Harga kartu grafis kelas atas diperkirakan bakal kembali melonjak dalam waktu dekat. Laporan terbaru menyebutkan bahwa GeForce RTX 5090 berpotensi dijual hingga 5.000 USD atau 83 Juta Rupiah seiring rencana kenaikan harga besar-besaran dari NVIDIA dan AMD dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi ini jelas bikin pasar PC gaming rakitan makin panas.
Menurut laporan media teknologi Korea, Newsis, kenaikan harga ini dipicu oleh melonjaknya harga DRAM secara global. Dampaknya bukan cuma ke GPU konsumen, tapi juga ke GPU untuk data center. AMD disebut siap menaikkan harga mulai Januari 2026, sementara NVIDIA diperkirakan menyusul pada Februari 2026, sesuai dengan rumor yang sudah beredar sebelumnya.
a gpu repair technician in china claimed 5080 32g has already been a thing.
“””
目前5080呢
已經是可以成功改32G了
改32G渦輪
所以後期的拆芯片改渦輪呢
應該是還是會很多的
所以我感覺5080的價格有可能會起飛
“””bilibili 智强显卡工作室https://t.co/X9ygzxd523 pic.twitter.com/Y6TGUbbsvo
— UNIKO’s Hardware 🌏 (@unikoshardware) December 26, 2025
Kenaikan harga ini akan paling terasa di lini GPU generasi terbaru. Dari kubu NVIDIA, seri RTX 50 berbasis arsitektur Blackwell akan terdampak, sementara AMD ada di jajaran Radeon RX 9000 dengan RDNA 4. Kenaikan tidak terjadi sekali saja, tapi disebut bakal bertahap dan terus bertambah setiap bulan setelah awal 2026.
Padahal dalam beberapa bulan terakhir, harga GPU sempat terlihat lebih ramah karena banyak promo akhir tahun. Namun kondisi itu dinilai cuma sementara. Setelah periode diskon selesai, harga GPU diprediksi langsung berbalik naik, bahkan lebih tinggi dari sebelumnya, terutama untuk model flagship.

Yang paling bikin kaget tentu prediksi harga RTX 5090. GPU ini awalnya meluncur dengan harga resmi sekitar 2.000 USD atau 33 Juta Rupiah, tapi laporan terbaru menyebut harganya bisa melonjak sampai 5.000 USD atau 83 Juta Rupiah. Artinya, ada kenaikan sekitar 2,5 kali lipat dari harga awal, dan berpotensi menjadikannya GPU gaming termahal sepanjang sejarah.
Sumber industri juga menyebutkan bahwa biaya produksi GPU kini sudah terbebani berat oleh komponen memori, yang porsinya bisa mencapai lebih dari 80 persen dari total biaya. Ditambah lagi, banyak GPU konsumen kini diborong untuk kebutuhan AI, membuat pasokan untuk gamer makin ketat. Kalau tren ini terus berlanjut, membangun PC gaming di 2026 bisa jadi tantangan besar bagi banyak orang.
Sumber: Wccftech
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post