Perdebatan seputar penggunaan AI di Call of Duty: Black Ops 7 makin melebar setelah pemain menyoroti desain Calling Cards bergaya Ghibli yang diduga dibuat dengan AI. Meski Activision mengakui adanya penggunaan AI dalam proses kreatif, mereka menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan manusia. Namun isu ini kini menarik perhatian politikus Amerika Serikat dan mendorong seruan regulasi baru.

Salah satu anggota Kongres AS, Ro Khanna ikut bersuara lewat media sosial. Ia menilai perusahaan game tidak boleh menggunakan AI untuk menggantikan pekerja demi keuntungan lebih besar. Khanna membagikan proposal ekonom pemenang Nobel, Daron Acemoglu, yang mencakup reformasi pajak untuk mencegah automasi berlebihan dan memastikan pekerja serta serikat memperoleh manfaat dari perkembangan AI. Khanna menegaskan dirinya tidak menolak AI, tetapi ingin penerapannya tetap memihak manusia.
Sementara itu, tren penggunaan AI di industri game justru bergerak ke arah sebaliknya. Penerbit PUBG, Krafton, baru-baru ini mendorong pengunduran diri sukarela setelah menyatakan diri sebagai perusahaan “AI-first”. Salah satu studio di bawahnya, Unknown Worlds, bahkan merasa perlu menegaskan bahwa mereka tidak akan menggunakan AI untuk mengembangkan Subnautica 2. Tekanan ini memperlihatkan kekhawatiran pekerja industri game terhadap kemungkinan diPHK akibat AI.
We need regulations that prevent companies from using AI to eliminate jobs to extract greater profits.
Artists at these companies need to have a say in how AI is deployed.
They should share in the profits. And there should be a tax on mass displacement. https://t.co/uU2tmt8pDJ
— Ro Khanna (@RoKhanna) November 14, 2025
Beberapa perusahaan besar lain juga mengambil langkah agresif terkait AI. Square Enix berencana menggantikan 70% QA tester dengan AI buatan pada 2027, sementara EA mendorong karyawan untuk menganggap AI sebagai “teman berfikir.” Selain dari industri game, isu AI juga menjadi perhatian global, bahkan Paus Leo XIV menyerukan agar teknologi ini menghormati martabat hidup manusia. Perdebatan ini menunjukkan bahwa masa depan AI di industri game masih jauh dari kata selesai.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id











Discussion about this post