gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[IGDX 2024] Wawancara Eksklusif dengan Shafiq Husein – Presiden Asosiasi Game Indonesia

Taufik by Taufik
October 16, 2024
in Event, Industri, Wawancara
0
Pada ajang IGDX 2024, kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan Shafiq Husein, Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Pada ajang IGDX 2024, kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan Shafiq Husein, Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Game-game di Indonesia saat ini semakin maju dan berkembang lebih jauh lagi dengan banyaknya developer game yang bermunculan. Karena hal tersebut, event Indonesia Game Developer Exchange alias IGDX selalu dinantikan eksistensinya, terutama bagi mereka yang memang berkecimpung di industri game.

Pada ajang IGDX 2024, kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan Shafiq Husein, Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) untuk periode 2024-2029 dan berbincang bagaimana perkembangan game di tanah air serta bagaimana organisasinya mendukung para developer lokal. Mari simak wawancaranya!

Peluang dan Dukungan untuk Berkembang

Shafiq Husein, Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) untuk periode 2024-2029, berbagi cerita tentang perkembangan industri game indie di Indonesia. Selain memimpin AGI, Shafiq juga menjalankan Gambir Studio, sebuah studio pengembangan game yang ia dirikan sendiri.

Indonesia sekarang dikenal sebagai pasar game terbesar di Asia Tenggara, dengan lebih dari 45% pengguna berasal dari sini. Ini bikin industri game di Indonesia jadi peluang besar, khususnya buat pengembang lokal. Banyak dari mereka sekarang fokus bikin game PC dan konsol, terutama game premium.

Yang menarik, pemerintah sekarang benar-benar serius mendukung industri ini. Salah satu buktinya adalah adanya Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024, yang bertujuan mempercepat perkembangan ekosistem game di Indonesia. Menurut Shafiq, ini langkah penting karena dukungan pemerintah sangat kuat saat ini.

Shafiq Husein, President Asosiasi Game Indonesia (AGI)

Program untuk Pengembang Game

Asosiasi Game Indonesia (AGI) punya beberapa program yang fokus membantu pengembang-pengembang muda. Program ini termasuk inkubasi, kompetisi game, game jam, dan roadshow promosi. Selain itu, pemerintah juga lagi mengusahakan pendanaan khusus untuk pengembang indie, meskipun masih dalam proses.

“Dari para developer yang sudah sukses dan mereka dapat mengajari yang baru bagaimana cara sukses atau dapat berbagi data dan pengetahuan juga. Dan juga, dengan adanya acara seperti ini, seperti IGDX ini, kami memfasilitasi para developer untuk belajar lebih banyak lagi. Dan tentu saja, dengan pendanaan juga, setidaknya bantuan dari pemerintah mau menanggung 50% dari biaya produksi yang masih dalam rencana,” ujar Shafiq.

Visi untuk Game Indie di Masa Depan

Shafiq punya visi besar buat industri game Indonesia. Dia ingin Indonesia jadi juara di Asia Tenggara, bukan cuma dari segi jumlah, tapi juga kualitas. Untuk itu, dia mendorong adanya kolaborasi, bukan cuma antara pengembang dan publisher, tapi juga dengan berbagai pihak lain.

Menurut Shafiq, game punya potensi besar buat jadi media edukasi. Contohnya, game bisa dipakai buat ngajarin orang soal inflasi atau stunting. Dengan kemasan yang menarik, game bisa jadi cara belajar yang asik karena orang lebih suka belajar lewat pengalaman dibanding baca artikel atau informasi yang berat.

Pentingnya Umpan Balik dan Kesiapan Menghadapi Pasar

Shafiq Husein menekankan kalau salah satu tantangan besar buat pengembang game adalah siap menerima kritik dan umpan balik, baik dari pengembang lain maupun dari penerbit. Makanya, AGI dan pemerintah sering ngadain acara kayak IGDX. Di sana, pengembang yang baru merintis, terutama yang baru bikin satu game, bisa ketemu mentor-mentor lokal. Mereka bakal dapat masukan soal pitch deck, demo game, atau bahkan ide dasar game sebelum mereka bertemu penerbit besar.

Shafiq nggak memungkiri, umpan balik nggak selalu menyenangkan. “Kalau kamu sudah ketemu 40 sampai 60 penerbit dan semua nolak, mungkin itu tandanya game-nya belum bagus,” ujarnya. Walaupun terkesan keras, tapi itulah kenyataannya. Kadang pengembang terlalu yakin sama ide mereka dan mikir semua orang bakal suka, padahal kenyataan di pasar bisa beda. Penerbit biasanya fokus ke gimana game itu bisa laku.

Bahkan Shafiq sendiri, yang sudah 10 tahun lebih di industri game, masih merasa menerima kritik itu sulit. “Kita juga sering bikin kesalahan saat mengembangkan game karena terlalu bias sama game kita sendiri,” katanya. Kadang, sebagai pengembang yang udah ngerti banget soal game-nya dari awal sampai akhir, susah buat melihat kekurangannya dari sudut pandang pemain yang nggak paham konsep game-nya.

Shafiq selalu bilang ke pengembang bahwa pada akhirnya, kompetisinya ada di luar sana. Yang menentukan apakah game-nya bagus atau nggak itu pemain, bukan penerbit atau pengembang itu sendiri. “Kalau kamu bikin game cuma buat diri sendiri dan nggak peduli pendapat pemain, ya silakan aja. Tapi kalau kamu mau game-nya sukses, ya harus dengerin masukan,” jelas Shafiq.

Saat ini, banyak pengembang yang mulai lebih peka dan paham pentingnya mendengarkan umpan balik. Mereka juga belajar soal marketing dan cara publikasi yang baik. Umpan balik, pemasaran, dan siap menghadapi kenyataan pasar adalah kunci buat game indie bisa sukses dan diterima pemain di luar sana.

Dukungan Lewat Mentoring dan Pendanaan

AGI dan pemerintah terus ngadain acara-acara yang mendukung pengembang indie. Salah satunya adalah IGDX (Indonesia Game Developer Exchange), yang jadi tempat pengembang belajar dan dapet pendanaan. Rencananya, pemerintah bakal nutupin hingga 50% biaya produksi game, terutama buat pengembang yang baru mulai.

Shafiq juga bilang pentingnya mentoring, terutama buat studio yang baru bikin game pertamanya. Dalam program mentoring ini, pengembang bisa dapet masukan dari mentor lokal sebelum game mereka rilis di pasar global. Meski kadang susah menerima kritik, Shafiq menekankan kalau umpan balik itu sangat penting biar kualitas game makin bagus.

Warung Seblak Nusantara, salah satu game buatan Gambir Game Studio

Keseimbangan antara Kreativitas dan Bisnis

Salah satu tantangan yang sering dihadapi pengembang game indie adalah bagaimana caranya menyeimbangkan kreativitas dengan aspek bisnis. Shafiq selalu ngingetin timnya kalau game yang mereka buat harus bisa menghasilkan uang supaya perusahaan tetap jalan.

Meski begitu, di Gambir Studio, Shafiq tetap berusaha kasih ruang buat timnya bereksperimen, tapi tetap dengan kesadaran bahwa keuangan perusahaan harus aman dulu. Dia selalu bilang ke timnya, buat sesuatu yang bisa dijual, tapi juga jangan sampai kreativitas mereka terkekang.

Kolaborasi dengan Industri Kreatif Lain

Shafiq juga ngeliat banyak peluang di kolaborasi antara industri game dan sektor kreatif lainnya. Menurut dia, kerjasama lintas industri bisa bikin game makin dikenal dan juga jadi ajang buat inovasi baru.

Indonesia Game Developer Exchange / IGDX 2024 akan segera berlangsung di Bali pada 10 sampai 12 Oktober mendatang

Dengan dukungan pemerintah lewat program-program kayak IGDX, WIDURI, dan GameSeed, Shafiq optimis kalau industri game indie di Indonesia bakal terus berkembang. Mentoring, pendanaan, dan kolaborasi yang terus didorong diharapkan bisa bikin Indonesia jadi salah satu pusat industri game di Asia Tenggara.

Ke depannya, industri game indie di Indonesia punya masa depan cerah. Banyak peluang buat pengembang lokal yang siap bersaing di pasar global dengan karya-karya mereka.


Nah, itulah tadi rangkuman wawancara eksklusif kami dengan Shafiq Husein, Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) yang cukup menarik dengan beberapa insight baru, khususnya bagi kalian yang mungkin tertarik untuk ikut terjun ke industri game sebagai developer game indie di tanah air.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Asosiasi Game IndonesiaIGDX 2024InterviewShafiq HuseinWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Trails through Daybreak II Versi Inggris Dipastikan Rilis Februari 2025

Next Post

Tim Developer Dibalik Monark Mulai Garap RPG Bertema Sekolah Baru

Related Posts

Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
Pihak penyelenggara TableCon Quest 2026 kembali berbagi detail eventnya yang akan membawa kemeriahan lebih besar dari tahun-tahun kemarin
Berita

TableCon Quest 2026 Akan Bawa Lebih Banyak Game dan Kreator yang Meramaikan Eventnya!

July 21, 2026
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Elicia Lee mendirikan Indie Wavemakers, sebuah inisiatif yang fokus membantu developer indie.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Elicia Lee – Keinginan Indie Wavemakers Jadi Tempat Developer Indie Berkembang, Bukan Cuma Cari Sorotan

July 17, 2026
Rangkuman wawancara eksklusif kami dengan James Barnard selaku pimpinan Springloaded di ajang Indie Wavemakers Exchange 2026
Wawancara

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan James Barnard – Passion Luar Biasa Dalam Kreasikan Game dari Sumber Inspirasi Apapun!

July 17, 2026
Franchise Need for Speed dan Burnout kini resmi masuk masa vakum tanpa batas waktu alias mati karena Criterion fokus ke Battlefield.
Berita

EA Pastikan Need for Speed dan Burnout Mati, Criterion Fokus Penuh ke Battlefield

July 15, 2026
Rangkuman wawancara kami dengan Kento Kinoshita dan Naoto Oyama daro Capcom yang berfokus membahas Dragon's Dogma 2: Dark Arisen
Konsol

[EKSKLUSIF] Wawancara Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen – Lebih Dalam Mengenai Region Norgan dan Konten Baru Lainnya!

July 15, 2026
Next Post
Team Noir yang merupakan developer dibalik Monark sudah aktif memulai pengembangan untuk game RPG bertema sekolah baru

Tim Developer Dibalik Monark Mulai Garap RPG Bertema Sekolah Baru

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd