Level-5 yang merupakan developer dibalik berbagai franchise populer seperti Inazuma Eleven dan Yo-kai Watch baru saja merilis pernyataan resmi terkait aksi pembajakan game mereka. Dalam pengumuman tersebut, Level-5 menyebut telah menemukan kasus reproduksi dan distribusi ilegal game mereka yang beredar di beberapa komunitas online.
Perusahaan menegaskan kalau mereka akan mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hak cipta. Hal itu mencakup reproduksi, modifikasi, pengeditan, distribusi, hingga penjualan software game tanpa izin resmi. Meski begitu, Level-5 tidak menyebutkan platform maupun individu tertentu yang terlibat dalam pelanggaran tersebut.
We have posted an official notice regarding the unauthorized reproduction and distribution of our game software without our permission. Please refer to the attached image or the URL below for further details.
We would also like to ask our community to refrain from downloading or… pic.twitter.com/HWYDeUutdl
— レベルファイブ (@LEVEL5_times) May 13, 2026
Peringatan ini muncul tidak lama setelah sebuah proyek fan remake Yo-kai Watch 2 menarik perhatian di media sosial. Proyek tersebut diumumkan melalui akun X pada 10 Mei sebelum akhirnya akun tersebut menghilang. Remake itu diklaim sebagai versi remake penuh berbahasa Spanyol yang dibuat ulang menggunakan Unity dan direncanakan rilis untuk Switch, mobile, PC, hingga VR.
Pengumuman proyek tersebut sempat menarik perhatian fans internasional maupun Jepang, tetapi juga menuai kritik dari komunitas Jepang karena masalah legalitasnya. Dengan keluarnya peringatan resmi dari Level-5 serta hilangnya akun pengembang proyek tersebut, kemungkinan remake fan-made itu untuk lanjut dikembangkan kini terlihat sangat kecil.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post