Kami menghabiskan sekitar satu setengah jam mencoba Marvel Tōkon: Fighting Souls di PS5, dan pengalaman tersebut benar-benar sangat menyenangkan. Pengalaman saya dengan game fighting sebenarnya masih cukup terbatas, sebagian besar hanya berasal dari Street Fighter 6, jadi saya datang dengan pemahaman dasar mengenai genre ini. Tapi bahkan dengan pengalaman yang terbatas, sudah terlihat jelas arah yang ingin dicapai oleh game ini.
Marvel Tōkon: Fighting Souls tampaknya memang dirancang untuk menyambut mereka yang belum pernah memainkan game fighting sebelumnya. Kamu bisa langsung masuk ke pertandingan dan mulai melakukan berbagai gerakan spektakuler hampir seketika. Tapi kemudahan akses tersebut hanyalah satu sisi dari keseluruhan pengalaman.
Hanya saja dibalik tampilan yang ramah bagi pemula, terdapat sistem permainan yang memiliki kedalaman cukup besar, mulai dari command combo, mind game, sistem Counter, Assemble Gauge, dan berbagai mekanik lainnya. Pendatang baru mungkin bisa menekan satu tombol dan tetap menghasilkan combo yang lumayan, tetapi bagi mereka yang ingin bermain di level tinggi atau benar-benar menguasai game ini, masih ada banyak hal yang harus dipelajari.
Mekanik Gameplay

Selama sesi bermain, kami bertarung melawan NPC biasa maupun jurnalis lain yang hadir dalam acara tersebut. Hal pertama yang langsung terasa adalah bagaimana Marvel Tōkon dibuat agar mudah dimainkan oleh berbagai kalangan.
Sistem input sederhana seperti L1, L2, dan R2 memungkinkanmu melakukan super move serta ultimate attack dengan sangat mudah. Fitur ini sangat cocok bagi mereka yang baru mulai mengenal genre fighting dan ingin langsung menikmati aksi tanpa harus mempelajari kombinasi tombol yang rumit.
Tapi bagi pemain yang menginginkan kontrol lebih presisi atau sudah memiliki pengalaman bermain game fighting, tersedia juga command input tradisional. Menggunakan input ini memberikan kendali yang lebih detail, membantumu mengatur penggunaan Assemble Gauge secara lebih efisien serta menempatkan posisi dengan lebih baik untuk menghadapi serangan lawan.
Tidak ada pilihan yang secara mutlak lebih baik dibandingkan yang lain. Semuanya bergantung pada gaya bermain dan kenyamanan masing-masing pemain. Pilihan metode input ini nantinya akan memberikan pengaruh besar terhadap seberapa efektif seseorang bisa bermain.
Apa yang Membuat Marvel Tōkon Spesial?

Jika ada satu sistem yang benar-benar menjadi ciri khas Marvel Tōkon: Fighting Souls, maka jawabannya adalah sistem Assemble. Ini adalah game fighting tag-team 4v4, tetapi berbeda dari kebanyakan game tag fighter lainnya, kamu tidak langsung mendapatkan akses penuh ke seluruh anggota tim sejak awal pertandingan. Sebagai gantinya, kedua pemain memulai pertarungan hanya dengan satu karakter support yang tersedia.
Setelah seorang pemain kalah di ronde pertama, mereka akan mendapatkan akses ke karakter support tambahan. Mekanik ini menjadi sistem comeback yang menarik karena mereka yang tertinggal memperoleh lebih banyak pilihan untuk membalikkan keadaan. Hasilnya, pertandingan tetap terasa kompetitif dan menegangkan hingga detik terakhir.
Hal menarik lainnya adalah sistem pergantian karakter. Kamu tidak bisa bebas mengganti karakter aktif kapan saja. Sebaliknya, ketika kalah dalam satu ronde, kamu akan membuka kemampuan untuk memasukkan karakter support dalam bentuk serangan kejutan. Sementara itu, karakter utama atau team leader tetap menjadi pusat strategi dan karakter yang paling sering digunakan.
Peran leader menjadi sangat penting karena strategi tim akan banyak bergantung pada kemampuan karakter tersebut. Ketika Skill Gauge terisi penuh, kamu bisa mengaktifkan Tōkon Assemble, sebuah serangan besar yang memanggil seluruh empat karakter dalam tim sekaligus untuk memberikan ledakan damage yang sangat besar.
Sistem Bertahan dengan Banyak Lapisan

Sistem Counter menjadi salah satu fitur paling menarik dalam game ini. Walaupun konsep dasarnya mirip dengan sistem parry, implementasinya memiliki lebih banyak pilihan dan lapisan strategi.
Dengan Assemble Counter, kamu bisa menekan kombinasi Back + Light Attack + Assist saat sedang bertahan untuk melakukan backdash yang membuat karakter kebal sementara. Gerakan ini memungkinkanmu menyerap serangan lawan sekaligus memanggil karakter bantuan untuk melakukan serangan balik. Namun, kemampuan ini menggunakan satu bar dari Assemble Gauge, sehingga penggunaannya harus diperhitungkan dengan baik.
Sementara itu, Crossover Counter bekerja seperti alpha counter tradisional. Sistem ini memungkinkanmu mendorong lawan mundur dan menghentikan rangkaian serangan mereka. Meski begitu, kamu harus tetap berhati-hati karena lawan bisa membalas dengan Crossover Reflect. Jika dilakukan dengan timing yang tepat, lawan justru bisa membalikkan situasi dan membuatmu berada dalam posisi yang sangat rentan.
Ada juga Perfect Reflect, yaitu teknik bertahan yang membutuhkan timing sangat presisi. Jika berhasil dilakukan, kamu bisa sepenuhnya meniadakan serangan lawan. Sebagai imbalannya, kamu tidak bisa menggunakan karakter assist untuk sementara waktu, sehingga teknik ini menjadi pilihan berisiko tinggi tetapi memberikan keuntungan besar jika berhasil.
Ketiga sistem tersebut membuat pertandingan terasa jauh lebih strategis. Bagi yang mampu membaca pola lawan dan mengetahui kapan harus bertahan atau menyerang akan mendapatkan keuntungan besar, bukan hanya mengandalkan tekanan ofensif tanpa henti.
Roster Karakter

Dibandingkan dengan closed beta sebelumnya yang hanya menyediakan delapan karakter, versi preview ini memberikan akses kepada 14 karakter dari lima tim berbeda: Unbreakable X-Men yang terdiri dari Storm, Magik, Wolverine, dan Danger; Amazing Guardians yang terdiri dari Spider-Man, Ms. Marvel, Star-Lord, dan Peni Parker; Fighting Avengers dengan Captain America, Iron Man, dan Black Panther; Knights of Doom dengan Doctor Doom dan Magneto; serta Samurai Outriders dengan Ghost Rider.
Dalam sesi preview ini, kami lebih banyak menghabiskan waktu mencoba dua karakter baru yang ditambahkan, yaitu Black Panther dan Magneto. Menariknya, kedua karakter tersebut memiliki gaya bermain yang terasa sangat bertolak belakang.
Black Panther adalah karakter cepat dengan gaya bermain rushdown. Kecepatannya membuatnya sangat efektif untuk mendekati lawan dengan cepat dan terus memberikan tekanan. Namun, ia bukan hanya mengandalkan pertarungan jarak dekat karena Black Panther juga bisa menggunakan tombak dan belati untuk menyerang dari jarak jauh serta mengganggu pertahanan lawan.

Kombinasi antara mobilitas tinggi dan kemampuan menyerang dari berbagai jarak membuat Black Panther menjadi karakter yang sangat fleksibel. Kamu bisa terus menekan lawan dari dekat atau menjaga jarak sambil mencari celah. Bagi kamu yang menyukai karakter agresif dan cepat, Black Panther terasa seperti pilihan yang sangat cocok.
Berbeda dengan Black Panther, Magneto memiliki ritme permainan yang jauh lebih lambat dan penuh perhitungan. Ia merupakan karakter yang berfokus pada serangan charge, sehingga membutuhkan lebih banyak kesabaran, persiapan, dan pemahaman situasi sebelum menyerang.
Tapi kelemahan dalam kecepatan tersebut digantikan oleh kekuatan serangannya yang besar. Serangan Magneto mampu memberikan damage tinggi, dan berhasil mendaratkan serangan charge dengan timing yang tepat bisa memberikan keuntungan besar dalam pertandingan.
Magneto cocok bagi yang lebih menyukai gaya bermain strategis dan terukur dibandingkan terus menyerang secara agresif. Ia memberikan pengalaman bermain yang berbeda bagi mereka yang lebih suka menunggu momen yang tepat sebelum memberikan serangan besar.
Kesimpulan

Setelah bermain Marvel Tōkon: Fighting Souls selama sekitar satu setengah jam, terlihat jelas kalau tim developer memahami apa yang membuat sebuah game fighting bisa menarik bagi pendatang baru sekaligus tetap memiliki kedalaman untuk mereka yang berpengalaman.
Sistem input sederhana membuat pendatang baru bisa langsung menikmati pertandingan sejak awal, sementara mekanik seperti Assemble Gauge, berbagai jenis Counter, serta sistem support untuk membantu comeback memberikan banyak ruang bagi pemain veteran untuk terus berkembang dan mempelajari strategi baru.
Tidak banyak game fighting yang mampu menyeimbangkan kemudahan akses dan kedalaman gameplay dengan begitu baik. Berdasarkan pengalaman preview ini, Marvel Tōkon: Fighting Souls memiliki potensi menjadi pilihan yang menarik bagi pendatang baru di genre fighting tanpa mengorbankan pemain yang ingin mengejar permainan tingkat tinggi dan eksekusi yang lebih presisi.
Dengan roster karakter yang terus berkembang, ditambah kehadiran Black Panther dan Magneto yang terasa sebagai tambahan menarik, saya semakin penasaran melihat bagaimana keseluruhan karakter dan sistem permainan ini akan berkembang ketika game tersebut resmi dirilis.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post