Salah satu penerbit manga terbesar, Kadokawa, melalui kontes global membuka peluang bagi mangaka internasional untuk menghadapi krisis mangaka di Jepang. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi memperluas bakat dan menjangkau pasar muda di luar negeri.

Dalam pernyataan kepada Oricon News, Risa Tomisaki dari Global Digital Book Office dan Overseas Manga Editorial Department Kadokawa menyebut bahwa meskipun pasokan manga meningkat drastis berkat digitalisasi, jumlah mangaka yang ada tidak sebanding sehingga tim editorial kini mendesak pencarian bakat baru.
Noboru Segawa, produser IP global Kadokawa, menilai meski light novel dan isekai melimpah, mangaka untuk adaptasinya langka, sehingga perlu memperluas “talent pool” hingga ke luar Jepang.

Kadokawa menggelar “Wordless World Manga Contest” yang diikuti 1.000+ peserta dari 100+ negara. Karya pemenang, termasuk mangaka asal Indonesia peraih bronze medal dengan hadiah USD 3.000, kini disiapkan debut lewat proses editorial bergaya Jepang.

Segawa menjelaskan, menurunnya populasi muda di Jepang membuat mangaka lokal sulit menyasar demografi tersebut, sementara Asia Tenggara dengan populasi muda yang besar memiliki banyak potensi. Kadokawa pun membangun jaringan editorial lintas negara di 19 kantor global untuk mendorong karya mangaka internasional dan memperkuat posisi manga di kancah budaya dunia.
Info soal event ini bisa diakses DI SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post