Mengawali debutnya sebagai spin-off dari Shin Megami Tensei, pasti banyak yang tidak menyangkau kalau Persona bisa berkembang jauh sebagai salah satu franchise terbesar Atlus yang bisa berdiri dengan identitas kuatnya sendiri. Meski sudah eksis sejak 1996 lalu, banyak yang setuju kalau franchise ini baru mencapai kesuksesan mainstream di satu dekade kemudian berkat satu game yang berhasil mengubah segalanya yaitu Persona 3.
Inilah seri yang membawa evolusi besar-besaran untuk franchisenya mulai dari pendekatan pada suatu tema khusus, art direction stylish yang diwakilkan dengan satu warna dominan, seleksi musik berkualitas dengan genre khasnya sendiri, hingga perpaduan gameplay day-day-day life sim yang berhasil menawarkan sebuah pengalaman bermain unik. Terlepas dari usianya yang sudah lumayan tua, seri ketiganya ini terbukti masih sangat relevan hingga mendapat dukungan lewat berbagai ekspansi proyek yang berujung pada dikembangkannya Persona 3 Reload sebagai remake penuh.
Berbicara soal remakenya, kami sudah berkesempatan untuk memainkannya lebih awal lewat akses eksklusif dari Atlus, dan lewat artikel inilah kami akhirnya sudah bisa berbagi review dari pengalaman bermain selama hampir dua bulan terakhir. Tentu saja kami masih ada batasan akan konten apa saja yang bisa kami diskusikan, tapi setidaknya apa yang akan kami bahas kali ini sudah mencakup berbagai aspek terpenting, terutama bagi kalian yang masih ingin tahun lebih dalam mengenai gamenya sebelum memutuskan untuk beli.
Jalan Cerita
Sebelum memulai sebuah petualangan epik nan emosional, kamu diceritakan sebagai seorang murid pindahan tahun kedua untuk sekolah Gekkoukan High yang berletak di Tatsumi Port Island. Kehidupan sekolah yang awalnya berjalan normal kemudian berubah drastis saat kamu harus berhadapan langsung dengan terror Dark Hour, sebuah fenomena atau periode waktu misterius setiap tengah malam yang ditandai dengan kemunculan monster bernama Shadows. Selama periode inilah pemandangan dunia berubah drastis dan bagaimana hampir semua orang menjadi peti mati, sedangkan mereka yang tidak ikut bertransmogrifikasi bisa menjadi korban dari suatu kondisi serius bernama Apathy Syndrome.
Nyatanya sang protagonis sudah merasakan fenomena Dark Hour sejak lama, tapi kehidupan baru di Tatsumi Port Island inilah yang kemudian merubah takdirnya sebagai pengguna Persona, sebuah manifestasi kekuatan dari diri sendiri yang merupakan kunci untuk melawan Shadows. Dari sinilah kamu akan diajak bergabung dalam ekstrakurikuler khusus bernama Specialized Extracurricular Execution Squad atau disingkat S.E.E.S., yang mana mereka memiliki tujuan utama untuk melawan para Shadow serta menyingkirkan Dark Hour.

Perjuangan mereka tidak mudah, karena selain harus menyelidiki menara misterius bernama Tartarus yang diyakini memegang kunci dibalik rahasia Dark Hour, mereka akan dihadapkan pada ancaman serius dari para Shadow kuat yang muncul di setiap fase bulan purnama. Selain itu mereka juga akan dihadapkan pada konflik dengan Strega, suatu kelompok beranggotakan pengguna Persona yang memiliki tujuan serta sudut pandang berbeda, tapi yang terpenting adalah bagaimana Strega sendiri tidak ingin membiarkan Dark Hour menghilang. Setidaknya inilah gambaran kasar dari cerita Persona 3 yang tentu masih akan terus berkembang jauh.
Atlus sendiri sudah meracik cerita dengan fokus pada suatu tema utama untuk franchisenya, dan apa yang mereka tawarkan di Persona 3 berkutat pada kematian serta mencari arti kehidupan. Tema ini memang akan sangat kamu rasakan di seluruh jalan ceritanya, bahkan untuk cerita sampingan dari para karakter pendukung yang membuat fans sering menyebut gamenya sebagai seri Persona yang paling membuat depresi atau menguji perasaanmu. Tentu saja ada banyak momen-momen damai juga yang bisa kamu rasakan, karena bagaimana pun salah satu bagian dari menerima kematian itu sendiri juga adalah untuk bisa menikmati hidup semaksimal mungkin tanpa penyesalan.

Untuk penyampaian cerita terutama pada interaksi antar karakter, Persona 3 Reload masih dikemas dengan format yang sama dengan tambahan portrait karakter untuk membuatnya lebih ekspresif. Jadi suatu apresiasi juga bagaimana Atlus telah merombak script gamenya hingga ikut dipadatkan di beberapa tempat, termasuk pada respon dialog yang lebih pas untuk menggambarkan watak si protagonis. Meski sudah menikmati cerita ini berkali-kali termasuk lewat adaptasi film animenya, Persona 3 Reload berhasil menyuguhkan semua key moment emosional dengan baik hingga membuat perasaan kami bisa kembali bergejolak.
Jika kamu termasuk yang khawatir kalau ada perubahan besar pada cerita originalnya, dari porsi yang bisa dibahas pada review ini setidaknya kami bisa mengonfirmasi kalau Persona 3 Reload benar-benar sangat setia dengan source material. Daripada merubah, mereka bisa dibilang lebih menyempurnakannya seperti yang sudah kami jelaskan tadi mengenai scriptnya.
Mengeksplor Ragam Aktivitas Harian

Jika Persona 3 Reload adalah game turn-based RPG standar yang mengikuti alur cerita linear, maka kami tidak harus sampai menghabiskan waktu hingga 100+ jam lebih untuk menamatkannya. Apa yang membuat game-game modern Persona begitu panjang ada pada gabungan elemen daily life / social sim di mana kamu harus menjalani aktivitas sehari-hari sebagai murid sekolah. Gamenya sudah menyediakan kalender yang mencakup porsi waktu hampir satu tahun, dan meski ada beberapa periode yang terlewatkan karena berhubungan dengan cerita, kamu tetap disuguhkan dengan waktu yang sangat panjang untuk standar game RPG seperti ini.
Ada begitu banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan hampir setiap harinya di waktu-waktu berbeda, tapi Daytime, After School dan Evening adalah saat di mana kamu diberi kebebasan penuh. Daytime merujuk pada waktu pagi hari dengan cuaca lebih cerah di setiap hari libur, yang terkadang juga dikaitkan dengan waktu saat kamu berada di sekolah meski hanya dibatasi pada sesi pembelajaran di kelas. After School seperti namanya mencakup porsi setelah pulang sekolah yang mana kamu bisa menghabiskan waktu luang dengan karakter yang sebagian dari mereka tergabung dalam ekstrakurikuler, sedangkan Evening adalah saat larut malam di mana kamu tidak bisa mengunjungi terlalu banyak tempat atau berinteraksi dengan sebagian besar Social Link di gamenya, sehingga ini adalah waktu paling ideal untuk meningkatkan Social Stats.

Kami baru akan menjelaskan Social Link nanti, sementara khusus untuk Social Stats sendiri adalah statistik khusus yang menggambarkan kapabilitas karaktermu di beberapa aspek mulai dari Courage, Charm, dan Academics. Meningkatkan stats terbilang sangat penting karena kamu baru bisa mengakses beberapa fasilitas serta memulai hubungan dengan suatu karakter bergantung pada rank di stats tertentu. Beberapa heroine utama di gamenya bahkan masih membutuhkan max rank di salah satu stats, sehingga menargetkan playthrough dengan Social Link penuh masih akan cukup menantang seperti di game originalnya dulu yang bahkan ikut memaksa kami untuk merujuk pada guide lama.
Kami mendapati kalau tidak semua guide lama masih bisa digunakan, tapi setidaknya kami masih bisa memninta bantuan dengan search online. Untungnya bagi kamu yang mungkin malas untuk mencari guide bisa memanfaatkan fitur online semacam Vox Populi untuk melihat apa saja kegiatan yang dijalani sebagian besar pemain lain di hari-hari tertentu, termasuk jawaban yang paling banyak dipilih saat dihadapkan pada suatu kuis atau ulangan di sekolah tadi.

Porsi daily life di setiap game modern Persona memang terbilang cukup seru, hanya saja khusus untuk Persona 3 kami mendapati kalau ada keterbatasan yang membuatnya bisa terasa monoton dengan cepat. Ini terutama kami rasakan di sesi waktu Evening yang mana kamu hanya bisa mengunjungi beberapa tempat saja meski lokasi total yang bisa dieksplor gamenya sudah cukup terbatas. Kami bisa memakluminya, karena malam hari adalah satu-satunya waktu di mana kamu bisa melakukan eksplorasi Tartarus atau kegiatan berburu Shadow, meski di sisi lain kamu bisa membuat progress signifikan hanya dalam satu kali operasi sebelum dihadapkan pada jalan buntu yang baru bisa terbuka setelah melewati satu fase bulan purnama.

Untungnya Persona 3 Reload sudah membawa beragam perombakan untuk membuatmu lebih menikmati sesi waktu di malam hari. Perombakan terbesar ada di Iwatodai Dorm yang kini dipenuhi leboh banyak aktivitas dengan setiap party member. Kamu bisa menghabiskan waktu santai dengan mereka baik itu memasak, membaca buku, merawat tanaman, hingga menonton DVD yang juga dikemas dalam bentuk semacam interaksi cerita mini. Pada akhir setiap interaksi ini kamu bisa meningkatkan “Personality” dari tiap karakter yang merujuk pada kapabilitas khusus mereka saat berada dalam combat, contohnya Yukari yang memiliki peran dominan sebagai support bisa mendapat potongan SP 50% untuk skill recovery.
Upgrade Besar Tartarus

Tartarus adalah salah satu kompenen terpenting dalam Persona 3 yang berkontribusi besar pada porsi cerita maupun gameplay. Secara cerita menara misterius ini memang menarik untuk dipelajari lebih dalam, tapi hal serupa tidak terasa saat kamu berkesempatan untuk mengeksplornya karena Tartarus memiliki desain dungeon yang bisa sangat membosankan. Ini karena Tartarus didesain sebagai menara dengan ratusan lantai serta memiliki layout random sehingga tidak ada banyak hal yang bisa kamu lakukan selain bertarung dengan Shadow. Dari segi desain pun Tartarus juga terbilang kurang menarik sehingga mencari keseruan dari sesi eksplorasinya memang sangat sulit, sehingga kamu berujung hanya akan lebih menikmati porsi combatnya saja.
Inilah yang membuat fans sangat berharap kalau Atlus bisa membuat Tartarus lebih menarik di Persona 3 Reload, dan kami akhirnya bisa bilang kalau game ini sudah membawa sekian banyak perombakan yang sangat pas. Dimulai dari yang paling mudah diamati yaitu dari segi desain, kini setiap Block telah dibangun dengan atmosfer lebih kuat, kami terutama sangat menyukai Block Arqa yang kini terasa begitu menyeramkan, apalagi dengan adanya struktur patung wajah serta semacam bola mata raksasa yang muncul di tembok-temboknya. Para party member bahkan kini bisa saling memberi komentar dan berbincang, baik itu soal pendapat mereka mengenai Tartarus sendiri atau hal yang berkaitan dengan topik lain demi mencairkan suasana.

Perubahan besar lain yang terutama paling kami sukai adalah desain ulang pada Monad Depths. Tidak lagi menjadikannya sebagai Block tambahan yang hanya bisa diakses mendekati end-game, dalam Persona 3 Reload kini mereka menjadikannya sebagai area opsional yang tersebar di berbagai block dalam bentuk Monad Door dan Monad Passage. Keduanya hampir mirip karena sama-sama membawamu dalam versi alternatif dari setiap block dengan boss kuat yang harus dihadapi serta reward untuk diklaim. Perbedaannya Monad Door akan lebih sering kamu temui karena peletakannya secara acak serta hanya memberi satu tantangan boss dengan reward berupa material langka. Sedangkan Monad Passage hanya bisa diakses di area spesifik, dan biasanya kamu harus berhadapan dengan lebih banyak boss yang ikut memberi reward akhir lebih besar berupa kartu Major Arcana.
Kebetulan kartu Major Arcana ini termasuk satu satu upgrade lain untuk Tartarus, yang mana terkadang kamu bisa memilih kartu Major Arcana saat Shuffle Time di akhir pertempuran untuk mendapat bonus khusus. Bergantung pada seberapa banyak kartu yang kamu kumpulkan, maka proses grinding pastinya akan terasa jauh lebih rewarding apalagi setelah kamu berhasil memicu Arcana Burst yang memberi upgrade pada setiap kartu Shuffle Time secara permanen (setidaknya selama kamu masih mengeksplor Tartarus di hari yang sama). Dari yang kami amati proses grinding di gamenya sekarang memang semakin dipermudah, baik itu saat ingin kembali mengeksplor lantai yang sudah dikunjungi di Tartarus dengan sekejap atau bahkan bagaimana kamu bisa menyelamatkan orang-orang yang tersesat di Tartarus. Dengan ini kamu jadi punya motivasi lebih untuk mengunjungi Tartarus meski sudah membuat progress maksimal.

Selebihnya masih ada beragam gimmick menarik yang ditambahkan seperti tambahan Rare Shadow tipe baru yang memberi lebih banyak item selain EXP melimpah, hingga bagaimana Fuuka sekarang dibekali dengan beragam skill support yang semakin berguna saat digunakan selama eksplorasi. Semua perombakan ini sangat berkontribusi pada kenyamanan bermain, dan meski Tartarus belum mencapai level kompleksitasi dari Palace di Persona 5, kali ini dungeonnya tetap dirombak dengan sangat baik dan bahkan menurut kami didesain lebih cocok bagi mereka yang ingin menikmati porsi combatnya sebanyak mungkin.
Sistem Combat Terbaik Sejauh Ini

Beralih ke sistem combat, seperti yang sudah kami bahas di preview sebelumnya, Persona 3 Reload menawarkan flow yang begitu mulus, responsif, punya impact lebih, dan secara keseluruhan bisa kami akui sebagai sistem combat terbaik di serinya sejauh ini. Sebuah klaim yang cukup berani memang, tapi kami memang serius. Bahkan upgrade pada kualitas animasi karakter secara keseluruhan ikut memberi kontribusi pada pergerakan combatnya yang halus tadi hingga saat melakukan eksplorasi menyusuri Tartarus sekali pun.
Kamu tetap akan disuguhkan combat berbasis turn-based klasik dengan fokus untuk mencari kelemahan lawan, yang mana setiap karakter sudah dibekali Persona yang memiliki role serta kelemahan tersendiri pada berbagai elemen. Hanya saja khusus untuk sang Protagonis memiliki kemampuan spesial untuk menggunakan kekuatan dari banyak Persona, sehingga dia bisa dibilang adalah asset terpentingmu yang bisa beradaptasi dengan beragam situasi pertempuran.

Mencari kelemahan musuh sangat penting, karena ini bisa memberimu keuntungan besar dari segi damage yang bisa dilancarkan hingga kesempatan untuk mendapat giliran tambahan (1 More). Saat fase 1 More inilah kamu sekarang ikut diberi akses pada sistem Shift yang mirip dengan Baton Pass dari Persona 5, yaitu bagaimana kamu bisa melempar giliran tersebut ke karakter lain yang mungkin bisa melancarkan serangan sesuai dengan kelemahan musuh lain yang tengah dihadapi. Setelah berhasil melumpuhkan semua musuh setelah menyerang kelemahan mereka, kamu akan diberi perintah All-Out Attack yang melibatkan seluruh party member untuk mengeroyok musuh.
Perlu diketahui kalau 1 More sendiri juga berlaku pada musuh, sehingga jika karaktermu terkena serangan sesuai kelemahan mereka, maka lawanmu bisa mendapat giliran tambahan yang terkadang bisa sangat fatal, apalagi saat melawan boss tangguh yang sengaja mengincar karakter yang sudah lumpuh untuk ekstra damage lebih. Efek status di gamenya juga bisa sangat merepotkan, terutama yang membuat karaktermu sampai tidak bisa dikendalikan hingga beberapa giliran, sehingga membawa satu karakter support dengan kemampuan recovery tentunya kami sarankan.

Selain mendalami combat yang masih relatif sama dengan tambahan sistem Shift tadi, perubahan terbesar yang menurut kami sangat keren adalah skill Theurgy. Jadinya setiap karakter sekarang sudah dibekali dengan serangan pamungkas masing-masing bersama Persona-nya yang bisa ditandai dengan gauge khusus. Kamu bisa meningkatkan gauge dengan lebih cepat mengikuti Personality dari tiap karakter yang berhubungan dengan role mereka dalam combat. Sebagian terasa mudah seperti sang protagonis yang hanya perlu switch Persona atau mengincar kelemahan lawan, tapi ada party member lain yang terlalu situasional sehingga membuat Theurgy mereka lebih lama sampai bisa digunakan. Khusus untuk sang protagonis, skill Theurgy telah diganti dengan Fusion Spell yang terdiri dari kombinasi serangan dan skill support dari berbagai Persona, hanya saja untuk yang satu ini gamenya sudah melakukan balancing dengan membuang sebagian Fusion Spell lama.
Velvet Room
Bukan game Persona tentunya tanpa eksistensi Igor serta para asistennya di Velvet Room yang selalu siap membantu petualangan sang protagonis. Ini adalah fasilitas khusus yang bisa kamu akses kapan saja lewat pintu berwarna biru di Paulownia Mall serta lobi utama Tartarus. Tempat yang memiliki eksistensi di antara mimpi dan dunia nyata ini nyatanya masih mengundang banyak misteri, tapi satu yang pasti kalau Igor memiliki andil besar dalam memperkuat karaktermu, terutama dalam kemampuan untuk mengendalikan Persona.

Lewat Velvet Room inilah kamu bisa mengakses fitur Fusion untuk menciptakan Persona baru yang lebih kuat, melakukan Fusion spesial yang membutuhkan banyak Persona sekaligus, serta mendaftarkan Persona yang dimiliki untuk kemudian bisa dipanggil kembali tanpa harus membuang level serta skillnya. Jika ada satu perubahan besar yang langsung kami sadari dari Velvet Room di Persona 3 Reload, maka ini ada di sistem fusionnya yang lebih disederhanakan. Jadinya selain dari beberapa Persona khusus yang hanya bisa dibuat dengan kombinasi dari lebih banyak Persona di Special Fusion, normalnya kamu hanya perlu mengombinasikan dua Persona saja.

Kami jujur lumayan suka dengan perubahan ini karena kamu tidak perlu sampai membuang terlalu banyak Persona untuk mendaptkan kombinasi tertentu, apalagi karena ini biasanya tidak bisa dicapai hanya dengan gabungan dari dua Persona saja. Ini memang termasuk perubahan yang sangat besar sehingga kami bahkan tidak bisa menggunakan panduan dari Fusion Calculator lama. Ada juga tambahan faktor dari gamenya yang ikut menambahkan Persona baru seperti Mithras dan Matador, tapi di saat bersamaan ikut membuang beberapa Persona lamanya.

Selain menghabiskan waktu untuk mengutak-atik Persona, kamu juga bisa menjalani serangkaian misi sampingan dari Elizabeth yang merupakan asisten eksentrik Igor. Sebagian besar hanya memintamu untuk mendapat item khusus untuk dipersembahkan ke Elizabeth demi menjawab rasa penasarannya, dan sebagian lain juga berhubungan dengan progress sesi eksplorasi Tartarus serta kemampuanmu dalam menciptakan Persona dengan skill khusus. Meski struktur misinya tidak selalu menarik, interaksi kocak dengan Elizabeth mungkin adalah bagian terbaiknya selain dari reward besar yang bisa didapat. Tidak hanya itu, bergantung pada seberapa banyak misi yang berhasil kamu selesaikan, terkadang Elizabeth akan memintamu untuk mengajaknya jalan-jalan ke beragam lokasi yang juga dipenuhi dengan momen menghibur.
Social Link yang Sesuai Harapan Sekaligus Nanggung
Selain Tartarus, bagian lain dari game original Persona 3 yang juga membutuhkan perombakan serius sudah pasti berhubungan dengan Social Link. Jadinya ini adalah sistem bonding di gamenya yang mana setiap karakter sampingan memiliki representasi dari Arcana berbeda, sehingga jalinan hubungan juga bisa semakin diperkuat selama kamu memiliki Persona yang sesuai dengan Arcana mereka. Setiap Social Link terdiri dari 10 Rank dan bergantung dari respon dialog atau aksimu, kamu bisa mendapat ekstra poin yang dibutuhkan untuk naik rank, tapi di sisi lain mereka bisa kurang puas dengan responmu atau bahkan sangat kecewa hingga memicu status Reverse yang membuat progress Social Link jadi terhambat.

Apa yang membuat sistemnya terutama di Persona 3 butuh dirombak kembali ada pada fakta kalau setiap Social Link dengan heroine wanita di gamenya selalu mengarah pada rute romance. Karena itu mau tidak mau demi bisa mendapat max Social Link untuk semua karakter, kamu pada akhirnya akan menjadi playboy dengan banyak pacar. Untungnya Persona 3 Reload sudah memperbaikinya karena sekarang kamu akan diberi opsi untuk tetap jadi teman, yang mana gamenya juga akan memberimu peringatan sebelum memasuki persimpangan rute tersebut. Ini otomatis ikut membuat beberapa event Social Link mendapat perubahan besar-besaran.

Atlus apalagi telah membawa perombakan besar lain di setiap Social Link yang kini sudah dipadu dengan voice act penuh untuk pertama kalinya dalam sejarah seri ini. Meski karakter party pria tidak mendapat Social Link, sekarang Persona 3 Reload sudah memberi pengganti berupa Linked Episode yang menurut kami ditangani dengan sangat baik dari segi cerita. Selain memberi latar belakang yang belum diketahui fans mengenai karakter-karakter ini, penempatan Linked Episode yang mengikuti progress cerita utama juga membuatnya jadi lebih terasa canon, apalagi dari interaksi antara karakter yang lebih hidup hingga melibatkan momen-momen dengan karakter S.E.E.S. lainnya. Perhatian serupa juga diberikan pada Strega, terutama sosok Takaya sendiri sehingga kamu bisa lebih memahami motivasi dibalik salah satu antagonis utama di gamenya ini.

Jika ada bagian yang mungkin menurut kami masih bisa dirombak, maka itu ada di bonus yang bisa didapat saat meningkatkan rank Social Link, karena pada akhirnya game ini masih hanya memberimu sebatas bonus EXP saat melakukan fusion Persona saja. Selebihnya kami jujur sedikit kecewa saat mendapati kalau Persona 3 Reload telah membuang rute Social Link yang memungkinkanmu untuk bergabung dengan lebih banyak klub di sekolah, jadinya untuk Chariot sekarang kamu hanya dibatasi pada Track Team dan untuk Fortune hanya dibatasi pada Art Club. Kami memang paham kalau pihak developer mungkin ingin mendesainnya agar lebih cocok dengan Social Link tersebut, tapi di saat bersamaan bisa mendapat opsi untuk bergabung dengan klub lain tentu semakin memperkuat aspek replayability gamenya terutama dari Social Link terkait.
Musik dan Style Baru
Sebelum menutup review ini, kami ingin membahas bagian lain yang tidak terpisahkan dari seri Persona modern yaitu pada musik serta art directionnya. Khusus untuk musiknya kali ini Persona 3 Reload telah menyuguhkan koleksi musik baru yang ikut melibatkan Azumi Takahashi sebagai pengisi vokal wanita terbaru menggantikan Yumi Kawamura. Karena adanya kesan nostalgia yang kuat apalagi bagaimana Yumi telah menjadi sang vokalis Persona 3 setelah sekian lama, bisa sangat dimengerti tentunya jika ada sebagian fans yang belum terbiasa dengan versi terbarunya.

Tapi bagi kami sendiri Persona 3 Reload sudah menyuguhkan soundtrack yang solid dan fresh, terutama di beberapa lagu original seperti Color Your Night dengan kesan santai hingga It’s Going Down Now yang mungkin sudah jadi battle theme terfavorit kami di seluruh franchisenya. Beberapa soundtrack lama ikut mendapat sentuhan baru yang kami rasa sangat dibutuhkan, contohnya seperti Iwatodai Dorm yang kini diisi dengan rap dari Lotus Juice hingga Changing Season yang mendapat tambahan lirik dari Azumi Takahashi, termasuk pada bagian di tempo cepatnya yang tidak lagi diisi dengan gumaman dalam bahasa Perancis.

Sementara untuk art direction gamenya sendiri, Persona 3 Reload sudah mendapat sentuhan style baru yang jelas mengambil inspirasi dari Persona 5, tapi di saat bersamaan mereka tidak membuatnya terlalu berlebihan sehingga kamu masih bisa merasakan banyak elemen yang dipertahankan dari game originalnya. Ini terutama juga ada di bagian combatnya yang kini mengusung style UI dengan desain satu tombol aksi, adanya artwork splash screen All-Out Attack ala Persona 5, hingga bagaimana siluet karakter saat mengakses tiap menunya akan disesuaikan dengan kostum yang mereka gunakan. Secara keseluruhan kami bisa melihat adanya kombinasi pas antara desain serba stylish yang juga masih tetap menjaga daya tarik dari source material lama.

Dan seperti yang sempat kami bahas juga di preview sebelumnya, Persona 3 Reload membawa upgrade grafis besar-besaran yang bahkan di beberapa tempat terlihat lebih mengesankan dari Persona 5, terutama dari model 3D karakter, kualitas aniamsi, dan pecahayaannya. Hanya saja untuk bagian terakhir tadi gamenya belum bisa dibilang konsisten, karena ada beberapa area di Persona 3 Reload yang terkesan lebih datar dan kurangnya efek ambient occlusion.
Kesimpulan

Reputasi Persona 3 sebagai salah satu RPG terbaik di masanya kini seolah berhasil terbuktikan kembali lewat Persona 3 Reload. Sebagai fans setia serinya, kami bisa melihatnya sebagai remake yang ditangani dengan penuh perhatian sekaligus mempertahankan semua daya tarik dari seri lama. Jadinya meski mereka bisa saja menambah lebih banyak konten original seperti di Persona 4 Golden dan Persona 5 Royal, fokus utamanya kali ini memang mengarah pada menciptakan remake yang bisa memberi pengalaman paling autentik sembari menyempurnakan setiap aspeknya dengan hati-hati.
Ini tidak hanya mencakup sisi production value serta gameplay yang lebih seru, tapi juga dari bagian terbaiknya yaitu interaksi antar karakter serta penyampaian cerita yang lebih emosional dengan tema yang berkutat pada arti hidup dan kematian. Bahkan meski kami sudah menikmati cerita Persona 3 di banyak media, apa yang ditawarkan Persona 3 Reload terbukti masih sangat spesial dan bisa kami bayangkan akan memberi impresi lebih kuat lagi pada para pendatang baru. Tidak bisa dibilang sempurna tentunya, karena masih ada beberapa tempat yang menurut kami masih perlu disempurnakan demi memberi pengalaman bermain maksimal, apalagi bagi mereka yang mungkin mengharapkan scope konten lebih padat dan lengkap dari Persona 5 Royal misalnya.
Persona 3 Reload rencananya akan dirilis untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series, Xbox Game Pass, dan PC pada 2 Februari mendatang. Segala detail dan berita terupdate mengenai gamenya nanti bisa kamu pantau pada website resmi mereka DI SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
The Review
Persona 3 Reload
PROS
- Segudang upgrade yang dibawa sembari tetap menjaganya tetap mendekati game original
- Cerita dengan tambahan adegan serta script yang lebih dirombak
- Sistem combat yang langsung jadi favorit kami di serinya
- Tartarus yang akhirnya sudah dibuat jauh lebih baik
- Implementasi Linked Episode yang luar biasa
- Pendekatan style modern tanpa membuang cita rasa klasik
CONS
- Social Link masih butuh perombakan lebih
- Meski grafisnya terlihat memukau, kualitasnya sendiri tidak bisa dibilang konsisten merata di seluruh game













Discussion about this post