gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[GCAxTHGS25] Gamescom Asia × Thailand Game Show 2025: Tonggak Baru Industri Game Asia Tenggara

Taufik by Taufik
October 22, 2025
in Artikel, Event, Industri
0
Gamescom Asia dan Thailand Game Show 2025. Kolaborasi besar ini menandai babak baru buat industri game di kawasan Asia Tenggara.

Gamescom Asia dan Thailand Game Show 2025. Kolaborasi besar ini menandai babak baru buat industri game di kawasan Asia Tenggara.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Dari tanggal 16 sampai 19 Oktober 2025, Queen Sirikit National Convention Center di Bangkok jadi tuan rumah untuk acara gabungan pertama antara Gamescom Asia dan Thailand Game Show 2025. Kolaborasi besar ini menandai babak baru buat industri game di kawasan Asia Tenggara yang terus berkembang pesat.

Selama empat hari penuh, acara ini berhasil menarik perhatian luar biasa dengan total 206.159 pengunjung. Angka ini jadi bukti nyata kalau Asia Tenggara makin punya posisi penting di peta industri game global. Seperti apa detailnya? Simak rangkuman dari kami!

Suasana dan Keramaian yang Luar Biasa

Segmen B2C resmi dibuka pada 17 Oktober dan langsung disambut lautan pengunjung di setiap hall. Antrean panjang terlihat di booth besar seperti Capcom, Bandai Namco Entertainment Asia, dan HoYoverse. Di setiap sudut, cosplayer dengan berbagai karakter berpose untuk foto dan jadi pusat perhatian.

Jalan di area pameran terasa padat, tapi semua tetap penuh semangat dan antusias. Banyak yang sibuk berburu merchandise, berfoto, dan menikmati acara di panggung utama dari pagi sampai tutup.

Kolaborasi antara Gamescom Asia dan Thailand Game Show terbukti sukses menghadirkan perpaduan antara keseriusan pameran internasional dan semangat festival penggemar lokal. Suasananya ramai, seru, tapi tetap terasa teratur dan profesional—sebuah kombinasi yang jarang bisa dicapai di event besar.

Island of Hearts Jadi Pusat Perhatian Awal

Setelah upacara pembukaan, acara langsung dibuka dengan penampilan Island of Hearts dari 4Divinity, hasil kerja sama dengan GCL Global Holdings dan Titan Digital Media. Game dating-sim ini menampilkan deretan kreator konten populer, dan kehadiran mereka di panggung langsung menarik banyak penggemar, baik dari dunia game maupun komunitas influencer.

Responsnya luar biasa positif. Banyak yang melihat Island of Hearts sebagai bukti kalau proyek yang digarap oleh talenta Asia Tenggara punya daya saing tinggi dan bisa berdiri sejajar dengan game buatan publisher global.

Capcom dan Bandai Namco Jadi Magnet Pengunjung

Hari kedua bisa dibilang puncak dari keseluruhan acara. Booth Capcom nyaris gak pernah sepi. Pengunjung berbondong-bondong mencoba demo Resident Evil Requiem, PRAGMATA, Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflections, Mega Man Star Force Legacy Collection, dan Onimusha: Way of the Sword.

Sore harinya, produser Ryozo Fujimoto naik ke panggung utama dan mengumumkan detail baru untuk Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection, termasuk fitur kustomisasi karakter yang lebih luas dan dukungan penuh bahasa Thai—yang jadi pertama kalinya untuk seri ini. Sorak-sorai dari pengunjung terdengar jelas, menandakan betapa besarnya komitmen Capcom ke pasar Asia Tenggara.

Sementara itu, Bandai Namco Entertainment Asia juga gak kalah ramai. Mereka memamerkan Little Nightmares III, Digimon Story: Time Stranger, Elden Ring: Tarnished Edition (Switch), Towa and the Guardians of the Sacred Tree, dan My Hero Academia: All Justice.

Di area yang sama, ada juga display motor dari Code Vein II dan versi Final Fantasy VII Remake Intergrade untuk Switch 2 di bawah area gabungan dengan Square Enix. Gabungan konten dan atraksi ini bikin booth Bandai Namco jadi salah satu yang paling menarik perhatian di seluruh acara.

Sementara di sisi lain, booth Nintendo Switch 2 hadir dengan nuansa lebih ceria lewat Pokémon Legends: Z-A, Donkey Kong Bananza, Super Mario Party Jamboree, dan Mario Kart World. Suasana penuh tawa dan kompetisi santai di area ini jadi kontras menyenangkan dengan pameran besar beraroma “AAA” dari publisher lainnya.

Sorotan untuk Indie dan Studio Regional

Di hari terakhir, pengunjung tetap berdatangan tanpa henti, terutama ke area Indie Zone dan Thai Pavilion. Dua area ini selalu ramai oleh pengunjung yang penasaran menjajal karya dari studio-studio lokal dan regional. Banyak game yang baru pertama kali tampil ke publik, dan antusiasmenya luar biasa tinggi. Keramaian di area ini menunjukkan kalau developer Asia Tenggara mulai mendapatkan perhatian dan tempat tersendiri di antara raksasa industri.

Booth-Booth Paling Berkesan

Selain pameran utama dari publisher besar, booth MechaBreak berhasil mencuri perhatian lewat sesi gameplay langsung di panggung, lengkap dengan cosplayer dalam kostum mecha penuh detail yang berpose di sekitar area. Sementara itu, booth Little Nightmares 3 dari Bandai jadi salah satu spot paling ikonik berkat balon raksasa berbentuk “Monster Baby” yang langsung jadi magnet foto bagi para pengunjung.

Cosplayer dari berbagai genre game juga terlihat memenuhi venue, menambah warna dan keceriaan di setiap sudut. Kombinasi antara booth interaktif, panggung besar, dan kehadiran komunitas cosplay bikin suasana acara jadi hidup sepanjang hari.

Langkah Besar untuk Asia Tenggara

Meski kadang terasa sesak karena banyaknya pengunjung, keberhasilan acara gabungan ini menunjukkan betapa cepatnya pertumbuhan industri game di Asia Tenggara. Dibanding edisi Gamescom Asia sebelumnya, versi Bangkok tahun ini terasa jauh lebih terbuka, lebih interaktif, dan lebih menonjolkan kreativitas lokal.

Bagi Asia Tenggara, acara ini bukan cuma pameran biasa. Ini adalah pernyataan yang kuat. Dari jumlah pengunjung yang luar biasa, hingga besarnya partisipasi komunitas dan publisher besar, semuanya memperlihatkan satu hal: kawasan ini sudah gak lagi sekadar “pasar yang berkembang”—tapi sudah jadi salah satu pemain penting di panggung global industri game.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: gamescom asia x Thailand Game Show 2025
ShareTweetShare
Previous Post

Update Terbaru Persona 3 Reload Tambahkan Lagu Original dari Yumi Kawamura

Next Post

Starbreeze Resmi Fokus ke PAYDAY 3, Prekuelnya Dipegang Studio Lain

Related Posts

Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
Pihak penyelenggara TableCon Quest 2026 kembali berbagi detail eventnya yang akan membawa kemeriahan lebih besar dari tahun-tahun kemarin
Berita

TableCon Quest 2026 Akan Bawa Lebih Banyak Game dan Kreator yang Meramaikan Eventnya!

July 21, 2026
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Elicia Lee mendirikan Indie Wavemakers, sebuah inisiatif yang fokus membantu developer indie.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Elicia Lee – Keinginan Indie Wavemakers Jadi Tempat Developer Indie Berkembang, Bukan Cuma Cari Sorotan

July 17, 2026
Franchise Need for Speed dan Burnout kini resmi masuk masa vakum tanpa batas waktu alias mati karena Criterion fokus ke Battlefield.
Berita

EA Pastikan Need for Speed dan Burnout Mati, Criterion Fokus Penuh ke Battlefield

July 15, 2026
Karyawan Ubisoft Barcelona menggelar aksi mogok kerja selama tiga hari untuk memprotes rencana PHK terhadap 51 pegawai di studio tersebut.
Berita

Karyawan Ubisoft Mogok Kerja, Protes PHK 51 Karyawan Setelah AC Black Flag Resynced Rilis

July 15, 2026
Di ajang Indie Wavemakers, kami berkesempatan ngobrol eksklusif dengan Al Yang, Studio Creative Director di NeoBards Entertainment.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Al Yang – Membangun Game di Berbagai Belahan Dunia dan Bantu Developer Besar

July 14, 2026
Next Post
Laporan finansial Starbreeze Studios menyebutkan rencana untuk menyiapkan adaptasi live-action untuk Payday

Starbreeze Resmi Fokus ke PAYDAY 3, Prekuelnya Dipegang Studio Lain

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd