Anak Kevin Feige selaku kepala Marvel Studios akhirnya mulai tertarik pada dunia Marvel setelah mengenal karakter-karakternya lewat game gratis Marvel Rivals. Meskipun Feige telah membangun Marvel Cinematic Universe (MCU) selama lebih dari 25 tahun, anak remajanya awalnya tidak begitu tertarik tanpa benar-benar memahami atau menyukai seluruh dunia superhero ayahnya.
Segalanya berubah ketika sang anak mulai memainkan game Marvel Rivals, hero shooter gratis yang dikembangkan dan dirilis NetEase yang dirilis pada Desember 2024. Feige mengatakan, “Tiba-tiba dia mulai menanyakan tentang Hela, The Punisher, dan karakter-karakter lainnya, lalu menonton serialnya.”

Feige menjadikan pengalaman ini sebagai bukti fleksibilitas Marvel dalam menarik generasi baru. Ia mengatakan bagaimana serial animasi seperti Spidey and his Amazing Friends juga pernah digunakan untuk mengenalkan karakter seperti Green Goblin pada anak-anak, menunjukkan bahwa variasi media adalah kunci keberlanjutan sebuah franchise.

Menurut Feige, Marvel Rivals telah menjadi pintu gerbang bagi anak muda yang sebelumnya tidak tertarik pada MCU. Dengan lebih dari 40 juta pemain sejak peluncuran, game ini membuktikan bahwa media interaktif bisa menjadi sarana yang efektif untuk menarik audiens generasi baru.
Feige menegaskan bahwa kesuksesan Marvel Rivals membantu Marvel untuk terus bereksperimen lewat berbagai format mulai dari film, serial, animasi, hingga game sebagai strategi untuk menjaga relevansi dan menjangkau semua kalangan, termasuk mereka yang belum lahir saat Iron Man pertama kali muncul pada 2008.
Marvel Rivals sendiri sudah season ke 3 yang menawarkan karakter, map dan team-up baru. Untuk info selanjutnya bisa diakses DI SINI.
Sumber: Thewrap
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post