Yoshiyuki Tomino, kreator Mobile Suit Gundam, menegaskan bahwa manusia tidak akan pernah bisa hidup di luar angkasa, sebuah gagasan yang ia telah pikirkan selama 20 tahun sejak membuat seri Gundam pertama kali. Ia menilai kolonisasi Mars terlalu optimistis dan mengabaikan realita brutal luar angkasa.
Dalam acara Spacetide 2025 di Tokyo, selama dua dekade mendalami kemungkinan hidup manusia di luar angkasa, Tomino akhirnya menyimpulkan bahwa hal itu secara praktis mustahil. “Setelah lebih dari 20 tahun memikirkan masalah ini, saya tidak pernah menemukan cara agar manusia benar-benar bisa hidup di luar angkasa,” ungkapnya.

Tomino menilai para pendukung kolonisasi Mars sebagai “amatir” yang tak memahami kejamnya realita kehidupan di ruang angkasa. Ia meragukan kemampuan untuk menyediakan pasokan seperti bahan bakar atau infrastruktur yang diperlukan untuk hidup dan kembali ke Bumi.
Meskipun Gundam menampilkan koloni luar angkasa besar, Tomino selalu menganggap seri tersebut sebagai fiksi belaka. Ia pernah menyatakan, “Dunia Gundam tidak realistis… ini hanya anime.” Pandangannya ini konsisten dengan kritiknya terhadap gagasan kolonisasi antariksa.

Tomino menyarankan fokus pada eksplorasi orbit rendah Bumi, seperti wisata orbit atau pengamatan Bumi, karena lebih aman dan realistis. Ia menantang optimisme kolonisasi Mars, menekankan perlunya merawat Bumi, serta mengingatkan bahwa fiksi seperti Gundam hanyalah imajinasi, bukan cerminan teknologi nyata.
Sumber: Automaton
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post