gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Pengalaman Menjelajahi Ghost of Yōtei Hokkaido Tour – Perjalanan Menarik Lewat Sejarah dan Alam

Taufik by Taufik
November 11, 2025 - Updated on November 13, 2025
in Artikel, Event
0
Ghost of Yōtei Hokkaido Tour terinspirasi dari game Ghost of Yōtei di PlayStation, dan dapat kesempatan merasakannya. Mari simak!

Ghost of Yōtei Hokkaido Tour terinspirasi dari game Ghost of Yōtei di PlayStation, dan dapat kesempatan merasakannya. Mari simak!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Ghost of Yōtei Hokkaido Tour terinspirasi dari game Ghost of Yōtei di PlayStation, dan membawa peserta menyusuri lokasi-lokasi nyata yang menjadi inspirasi latar dunia dalam game tersebut. Tur ini menggabungkan landmark bersejarah, pemandangan alam yang luar biasa, dan warisan budaya yang dirangkai jadi satu pengalaman untuk menunjukkan sumber inspirasi di balik dunia game itu.

Kami ikut dalam Ghost of Yōtei Hokkaido Tour dengan harapan bisa merasakan sisi lain dari Hokkaido. Sepanjang hari, kami menjelajahi desa samurai, lembah vulkanik, sampai ladang bersalju, menyusuri tempat-tempat yang menghubungkan dunia fiksi dengan kenyataan. Sayangnya, cuaca tidak sepenuhnya mendukung. Hujan datang dan pergi, bahkan salju sempat turun secara tiba-tiba. Meski dingin dan jalannya licin, perjalanan ini tetap terasa berkesan seperti yang kami harapkan.

Noboribetsu Date Jidai Village – Langkah ke Zaman Edo

Pintu masuk Noribetsu Date Jidaimura
Noboribetsu Date Jidai Village |

Noboribetsu Date Jidai Village: Google Maps

Ghost of Yōtei Hokkaido Tour dimulai dengan Noboribetsu Date Jidai Village, yang jaraknya sekitar satu setengah jam dari hotel. Tempat bertema samurai ini merekonstruksi suasana Jepang di zaman Edo dengan detail luar biasa, mulai dari bangunan sampai staf yang memakai pakaian tradisional. Di pintu masuk, dua patung besar Masamune Date dan Katakura Kojūrō langsung menyambut kami, menandai awal perjalanan sejarah yang menarik.

Statue of Masamune Date
Statue of Katakura Kojūrō

Salah satu bagian paling seru di desa ini adalah Utsuroi-kan, tempat pengunjung bisa menyewa pakaian tradisional Jepang. Pilihannya sangat beragam, mulai dari kimono, yukata, kostum ninja dan kunoichi, baju zirah samurai, seragam shinsengumi, pakaian oiran dan maiko, sampai kostum putri dan bangsawan. Semua tersedia untuk anak-anak dan dewasa, meskipun tidak semua ukuran lengkap. Ada dua katalog yang bisa dipilih, satu untuk kostum yang hanya dipakai di sesi foto studio, dan satu lagi untuk kostum yang bisa dipakai berkeliling desa.

Pilihan Outfit Untuk Foto

Foto Harga
L size photo (89mm x 127 mm) 3500 yen per orang
8x10 size photo (203mm x 254mm)  4500 yen per orang
Additional L size photo (89mm x 127 mm) 1000 yen per photo 
Additional 8x10 size photo (203mm x 254mm)  1500 yen per photo

Untuk foto studio, biayanya 3.500 yen per orang untuk ukuran L dan 4.500 yen untuk ukuran 8×10. Harga ini sudah termasuk sewa pakaian, sesi foto, dan satu hasil cetak. Beberapa kostum premium seperti baju zirah samurai formal dan kostum oiran harganya sedikit lebih mahal, yaitu 4.000 yen dan 5.000 yen untuk ukuran foto yang sama.

Pilihan Outfit Untuk Rental
Pilihan Outfit Untuk Rental

Kostum Harga
Ninja Kid (elementary school and younger) 1100 yen
Ninja Adult (middle school and older) 3300 yen 
Towns Lady  3700 yen 
Samurai / Samurai’s Daughter 4700 yen 
Yukata Kid *During summer only  1100 yen 
Yukata Adult *During summer only  2200 yen 

Kalau ingin jalan-jalan keliling desa sambil memakai kostum, harganya berbeda-beda tergantung jenis pakaiannya. Kostum ninja anak-anak dan yukata dikenai biaya 1.100 yen untuk seharian, sementara yukata dewasa 2.200 yen. Kostum ninja dewasa 3.300 yen, kostum perempuan kota 3.700 yen, dan set samurai atau kimono dihargai 4.700 yen.

Memilih outfitnya
Bahkan dikasih katana

Sesuai tema Ghost of Yōtei, kami tentu saja memilih kostum samurai lengkap dengan dua katana plastik yang bikin tampilannya makin keren. Walaupun, kami sempat beberapa kali menabrak dinding gara-gara katana itu waktu berbalik ke kiri.

Selain pemandangan yang menarik, ada juga berbagai museum dan pameran di area ini. Di Katana Museum yang berada di dalam Katakura Residence, kami belajar tentang seni pembuatan pedang legendaris Jepang. Koleksinya menampilkan berbagai pedang dari masa ke masa, lengkap dengan penjelasan proses pembuatannya. Ada juga replika bengkel pandai besi (kanuchi) yang memperlihatkan alat-alat dan teknik yang digunakan untuk menempa “jiwa para ksatria.” Dekat situ ada Katakura History Museum yang memamerkan baju zirah dan sejarah wilayah Noboribetsu beserta warisan samurainya.

Bagi yang ingin pengalaman lebih aktif, ada Taiken Dojo tempat latihan memanah dan melempar shuriken. Biayanya 500 yen untuk lima kali lempar, dan meskipun kami tidak berhasil menang hadiah, tetap seru mencoba. Hadiah-hadiahnya juga dipajang di depan dojo, menambah suasana kompetitif kecil-kecilan.

Games at Taiken Dojo Price 
Garapon Lottery  500 yen / 1x coba
Shuriken Throw  500 yen / 5x lempar
Japanese Archery  500 yen / 5x panah

Kami juga mencoba Ninja Maze, labirin indoor yang didesain seperti rumah tradisional Jepang. Di sini kami harus menavigasi pintu geser, lorong sempit, dan jalur rahasia seperti ninja dalam misi diam-diam. Kami juga sempat berfoto bersama staf yang semuanya memakai pakaian tradisional, membuat suasana terasa makin hidup.

Sayangnya, cuaca tidak bersahabat sepanjang hari. Hujan datang dan pergi sehingga pertunjukan panggung dan atraksi luar ruangan dibatalkan. Meski begitu, pengalaman di Noboribetsu Date Jidai Village tetap jadi salah satu bagian paling berkesan dari perjalanan ini, perpaduan sempurna antara sejarah, budaya, dan hiburan interaktif.

Noboribetsu Jigokudani (Hell Valley) – Kanvas Alam yang Menyala

Noboribetsu Hell Valley: Google Maps

Berhenti kedua kami adalah Hell Valley atau Noboribetsu Jigokudani, tempat pemandangan terasa hidup dengan uap panas dan aroma belerang yang kuat. Jalur setapak berkelok melewati lembah, menampilkan pemandangan mata air panas yang mendidih dan uap putih yang keluar dari celah tanah. Meski agak licin, setiap langkah memberi pandangan baru ke lanskap yang dramatis.

Komparasi Hell Valley di Game Ghost of Yotei dan Dunia Nyata
Komparasi Hell Valley di Game Ghost of Yotei dan Dunia Nyata

Menarik sekali melihat bagaimana belerang membentuk lingkungan sekitar. Di beberapa area, tanahnya begitu kaya mineral sampai pohon tidak bisa tumbuh, meninggalkan tanah tandus yang dikelilingi sedikit vegetasi. Udara membawa aroma khas dari mata air panas, tapi juga memberikan kehangatan. Tidak seperti tempat lain, lembah ini terasa lebih hangat karena panas bumi yang menembus udara dingin pegunungan. Di antara kolam uap, batu terjal, dan pepohonan jarang, Hell Valley benar-benar layak dengan namanya, perpaduan keindahan dan kekuatan alam yang menjadi inspirasi adegan-adegan di Ghost of Yōtei.

Danau Toya / Toyako Onsen – Ketentraman di Balik Kabut

Lake Toya: Google Maps

Berhenti ketiga membawa kami ke Danau Tōya, destinasi tenang yang terkenal dengan pemandangan Gunung Yōtei di kejauhan. Sayangnya, cuaca lagi-lagi tidak berpihak pada kami. Kabut tebal menutupi seluruh danau, menyembunyikan gunung dari pandangan. Kami sempat melihat sedikit bayangan gunung di balik kabut, tapi langsung hilang sebelum sempat difoto.

Yang menonjol justru danau itu sendiri. Meski airnya tawar, ombaknya cukup besar, berdebur seperti di laut. Dipadukan dengan luasnya danau, rasanya seperti berdiri di tepi pantai, bukan di tepi danau. Walau tidak bisa melihat Gunung Yōtei secara langsung, pihak tur dengan baik hati memberikan foto gunung itu sebagai kenang-kenangan tentang pemandangan yang seharusnya bisa kami lihat di hari yang cerah.

Perbandingan Danau dan Gunung Yotei antara di game (kiri) dan dunia nyata (kanan)

Lake Hill Farm – Manisnya Camilan di Tengah Salju

Lake Hill Farm: Google Maps

Tujuan berikutnya adalah Lake Hill Farm, tempat yang terkenal dengan produk susu segar seperti gelato, puding, dan pizza. Saat kami tiba, area ini diselimuti salju tebal, membuat langkah jadi licin dan sepatu cepat basah. Rasanya seperti tempat yang biasanya penuh hewan ternak yang berkeliaran di padang, tapi karena dingin dan salju lebat, tidak ada satu pun yang terlihat.

Menu Gelato di Lake Hill Farm
Masih bisa liat Gunung Yotei dari sini

Makanan di Lake Hill Farm Harga
Crunchy Milk Pie  240 yen 
Farm-made Cream Puff  180 yen 
Milky Custard Pudding  280 yen 
Pizza with creamy homemade cheese  800 yen 
Curry  800 yen 
Four Cheese  540 yen 
Single flavour Gelato  400 yen 
Mixed flavour Gelato  500 yen 
Limited-edition Gelato 500 yen

Meskipun udara dingin, kami tetap mencoba gelato andalan mereka. Rasanya tidak lengkap kalau tidak mencicipi menu paling populer di tempat ini. Kami juga mencicipi pizza segar yang cocok banget dengan suasana dingin di luar. Harganya juga ramah di kantong, puding 480 yen, pizza 1.200 yen, dan gelato 400 yen untuk satu rasa atau 500 yen untuk dua rasa. Ada juga varian musiman seharga 500 yen, membuat kami sulit memilih hanya satu.

Nakayama Pass – Pemandangan Terakhir dari Lanskap Hokkaido

Nakayama Pass: Google Maps

Berhenti terakhir kami adalah Nakayama Pass, titik pandang tinggi yang menampilkan pemandangan salju Hokkaido dari ketinggian. Anginnya kencang, saljunya deras, dan semuanya berputar di sekitar kami saat turun dari mobil. Sulit berdiri lama, tapi pemandangan hamparan salju di lembah dan bukit benar-benar luar biasa.

Meski cuaca ekstrem, momen ini terasa istimewa, menggambarkan keindahan liar khas Hokkaido. Kami sempat mengambil beberapa foto, wajah setengah tertutup syal sambil tertawa di tengah badai, sebelum kembali ke kendaraan hangat. Rasanya dramatis dan pas sebagai penutup perjalanan, dikelilingi lanskap liar yang menginspirasi Ghost of Yōtei.

Refleksi Perjalanan

Walau cuaca sulit diprediksi, Ghost of Yōtei Hokkaido Tour tetap jadi pengalaman luar biasa. Setiap tempat punya keunikannya masing-masing, mulai dari budaya di Date Jidai Village, keindahan alam panas bumi di Hell Valley, sampai ketenangan Danau Tōya. Hujan dan salju memang membuat perjalanan agak susah, tapi tidak merusak keseruan. Justru menambah rasa nyata bahwa alam Hokkaido itu indah sekaligus liar.

Pemandangan Ghost of Yotei

Kami pasti akan merekomendasikan tur ini, mungkin lebih cocok di musim panas saat cuaca lebih bersahabat. Kami juga beruntung karena sopir kami menggunakan ban musim dingin, karena ia bilang mobil pribadinya di rumah tidak punya ban seperti itu. Dengan segala tantangan yang ada, tur ini benar-benar jadi pengalaman yang tidak terlupakan, membawa semangat Ghost of Yōtei hidup dalam perjalanan nyata dengan cara terbaik.

Baru namatin Ghost of Yotei dan tertarik buati ikutan? Kamu bisa tahu lebih banyak tentang Ghost of Yōtei Hokkaido Tour dengan mengunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Ghost of YoteiGhost of Yōtei Hokkaido TourKlookSony Interactive Entertainment
ShareTweetShare
Previous Post

Red Dead Redemption 2 Jadi Game Terlaris Keempat Sepanjang Masa

Next Post

Developer Baldur’s Gate 3: Steam Sukses Karena Layanannya Bukan Untuk Investor

Related Posts

Pihak penyelenggara TableCon Quest 2026 kembali berbagi detail eventnya yang akan membawa kemeriahan lebih besar dari tahun-tahun kemarin
Berita

TableCon Quest 2026 Akan Bawa Lebih Banyak Game dan Kreator yang Meramaikan Eventnya!

July 21, 2026
Perusahaan lain main aman, Capcom justru masih berani mengambil risiko lewat pengembangan IP baru dan sukses lewat PRAGMATA.
Artikel

Hideki Kamiya Puji Capcom Berani Bikin IP Baru seperti PRAGMATA dan Sukses

July 8, 2026
CESA kembali berbagi detail lengkap Tokyo Game Show 2026 khusus untuk para calon pengunjung yang ingin mempersiapkan diri
Berita

Tokyo Game Show 2026 Bagi Detail Lengkap Mulai dari Tiket, Main Visual, Hingga Lineup Sponsornya

July 8, 2026
Para exhibitor yang sap meramaikan Tokyo Game Show 2026 telah diungkap dan jumlahnya meningkat dibanding tahun lalu
Berita

Tokyo Game Show 2026 Ungkap Daftar Exhibitor yang Lebih Padat Dari Tahun Lalu

July 7, 2026 - Updated on July 8, 2026
Unboxing terbaru kami untuk The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Collector's Box yang hadir dengan beragam item eksklusif
Artikel

Unboxing The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Collector’s Box – Juga Hadir dengan Jam Tabletop Menawan!

July 2, 2026
Toshiya Miyata yang dikenal luas sebagai anggota grup idol Kis-My-Ft2 terpilih sebagai suporter resmi Tokyo Game Show tahun ini
Berita

Idol Ternama Toshiya Miyata Ditunjuk Sebagai Suporter Resmi Tokyo Game Show 2026

July 1, 2026
Next Post
Developer Baldur’s Gate 3: Steam Sukses Karena Layanannya Bukan Untuk Investor

Developer Baldur’s Gate 3: Steam Sukses Karena Layanannya Bukan Untuk Investor

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd