Pemerintah Jepang sedang menyiapkan sebuah lembaga baru yang bakal fokus membantu industri game, anime, manga, dan konten hiburan Jepang agar semakin berkembang di pasar global. Menurut laporan Yomiuri Shimbun, pemerintah menargetkan investasi gabungan dari sektor publik dan swasta mencapai 34 triliun yen hingga akhir 2033. Industri konten juga akan dijadikan salah satu dari 17 sektor strategis utama Jepang.
Popularitas game, anime, dan manga Jepang memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun fiskal 2024, penjualan konten Jepang di luar negeri sudah mencapai 6,1 triliun yen atau 672 triliun Rupiah. Pemerintah pun ingin mendorong angka tersebut naik menjadi 20 triliun yen pada 2033. Sebelumnya, berbagai lembaga seperti METI juga sudah menjalankan sejumlah program untuk membantu kreator lokal dan memperluas jangkauan IP Jepang ke pasar internasional.

Sayangnya, upaya tersebut dinilai masih kurang efektif. Menurut laporan yang sama, METI dan Agency for Cultural Affairs sempat mendapat kritik karena koordinasi antar lembaga dianggap belum maksimal. Karena itulah pemerintah kini ingin membentuk satu organisasi khusus yang bisa menjadi pusat semua program pengembangan industri konten Jepang di luar negeri.
Kabarnya, lembaga baru ini akan mengambil inspirasi dari KOCCA (Korea Creative Content Agency) di Korea Selatan. KOCCA selama ini dikenal sukses membantu perkembangan industri hiburan Korea hingga mendunia, termasuk K-Pop. Nantinya, organisasi baru Jepang akan fokus menyusun strategi ekspansi global, membangun jaringan distribusi, mendukung pengembangan talenta, hingga membantu produksi karya-karya berskala besar.

Meski Jepang sudah menggandakan dukungan pendanaan untuk industri konten menjadi sekitar 58,9 miliar yen, jumlah tersebut masih tertinggal dari negara lain. Korea Selatan menginvestasikan sekitar 76,2 miliar yen pada 2023, sementara China menggelontorkan sekitar 128,3 miliar yen pada 2024. Karena itu, Jepang ingin memperkuat investasinya agar bisa bersaing lebih agresif di pasar global.
Ke depannya, pemerintah Jepang akan mengumumkan strategi investasi jangka panjang yang lebih besar. Hingga tahun fiskal 2033, sektor game diperkirakan menerima investasi sekitar 24,5 triliun yen, anime 3,3 triliun yen, manga 1,6 triliun yen, dan musik 3 triliun yen. Pemerintah juga memperkirakan industri konten Jepang bisa menghasilkan dampak ekonomi hingga 326 triliun yen, menjadikannya salah satu pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi negara tersebut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post