Kami mendapat kesempatan untuk menjajal Gundam Rogue Orbit selama kurang lebih satu setengah jam. Waktu gameplay yang benar-benar kami habiskan sendiri kurang lebih sekitar satu jam. Dibandingkan preview kami sebelumnya, perbedaan terbesar kali ini ada di map baru dan pertama kalinya sistem customization diperlihatkan secara lebih jelas lewat demonstrasi langsung dari producer dan director. Sayangnya, untuk sistem customization tersebut kami masih belum mendapat kesempatan untuk mencobanya sendiri.
Selain itu, sebenarnya tidak terlalu banyak perubahan besar dibandingkan preview sebelumnya. Kami masih dibatasi dengan tiga tipe MS, yaitu Assault Sword, Whip Sword, dan Sword Lance. Meski begitu, kali ini kami bisa melawan boss baru sekaligus mengeksplorasi environment yang benar-benar berbeda, karena pertarungan melawan Chimera berlangsung di area baru bernama Sand Planet.
Customization Gundam Kelihatan Punya Banyak Potensi

Salah satu hal baru paling besar yang diperlihatkan kali ini tentu saja sistem customization mecha. Pemain bisa mengatur berbagai bagian MS, mulai dari senjata dan AP Unit, sampai lima bagian berbeda yang mencakup back, head, torso, arms, dan legs.
Sistem ini kelihatannya bakal memberikan kebebasan yang cukup besar buat pemain untuk membangun MS sesuai selera dan playstyle masing-masing. Dari showcase yang diperlihatkan, kami juga bisa melihat kalau tiga tipe senjata Sword, Whip, dan Lance dapat memiliki weapon skill yang berbeda. Artinya, kemungkinan besar pemain juga bisa mengatur setup senjata lebih jauh sesuai build yang ingin dibuat.
Untuk bagian back, pemain bisa memilih Thruster Unit yang berbeda-beda. Dalam showcase kali ini setidaknya ada empat tipe Thruster Unit yang diperlihatkan. Sementara untuk bagian outer frame, pemain dapat memilih part berbeda untuk head, torso, arms, dan legs tergantung seperti apa build MS yang ingin mereka buat.

Kami juga sempat melihat beberapa part yang diberi label mulai dari G1 sampai G3, di mana angka yang lebih tinggi memiliki stats yang lebih tinggi juga. Untuk sekarang kami belum tahu apakah label tersebut menunjukkan rarity part atau sekadar tingkatan stats yang berbeda. Tapi dari apa yang diperlihatkan, kelihatannya akan ada cukup banyak ruang buat pemain bereksperimen dengan berbagai build.
Fitur lain yang menurut kami bakal sangat penting, terutama buat fans Gundam, adalah color customization. Pemain bisa mengganti warna hampir semua bagian MS, termasuk head, torso, arms, legs, thruster, weapon, AP Unit, inner frame, bahkan sampai glow effect.
Dari demo yang diperlihatkan, pilihan warnanya terlihat menggunakan sistem preset, jadi kami belum tahu seberapa detail pemain nantinya bisa mengatur warna MS mereka. Meski begitu, pilihan warna yang tersedia sudah kelihatan cukup banyak. Kalau termasuk pemain yang memang suka merakit dan melakukan customization Gunpla, rasanya gampang banget membayangkan menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengatur tampilan MS di bagian ini.

Buat pemain yang tidak mau terlalu repot mengatur warna setiap part satu per satu, tersedia juga pilihan untuk langsung menerapkan satu color scheme ke seluruh bagian MS sekaligus.
Salah satu fitur yang paling menarik adalah sistem Mod Skin. Dalam showcase kali ini, producer dan director memperlihatkan skin RX-78-2 Gundam yang bisa mengubah tampilan MS milik pemain.
Tapi yang paling mengejutkan, Mod Skin ternyata bukan cuma sekadar mengubah penampilan. Skin tersebut juga bisa mengubah sound effect senjata. Saat menggunakan Mod Skin RX-78-2 Gundam, suara senjatanya berubah menjadi suara beam rifle ikonik dari Gundam. Sebagai fans Gundam old-school, mendengar kembali suara beam rifle yang sangat familiar itu langsung di tengah gameplay terasa sangat memuaskan.
Bertarung di Sand Planet

Setelah selesai melihat showcase customization, kami kemudian masuk ke battlefield baru bernama Sand Planet. Karena waktu yang cukup terbatas, pada bagian ini kami hanya sempat mencoba Assault Sword dan Whip Sword. Perbedaannya sudah langsung kelihatan bahkan sejak awal. Sebelum turun ke battlefield, kami bisa melihat planet berwarna cokelat tersebut dari luar, lalu MS langsung melompat turun menuju area pertempuran.
Di awal misi, objective pertama kami adalah menghancurkan sejumlah APC agar anggota tim lainnya bisa mendarat dengan aman. Keseluruhan bagian ini terasa seperti raid dalam skala kecil, dengan setiap wave terus menghadirkan lebih banyak musuh. Setelah menyelesaikan sekitar tiga ronde, kami akhirnya masuk ke pertarungan boss melawan Chimera.
Berbeda dari boss yang kami temui sebelumnya, Chimera memiliki desain seperti kalajengking dengan dua chelae atau capit besar serta empat kaki yang digunakannya untuk bergerak. Boss ini punya cukup banyak variasi serangan, mulai dari charge ke arah pemain menggunakan capitnya, spinning attack, jumping attack, tembakan laser, sampai laser ball.
Salah satu serangannya yang cukup berbahaya terjadi ketika Chimera melompat tinggi ke udara, berputar dengan sangat cepat seperti Beyblade, lalu langsung menghantam posisi pemain dari atas. Serangan ini lumayan sulit dihindari kalau sedang tidak memperhatikan pergerakan boss.

Menariknya, pertarungan boss kali ini juga mendorong pemain untuk memanfaatkan environment di sekitar arena. Ada beberapa objek eksplosif yang tersebar di battlefield, dan pemain bisa memancing Chimera ke dekat objek tersebut lalu membuat boss menyerangnya. Ledakannya bisa menghasilkan damage yang sangat besar dan membuat pertarungan jauh lebih mudah.
Kami juga sempat mencoba beberapa kemampuan AP-Limit Burst yang berbeda kali ini. Sebagai contoh, Sylphid memungkinkan MS menembakkan rentetan laser dalam jumlah besar. Sementara Guardian menciptakan sebuah area yang terus memberikan serangan kepada musuh di dalam jangkauannya.
Masih berbicara soal AP-Limit, ketika pemain masuk ke kondisi Over-Rise, MS akan terasa jauh lebih cepat dan lincah. Peningkatan movement speed tersebut sekaligus membuat Perfect Dodge terasa lebih mudah dilakukan. Karena itu, Over-Rise terasa sangat berguna ketika menghadapi serangan-serangan agresif dari boss seperti Chimera.

Secara keseluruhan, sesi hands-on kedua kami bersama Gundam Rogue Orbit kali ini memberikan gambaran yang jauh lebih jelas soal apa yang ingin ditawarkan gamenya, terutama lewat diperkenalkannya sistem mecha customization dan battlefield baru Sand Planet. Walaupun kami masih belum bisa mencoba langsung sistem customization tersebut, melihat seberapa bebas pemain nantinya bisa membangun MS, mengganti warna, sampai mengubah tampilan dan bahkan suara dari MS mereka jelas membuat kami semakin penasaran seberapa dalam sistem ini saat game penuhnya nanti.
Pertarungan boss baru melawan Chimera juga memperlihatkan kalau Gundam Rogue Orbit tidak sekadar meminta pemain mengandalkan firepower sebesar mungkin. Pemain juga harus memperhatikan battlefield, membaca serangan boss, dan memanfaatkan environment di sekitar untuk mendapatkan keuntungan selama pertarungan.
Gundam Rogue Orbit akan dirilis pada 5 Maret 2027 untuk PlayStation 5, Xbox Series, dan PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post