gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

IGDA Soroti Game Dewasa yang Pada Menghilang dari Platform Digital, Ada Tekanan dari Bank

Taufik by Taufik
July 30, 2025
in Berita, Industri
0
Ngeliat kondisi ini, IGDA (International Game Developers Association) akhirnya buka suara mengenai game dewasa banyak yang hilang.

Ngeliat kondisi ini, IGDA (International Game Developers Association) akhirnya buka suara mengenai game dewasa banyak yang hilang.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Belakangan ini, para gamer dan developer indie dibuat kaget gara-gara banyak game dewasa mendadak hilang dari beberapa platform digital. Salah satu yang paling kelihatan adalah itch.io—toko game indie yang biasanya cukup bebas—yang tiba-tiba ngehapus semua game NSFW dari fitur pencarian dan kategori mereka. Keputusan ini muncul setelah makin banyak tekanan dari pihak penyedia pembayaran kayak Visa dan Mastercard, yang sekarang mulai lebih ketat soal konten dewasa di platform game, termasuk Steam.

Ngeliat kondisi ini, IGDA (International Game Developers Association) akhirnya buka suara. Mereka bilang kalau situasi ini bikin mereka “sangat khawatir”, apalagi karena penghapusan ini banyak terjadi tanpa peringatan atau penjelasan ke para developer. IGDA juga bilang, banyak kreator yang bikin game dewasa yang legal dan dibuat dengan etika justru jadi korban, termasuk kreator dari komunitas marjinal yang selama ini susah dapet ruang di industri game.

Menurut IGDA, mereka nggak masalah kalau ada aturan yang ngelarang konten seperti inses atau adegan yang non-konsensual—itu hal yang wajar karena memang melanggar kebijakan pembayaran. Tapi masalahnya sekarang, game yang sebetulnya aman-aman aja dan nggak melanggar aturan justru kena sensor juga. Parahnya lagi, kadang penghapusan dilakukan diam-diam tanpa alasan yang jelas, bikin developer bingung dan jadi takut buat berkarya.

Mereka juga nyorotin soal tekanan dari bank dan layanan pembayaran yang sekarang seolah-olah punya kuasa buat nentuin cerita apa yang boleh ada di game. Jadi, bukan cuma soal aturan platform lagi, tapi sekarang pihak luar juga ikut ngatur. Karena takut nggak bisa dapet layanan pembayaran, banyak platform akhirnya pilih main aman dan ngehapus semua game dewasa, meskipun kontennya sah secara hukum.

IGDA sendiri tegas banget soal batasannya. Mereka nggak dukung konten yang nyerempet kekerasan seksual, tindakan nggak konsensual, apalagi eksploitasi anak. Tapi buat konten dewasa yang konsensual, legal, dan dikembangin dengan tanggung jawab? Mereka dukung. Menurut mereka, yang dibutuhin itu aturan yang jelas dan konsisten, bukan sensor ngawur yang bikin developer ketar-ketir.

Sementara itu, pihak itch.io bilang kalau keputusan buat nyembunyiin game dewasa itu karena ada tekanan dari kelompok bernama Collective Shout. Kelompok ini ngirimin surat terbuka ke penyedia pembayaran, minta mereka berhenti dukung platform yang jual konten eksplisit. Sekarang, itch.io lagi cari jalan keluar sambil nentuin langkah selanjutnya. Steam juga udah “mulai” lakukan himbauan mengenai peraturan bank.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: IGDAInternational Game Developers AssociationItch.ioSteam
ShareTweetShare
Previous Post

Glen Schofield: Callisto Protocol Mungkin Jadi Game Terakhir yang Saya Sutradarai

Next Post

Digimon Story Time Stranger Unjuk Kompilasi Special Move Baru yang Keren

Related Posts

Namun, mantan penulis Valve yang ikut mengerjakan Left 4 Dead, Chet Faliszek, punya pandangan yang cukup berbeda.
Berita

Mantan Karyawan Valve Sebut PlayStation Tinggalkan Disc Fisik Bukan Salah Sony, Tapi Karena Pilihan Pemain

July 22, 2026
Midgar Studio mengumumkan penutupannya setelah mendapat perintah proses likuidasi perusahaan dari pihak pengadilan
Berita

Dev. Edge of Eternity Terpaksa Ditutup Karena Gagal Temukan Perusahaan yang Mau Akuisisi

July 21, 2026
Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Drop Fake lewat kerjasamanya dengan Warner Bros. Interactive Entertainment resmi umumkan DCKO dengan rencana rilis di 2027
Android

DCKO Diumumkan, Game Fighting F2P Adaptasi Semesta DC untuk Mobile!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
Next Post
Bandai Namco kembali memamerkan Digimon Story: Time Stranger lewat video kompilasi special move dari ragam Digimon favorit

Digimon Story Time Stranger Unjuk Kompilasi Special Move Baru yang Keren

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd