Berkeliaran di Alam Liar

Salah satu fitur baru di Twisted Reflection adalah kemampuan melepas Monstie agar dapat berkeliaran bebas di dunia sebagai bagian dari sistem Habitat Restoration. Tapi Deviant Monster dan beberapa Elder Dragon tidak termasuk di dalam fitur tersebut.

“Menghadirkan Deviant Monster dan beberapa Elder Dragon ke dalam sistem field-reflection membutuhkan beban pengembangan yang sangat besar. Karena itu, kami memutuskan untuk mengecualikan mereka,” jelas Wakahara.

Dia menegaskan kalau keputusan tersebut bukan sekadar memangkas konten.

“Ini bukan sekadar pemotongan. Kami sengaja memfokuskan sumber daya pengembangan pada Habitat Restoration dan kepuasan melihat ekosistem berubah secara dinamis berkat Monstie biasa milik pemain.”

Menurutnya, keputusan ini juga membantu mempertahankan aura eksklusif yang selama ini melekat pada Deviant Monster dan Elder Dragon.

Invasive Monster Memang Tidak Pernah Dirancang Bisa Dijinakkan

Meski memiliki desain yang menarik, Invasive Monster tidak dapat direkrut menjadi Monstie. Menurut Wakahara, keputusan tersebut sudah ditetapkan sejak awal.

“Karena Invasive Monster digambarkan sebagai ancaman langsung bagi ekosistem, membiarkan pemain menjinakkan mereka justru bertentangan dengan tanggung jawab seorang Ranger.”

Dia menambahkan kalau Ranger bukan hanya membangun ikatan dengan monster, tetapi juga bertugas menjaga keseimbangan alam.

“Karena itu, daripada menjadikan mereka monster kuat yang bisa direkrut, kami memilih mempertahankan peran mereka sebagai ancaman terhadap ekosistem.”

Merancang Boss Monster yang Selaras dengan Cerita

Seri Stories dikenal memiliki boss monster orisinal yang ikonik. Menurut Oguro, tantangan utama bukanlah memasukkan monster baru ke dunia Monster Hunter, melainkan membuat mereka terasa unik sekaligus relevan dengan game ini.

“Fokus kami adalah menciptakan boss yang memberikan kesan besar melalui skala permainan dan sistem pertarungan turn-based. Filosofi ini tidak hanya berlaku untuk boss, tetapi menjadi dasar seluruh proyek.”

Dia menambahkan kalau setiap monster baru harus terasa alami dalam dunia Monster Hunter sekaligus memberi dampak nyata terhadap cerita dan pengalaman bermain.

Tidak Ada Evolusi, tetapi Tetap Ada Perkembangan

Berbeda dengan banyak game koleksi monster lainnya, Monstie di Twisted Reflection tidak berevolusi menjadi bentuk baru. Menurut Wakahara, hal tersebut selaras dengan filosofi dunia Monster Hunter.

“Monster di dunia Monster Hunter adalah makhluk hidup dengan bentuk dan ekologi yang sudah utuh. Karena itu, kami memang tidak pernah ingin menghadirkan sistem evolusi seperti game monster-raising pada umumnya.”

Meski demikian, tim tetap ingin pemain merasakan perkembangan Monstie mereka.

“Fitur Mutations dalam Habitat Restoration menjadi pengganti evolusi, sehingga pemain tetap merasakan perkembangan tanpa mengorbankan lore Monster Hunter.”

Mengapa Bayi Monster Ditampilkan

Melihat monster raksasa dalam bentuk bayi menjadi salah satu momen favorit pemain saat menetaskan telur. Menurut Wakahara, fitur tersebut sangat sesuai dengan identitas seri Stories.

“Menampilkan fase awal kehidupan monster memperlihatkan sisi dunia Monster Hunter yang tidak bisa ditampilkan dalam seri aksi utamanya.”

Dia percaya hal tersebut membuat para monster terasa benar-benar hidup. Art Director Takahiro Kawano juga memberikan pandangannya.

“Karena penggemar hampir tidak pernah melihat bayi monster di seri utama Monster Hunter, saya yakin ini menjadi salah satu daya tarik terbesar yang hanya dimiliki oleh seri Stories.”

Dia berharap kehadiran bayi monster dapat memperkuat ikatan emosional pemain dengan Monstie mereka dan membuat proses membesarkan hingga melepas mereka kembali ke habitat terasa jauh lebih bermakna.

Masa Depan Seri Stories

Saat ditanya mengenai masa depan seri ini, Oguro menilai trilogi Monster Hunter Stories telah mengalami perkembangan yang sangat besar.

“Jika melihat perjalanan ketiga game ini, saya rasa tidak banyak franchise yang mengalami transformasi sebesar ini.”

Dia kemudian menutup wawancara dengan mengatakan kalau seluruh tim sangat antusias memanfaatkan pengalaman selama mengembangkan trilogi ini untuk menentukan langkah berikutnya dan terus membawa seri Monster Hunter Stories berkembang menjadi lebih matang di masa depan.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: CapcomInterviewMonster Hunter Stories 3: Twisted ReflectionNintendo Switch 2PCPS5WawancaraXbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

Tokyo Game Show 2026 Ungkap Daftar Exhibitor yang Lebih Padat Dari Tahun Lalu

Next Post

Xbox PHK 3.200 Karyawan, Lepas Empat Studio dan Lakukan Restrukturisasi Besar

Related Posts

Di Tokyo Game Show 2026, kami mendapat kesempatan interview dengan Yuya Tomiyama selaku Main Producer dan Yoshiyuki Serizawa selaku Director.
Konsol

Wawancara Gundam Rogue Orbit dengan Yoshiyuki Serizawa dan Yuya Tomiyama – Bawa Cerita 20 Jam dan Kebebasan Racik Build!

October 6, 2026
Kami mendapat kesempatan untuk menjajal Gundam Rogue Orbit selama kurang lebih satu setengah jam. Mari simak previewnya!
PC

Nyobain Gundam Rogue Orbit – Customization Makin Dalam, Boss Battle Keliatan Makin Seru

October 6, 2026
PlatinumGames kasih sinyal kalau Bayonetta masih punya masa depan, meskipun banyak nama penting di balik seri ini sudah meninggalkan studio.
Berita

PlatinumGames Kasih Sinyal Bayonetta Bakal Lanjut Meski Banyak Developer Utamanya Sudah Pergi

October 6, 2026
Rockstar Games ternyata sengaja nggak terlalu masukin referensi politik dunia nyata secara langsung ke GTA 6.
Berita

GTA 6 Dipastikan Hindari Referensi Politik Dunia Nyata Secara Langsung

October 6, 2026
KonoSuba: God's Blessing on This Wonderful World! Prosperity to This Beloved Town! resmi ditunda rilisnya ke Februari 2027.
Android

Game Mobile Terbaru KonoSuba Dipastikan Ditunda Rilisnya ke Februari 2027

October 6, 2026
Sebagai bentuk promosi dalam menyambut rilisnya GTA 6, tim basket ternama Miami Heat akan mengganti branding mereka menjadi 'Vice City'
Berita

Tim NBA Miami Heat Akan Ganti Nama Sementara Jadi ‘Vice City’ Untuk Promosikan GTA 6

October 5, 2026
Next Post
Xbox resmi mengumumkan gelombang restrukturisasi besar yang sudah ramai diperbincangkan sebelumnya. 3,200 karyawan kena PHK.

Xbox PHK 3.200 Karyawan, Lepas Empat Studio dan Lakukan Restrukturisasi Besar

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Setelah hanya tersedia di konsol dan PC, game bela diri populer Sifu besutan developer Sloclap akhirnya juga akan rilis di Android dan iOS

Sifu Akhirnya Dapatkan Versi Android dan iOS

by Fadhil
October 2, 2026
0

Setelah hanya tersedia di konsol dan PC, game bela diri populer Sifu besutan developer Sloclap akhirnya juga akan rilis di...

Developer Spiral AI ngumumin kalau RyzaChat: AI bakal mulai membatasi input dari pemain lewat update model AI pada Oktober.

RyzaChat AI Bakal Batasi Chat Pemain Demi Jaga Marwah Karakter dan Seri Atelier

by Taufik
October 1, 2026
0

Developer Spiral AI ngumumin kalau RyzaChat AI, game chatbot RPG berbasis Atelier Ryza, bakal mulai membatasi input dari pemain lewat...

Developer sekaligus publisher ODD No ngumumin kalau versi offline Link! Like! Love Live! bakal dihapus dari Google Play dan App Store.

Game Mobile Link! Like! Love Live! Versi Offline Bakal Dihapus Karena Developer Bangkrut

by Taufik
September 30, 2026
0

Developer sekaligus publisher ODD No ngumumin kalau versi offline Link! Like! Love Live! bakal dihapus dari App Store dan Google...

Diablo Immortal akhirnya kedatangan event kolaborasi besar terbaru dengan serial komik Spawn garapan Todd McFarlane

Diablo Immortal Sudah Mulai Adakan Event Kolaborasi Besar dengan Spawn

by Fadhil
September 30, 2026
0

Diablo Immortal akhirnya kedatangan event kolaborasi besar terbaru dengan serial komik Spawn garapan Todd McFarlane.

Monster Hunter Outlanders kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis untuk akhir Oktober di platform Android dan iOS

Monster Hunter Outlanders Akhirnya Dipastikan Rilis Bulan Depan untuk Android dan iOS!

by Fadhil
September 29, 2026
0

Monster Hunter Outlanders kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis untuk akhir Oktober di platform Android dan iOS.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd