gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Pengalaman Mampir ke Konser Distant Worlds: Final Fantasy yang Berkelas di Singapura!

Fadhil by Fadhil
October 9, 2023
in Event
0
Simak liputan dari pengalaman kami setelah menikmati pertunjukan konser Distant Worlds: Music From Final Fantasy

Simak liputan dari pengalaman kami setelah menikmati pertunjukan konser Distant Worlds: Music From Final Fantasy

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Penantian 6 tahun yang dibutuhkan Distant Worlds: Music from Final Fantasy untuk kembali ke Singapura rasanya memang begitu panjang, apalagi jika mengingat efek pandemi dari beberapa tahun lalu. Penantian panjang ini akhirnya berakhir pada 6 Oktober 2023 lalu, yang mana tim kami berkesempatan untuk mampir langsung ke konser berkelas ini dan harus diakui kalau pengalaman yang didapat tidak sia-sia.

Tentu saja kami mendapati kerumunan penuh dan antrian yang cukup sesak di Star Performing Arts Centre sembari menunggu pertunjukan dimulai. Gerombolan fans Final Fantasy memenuhi seluruh tempat, dan banyak dari mereka sudah menggunakan t-shirt bertemakan game Final Fantasy favoritnya. Antrian untuk membeli merchandise dan spot untuk mengambil foto yang menampilkan para pemeran karakter ikonik untuk game baru Final Fantasy VII Rebirth juga tidak kalah penuhnya, dan ini tentu semakin menunjukkan betapa besar antusiasme dan kecintaan komunitas terhadap franchise ini.

Tidak ketinggalan para cosplayer juga hadir di konser dengan mengenakan kostum karakter ikonik dan memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk berfoto, meski pada akhirnya ini bisa cukup membuat staff sedikit kerepotan dalam mengatur kerumuman pengunjung. Meski terasa begitu ramai, tapi bisa berkumpul dengan sesama fans dari franchise favorit tetap memberi kepuasan tersendiri. Tentu saja tujuan utama dari event ini baru akan datang dan itu tidak lain adalah musik.

Konsernya sendiri berlangsung selama 2,5 jam yang dibawakan oleh Distant Worlds Philharmonic Orchestra & Chorus yang berbakat dan dipimpin oleh konduktor pemenang Grammy Award yaitu Arnie Roth. Musiknya terdiri dari beragam lagu ikonik yang dipilih dengan cermat dari berbagai permainan dalam franchise ini dan tidak pernah gagal dalam membuat para penonton terpukau. Setelah sampai di tempat duduk kami, lampu ruang konser yang megah langsung meredup dan pertunjukan pun dimulai. Dalam memberi sensasi nostalgic ke seri Final Fantasy klasik, kami disambut oleh orkestra dengan “Prelude” franchisenya yang sangat ikonik, seolah-olah kami sedang memainkan gamenya kembali dan dibawa ke menu utama.

 

Petikan harpa dan instrumen lain dengan alunan menawan selalu membuat kami merinding, terutama saat menyaksikan aksi dari tim orkestra yang luar biasa dari dekat. Lagu yang mereka bawakan diiringi dengan kilas balik ke seri-seri game utama di franchisenya hingga Final Fantasy XVI yang baru saja dirilis pada Juni kemarin. Sangat memuaskan rasanya menyaksikan pertunjukan dari kilas balik semua lagu utama di serinya, sampai-sampai kami secara tidak sadar tersenyum selama menyaksikannya dari awal hingga akhir.

 

Suasana kemudian berubah menjadi lebih intens saat beralih ke lagu “Those Chosen by the Planet” (Final Fantasy VII Remake), dengan dentuman keras drum yang disinkronkan secara apik dengan diperlihatkannya sosok antagonis legendaris Sephiroth pada layar proyektor besar tepat di belakang band. Seluruh adegan-adegan tersebut diedit dengan sangat baik sesuai dengan tempo musiknya, yang tentu saja memberikan bobot lebih besar pada karakter yang ditampilkan di proyektor (terutama Sephiroth), dan berhasil menarik reaksi para penonton yang begitu antusias.

 

Setelah bagian intronya selesai, Roth dan tim orkestra berbalik menghadap ke kami dengan sapaan formal sambil tersenyum. Akhirnya pertunjukan utama kembali berlanjut, karena dari sini kami terus dimanjakan dengan pertunjukan dari lagu-lagu paling luar biasa dari franchisenya. Selama konser berlangsung, cukup menarik bagaimana ada bagian khusus di tim orkestra yang menjadi pusat perhatian secara bergiliran. Beberapa instrumen menjadi sangat hidup terutama dalam lagu-lagu seperti “Phantom Forest – Phantom Train” (Final Fantasy VI), yang mana Sabin digambarkan sedang menaiki kereta monster dengan gaya khasnya. Sementara itu bagian perkusi menjadi pusat perhatian dalam “Chocobo Medley” dengan alunan yang lebih ringan dan dentuman yang selaras dengan burung kuning ikonik yang ditampilkan di layar lebar.

Sementara alat musik tiup menghidupkan intensitas dari tantangan yang harus dihadapi Zidane dan teman-temannya saat nyaris lolos dari kejaran tanaman beku di Evil Forest dengan “Festival of the Hunt” (Final Fantasy IX). Paduan suaranya apalagi membuat kami merinding dengan intro vokal untuk “Liberi Fatali” (Final Fantasy VIII). Dan terakhir, untuk intro piano yang ikonik dari “Zanarkand” (Final Fantasy X) juga tidak kalah indah dengan melodi melankolisnya. Ini adalah pertama kalinya kami menonton konser orkestra profesional secara langsung, dan dari sini kami jadi punya apresiasi lenbih kuat pada begitu mahirnya seluruh tim dalam membawakan lagu-lagu yang tak terlupakan ini secara langsung.

 

Tidak hanya itu, kami ikut disambut oleh beberapa vokalis tamu yang semakin memperkuat suasana konser. Susan Calloway dari Final Fantasy XIV yang terkenal memberikan penampilan terbaiknya lewat “Eyes on Me” (Final Fantasy VIII) yang merupakan salah satu lagu cinta paling ikonik dalam sejarah waralaba ini, dan juga “Dragonsong” (Final Fantasy XIV: Heavensward), sebuah lagu emosional yang siap menguji perasaan penonton bahkan bagi mereka yang masih asing dengan gamenya. Ada juga RIKKI dengan penampilannya yang begitu anggun, dan dia dikenal banyak fans sebagai penyanyi dibalik “Suteki Da Ne” (Final Fantasy X). Seperti Calloway sebelumnya, RIKKI terdengar luar biasa saat bernyanyi di panggung live, dan kami merasa ingin melihatnya lebih lama setelah mendengar suara lembutnya yang begitu menghipnotis.

Bagian terbaik dari Distant Worlds adalah kalau pertunjukan ini tidak hanya sebagai perayaan “lagu-lagu hits terbaik” dari franchise Final Fantasy, tapi juga memberi sorotan ke beberapa lagu yang lebih “kuat” (menurut kata-kata Roth). “Stand Up” (Final Fantasy VII Remake) yang ceria adalah salah satu lagu yang dimainkan, dan ini berhasil mengubah suasana teater menjadi kabaret dengan melodi bergaya lagu pertunjukan. Sebuah cara yang cukup keren untuk mengubah suasana.

 

Ada lebih dari 16 lagu yang dimainkan sepanjang pertunjukan, dan di akhir pertunjukan, kami masih menginginkan lebih banyak lagi. Dan dengan pertunjukan yang luar biasa, orkestra Distant Worlds membuat kami begitu puas lewat lagu terakhir sekaligus salah satu yang paling ikonik yaitu “One Winged Angel” dari Final Fantasy VII.Pilihan lagu yang sudah sepantasnya memang, karena pada Februari 2024 nanti Final Fantasy VII Rebirth akan segera rilis dan gamnya akan memberi fokus lebih kuat juga ke sosok Sephiroth.

Bagi para fans Final Fantasy, konser Distant Worlds ini kami rasa adalah ajang yang begitu spesial dan bisa memberi sebuah pengalaman tidak terlupakan. Bahkan bagi mereka yang tidak begitu familiar dengan franchisenya, bisa menonton aksi tim orkestra profesional secara langsung benar-benar sangat berbeda jauh dibanding menonton konser biasa, dan siapa tahu saja dengan menikmati lagu-lagu di franchisenya lewat konser ini bisa mendatangkan fans-fans baru juga.

 

Meski berujung sangat puas, kami berharap kalau list lagunya bisa menyertakan musik dari semua game dengan porsi yang lebih setara, kecuali untuk beberapa judul spesifik yang mungkin punya list musik lebih melimpah seperti Final Fantasy XIV misalnya. Semoga saja penantian untuk pertunjukan berikutnya dari Distant Worlds tidak sampai membuat kami harus menunggu sampai enam tahun lagi, karena bahkan sekarang kami sudah dibuat tidak sabar lagi untuk bisa menikmatinya. Meski kecil kemungkinannya untuk saat ini, kami juga berharap kalau di masa depan Distant Worlds bisa ikut diekspansi ke lebih banyak wilayah termasuk Indonesia.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Distant Worlds: Music From Final FantasyEventFinal FantasySquare Enix
ShareTweetShare
Previous Post

Sparking! Zero Akan Jadi Judul Game Baru Dragon Ball Z: Budokai Tenkaichi?

Next Post

Developer Gollum Ketahuan Bikin Permintaan Maaf Pakai ChatGPT

Related Posts

Pihak penyelenggara TableCon Quest 2026 kembali berbagi detail eventnya yang akan membawa kemeriahan lebih besar dari tahun-tahun kemarin
Berita

TableCon Quest 2026 Akan Bawa Lebih Banyak Game dan Kreator yang Meramaikan Eventnya!

July 21, 2026
CESA kembali berbagi detail lengkap Tokyo Game Show 2026 khusus untuk para calon pengunjung yang ingin mempersiapkan diri
Berita

Tokyo Game Show 2026 Bagi Detail Lengkap Mulai dari Tiket, Main Visual, Hingga Lineup Sponsornya

July 8, 2026
Para exhibitor yang sap meramaikan Tokyo Game Show 2026 telah diungkap dan jumlahnya meningkat dibanding tahun lalu
Berita

Tokyo Game Show 2026 Ungkap Daftar Exhibitor yang Lebih Padat Dari Tahun Lalu

July 7, 2026 - Updated on July 8, 2026
Toshiya Miyata yang dikenal luas sebagai anggota grup idol Kis-My-Ft2 terpilih sebagai suporter resmi Tokyo Game Show tahun ini
Berita

Idol Ternama Toshiya Miyata Ditunjuk Sebagai Suporter Resmi Tokyo Game Show 2026

July 1, 2026
Pihak penyelenggara Indie Wavemakers 2026 sudah berbagi detail lebih lengkap dari eventnya termasuk akses pembelian tiket
Berita

Indie Wavemakers 2026 Akan Digelar Secara Tandem dengan Event Charc+r Fest!

June 29, 2026
Capcom Spotlight akan kembali diadakan pada 26 Juni mendatang dengan fokus membagikan update dari game-game terbaru Capcom
Berita

Capcom Siap Bagi Serangkaian Update Untuk Game-Game Terbarunya Minggu Ini

June 23, 2026
Next Post
Daedalic Entertainment sebagai developer telah melakukan permintaan maaf karena Gollum sangat buruk, tapi ketahuan pakai ChatGPT.

Developer Gollum Ketahuan Bikin Permintaan Maaf Pakai ChatGPT

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd