gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Samurai Maiden – Waifu, Fanservice, Gameplay, Semuanya Menggoda!

Taufik by Taufik
December 8, 2022
in Konsol, Nintendo Switch, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Review
0
Kami dapat kesempatan untuk review Samurai Maiden duluan. Apakah gamenya cukup seru dan tidak cuma mengandalkan fanservice saja?

Kami dapat kesempatan untuk review Samurai Maiden duluan. Apakah gamenya cukup seru dan tidak cuma mengandalkan fanservice saja?

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Game bertemakan waifu yang mengedepankan fanservice memang sudah banyak bertebaran, apalagi jika melihat berbagai JRPG yang dirilis untuk PC dan juga konsol. Namun, namun bagaimana jika ada game fanservice yang juga seru dari segi combat? Inilah yang coba ditawarkan oleh D3 Publisher bersama Shade lewat Samurai Maiden.

Kami mendapatkan kesempatan untuk review Samurai Maiden duluan. Apakah gamenya memang cukup seru sebagai game action dan tidak cuma mengandalkan fanservice saja? Mari simak ulasan kami!

Mekanisme Bertarungnya “Kok Seru”

Tidak basa-basi, kami langsung ke intinya berbicara soal mekanisme bertarung yang ditawarkan oleh game ini. Terlihat sebagai game yang mengandalkan fanservice, Samurai Maiden sebenarnya juga menitik beratkan pada mekanisme bertarungnya. Seperti misalnya pada bagian moveset setiap karakter, kami cukup terkesima ketika mengetahui fakta bahwa game waifu seperti ini memiliki berbagai gerakan unik yang bermacam-macam tidak cuma itu-itu saja.

Gerakan unik disini maksud saya adalah setiap karakter memiliki gerakan yang bergantung pada Affection System, dimana karakter utama akan “terikat” pada 3 karakter pendamping. Mereka adalah Iyo yang jika menggunakannya akan memungkinkanmu melakukan serangan combo di darat lewat Heavy Slash dan Charged Slash. Hagange memiliki combo di udara dan jump cancel, serta Komimi yang memungkinkan melakukan pertahanan yang solid seperti ground & air recovery dan juga parry.

Hal yang sebenarnya sulit tapi malah membuat gamenya seru ada di sistem lock on souls-like mereka. Alih-alih menggunakan sistem lock target ala DMC yang gampang dimana kamu hanya perlu menekan tombol satu tombol tertentu saja, disini kamu akan sulit untuk menyerang target incaran jika menggunakan skill tertentu dan ada kemungkinan meleset karena membutuhkan timing dan posisi yang tepat. Jadi susah dan menyebalkan, tapi justru jadi lebih seru disaat yang sama.

Ala souls-like tersebut juga berlaku pada sistem parry mereka, dimana tombol menghindar / dodge menyatu parry, Artinya, untuk melakukan parry kamu tidak bisa sambil bergerak. Tetapi kecuali jika kamu benar-benar berdiri diam sebelum menangkis, ada kemungkinan gamenya masih akan membaca input ke depan dari saat karaktermu bergerak dan memutuskan ingin menghindar. Saya memiliki banyak momen di mana saya akan menangkis, tetapi sebaliknya game membacanya sebagai dodge dan karena waktu untuk keduanya berbeda.

Ada Berbagai Skill Menawan

Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, karaktermu akan bergantung pada tiga karakter lainnya yang digunakan. Tiap tiga karakter tersebut bisa dipilih dan masing-masing memiliki Special Skill yang bisa digunakan. Seperti fitur “assist” dalam sebuah tag battle di game fighting.

Setiap skill disini banyak banget yang bergantung pada situasi. Tapi, saya cukup sering menggunakan skill milik Komimi karena memang memiliki serangan AoE yang masif. Permasalahan utama yang sudah kami sebutkan diatas, sistem soft-locked ke musuh membuat skill AoE lebih gampang dipakai. Jika menggunakan skill single-target akan gampang meleset.

Meski begitu, saya harus apresiasi bahwa game ini juga memiliki kemampuan unik lainnya yang disebut Ninjutsu Skill untuk tiap karakter. Misalnya Iyo yang bisa mengeluarkan sebuah tools untuk healing atau bomb. Gaenaknya, ketika mengeluarkan skill tersebut kamu harus mengekernya lewat bidikan crosshair yang menurut kami sangat lambat, ketika sudah membidik, sang karakter cukup lambat ketika mengeluarkan alat-alat ninja tersebut.

Untungnya, hal tersebut tidak berlaku untuk karakter Hagane yang memiliki semacam grapling hook yang adalah alat untuk menggapai titik tertentu atau menarik lawan. Sistem crosshair disini berjalan lebih baik dan merupakan tools yang sangat useful menurut saya.

Sistem Level yang Nggak Banget

Sebagai sebuah game yang memang mengedepankan fan service, sebenarnya tidak mengherankan jika mereka mengedepankan hal kasual. Namun, sistem bertarung yang menurut saya bagus tersebut sayang banget karena sistem level seperti tingkat kesulitan disini sangat gampang banget ditalkukan, terutama dalam urusan desain berbagai monster.

Setiap levelnya, akan ada boss yang akan melawanmu. Awalnya saya kira tingkat kesulitannya akan bertambah karena tiap boss akan memiliki serangan yang unik, tetapi faktanya tidak dan setiap boss bahkan berasa cuma sekedar monster elit saja. Lantas, dimana peningkatan kesulitan di tiap levelnya? Hanya di hal simpel lewat jumlah musuh yang lebih masif. Hal tersebut akan membuatmu lebih frustasi karena akan susah combo dan memaksa karakter untuk menghindar atau melakukan parry.

Hal tersebut diperparah lagi dengan sistem checkpoint yang ancur-ancuran. Pada dasarnya ada kuil-kuil yang bisa kamu temukan di tiap level yang akan restore kebutuhanmu. Tiap kali kamu mati setelah menemukan kuil, kamu akan langsung hidup kembali di kuil sebelumnya dan harus bermain melalui semuanya lagi dari titik itu. Mati lagi dan mulai kembali dari awal level. Contohnya, misal saya lawan Boss 3 dan mati dua kali, maki saya harus mengulangnya dari posisi lawan Boss 1. Saya bingung, ini game mau dibuat casual atau fokus di tingkat kesulitannya?

Fanservice Tentu Jadi Nilai Jual Utama

Samurai Maiden memiliki nilai fanservice lewat sistem Devoted Heart. Karakter yang kamu gunakan bisa dipasangkan dengan berbagai karakter lainnya yang memiliki beragam skill unik hingga power state yang beragam. Makin tinggi heart dan tingkat bonding tentu saja akan membuatnya makin kuat. Kamu bisa memperkuat hubungan antar karakter lewat side mission, ada dialog-dialog mesra, dan lain-lainnya.

Setiap misi sampingan disini juga akan ada beragam dialog antar karakter, dimana hal tersebut sangat penting untukmu pecinta lore yang memang selalu ingin mendalami perasaan karakter. Sifat tiap karakter juga bisa kamu ketahui lewat fitur fanservice ini.

Visual Pas, Cutscene Terlalu Membosankan

Secara visual kami tidak banyak protes karena gamenya memiliki grafis ala anime 3D yang cukup nyaman untuk dilihat. Begitu juga dengan kualitas animasi yang smooth serta berbagai artwork yang rupawan. Semua hal yang berbau visual untuk memanjakan mata benar-benar dipoles dengan baik.

Protes saya ada dibagian cutscene yang dibuat terlalu panjang. Ada bagian dialog yang terasa dipaksa diulang agar panjang. Belum lagi ada cutscene yang hanya merubah posisi karakter, padahal adegannya mirip dengan yang sebelumnya. Hal-hal seperti itu malah merusak kualitas visual yang sudah cukup baik dan malah berujung membuatnya membosankan untuk dilihat. Untungnya, mereka menyediakan tombol skip yang selalu saya hantam tiap kali bosan.

Kesimpulan

Samurai Maiden sebenarnya adalah game yang seru untuk dimainkan. Terutama dalam sisi mekanisme bertarung meskipun posisinya adalah game waifu yang mengandalkan fanservice. Sayangnya, gameplay bertarung yang seru tersebut harus dinodai dengan sistem level yang berantakan yang membuatnya tidak jelas akan jadi game kasual atau yang sulit untuk dimainkan.

Secara visual, Samurai Maiden memanjakan mata, begitu juga dengan fanservice yang mereka tawarkan lewat dialog-dialog hingga berbagai adegan mesra antar karakter. Tapi, waifu-waifu tersebut akan terlihat membosankan dengan cutscene yang repepetif dan tak seru dilihat.

Tertarik untuk mencicipinya? Samurai Maiden sudah resmi dirilis dan bisa kamu mainkan di PlayStation 4, PlayStation 5, Nintendo Switch, dan PC via Steam.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

6 Score

PROS

  • Gameplay bertarung yang seru
  • Kualitas visual yang dipoles dengan baik
  • Voice acting yang menggoda

CONS

  • Sistem level yang buruk
  • Cutscene yang membosankan

Review Breakdown

  • 6 0
Tags: D3 PublisherReviewSamurai MaidenWaifu
ShareTweetShare
Previous Post

Star Ocean: The Divine Force Kembali Rilis Update Baru yang Bawa Banyak Perbaikan!

Next Post

Ubisoft Umumkan Valiant Hearts: Coming Home, Akan Rilis Eksklusif di Netflix!

Related Posts

Saros telah merilis update "Zenith" yang menambah beragam konten dengan fokus tantangan ekstra serta aksesibilitas untuk pendatang baru
Berita

Saros Rilis Update Besar yang Tambah New Game+ Hingga Mode Boss Rush

October 20, 2026
Tim Sweeney kembali menegaskan kalau dia benar-benar percaya generative AI bakal punya peran besar di masa depan industri game.
Berita

Tim Sweeney Yakin AI Bakal Bawa Industri Game Masuk “Era Keemasan” Baru

October 20, 2026
Simak review kami untuk Stupid Never Dies yang hadir sebagai game perdana solid dan penuh daya tarik dari GPTRACK50
Konsol

Review Stupid Never Dies – Roguelite Penuh Daya Tarik dengan Gameplay yang Tersandung!

Game gacha RPG Stella Sora besutan Yostar akhirnya mendapat rilis versi Steam bersamaan dengan anniversary pertamanya
Berita

Stella Sora Akhirnya Kebagian Rilis di Steam Minggu Ini!

October 19, 2026
Simak review kami untuk Cyberpunk Edgerunners 2 yang kembali hadir sebagai tontonan brutal, penuh aksi, dan cerita emosional yang kuat
Anime

Review Cyberpunk Edgerunners 2 – Sekuel Brutal dan Emosional yang Pantas!

Biaya RAM dan NAND storage PS6 saja kabarnya sudah lebih dari $680 per unit, atau sekitar Rp12,3 juta. Belum termasuk yang lain.
Berita

Biaya RAM dan Storage PS6 Doang Diklaim Tembus 12 Juta Rupiah

October 19, 2026
Next Post
Valiant Hearts: Coming Home diumumkan sebagai sekuel seri The Great War dan siap rilis pada awal 2023 lewat aplikasi Netflix

Ubisoft Umumkan Valiant Hearts: Coming Home, Akan Rilis Eksklusif di Netflix!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini

Game Kartu ‘Digimon Alysion’ Akan Segera Buka Akses Pra-Registrasi Dalam Waktu Dekat!

by Fadhil
October 16, 2026
0

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini.

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile

Game Simulasi Idle ‘Gundam Blitz Order’ Resmi Diumumkan Untuk Android dan iOS

by Fadhil
October 15, 2026
0

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile.

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8 Desember mendatang

Game Petualangan Cyberpunk REPLACED Akan Rilis di Android Akhir Tahun Ini!

by Fadhil
October 14, 2026
0

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8...

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027

Azur Promilia Umumkan Open Beta Untuk Versi Inggris di Musim Panas 2027

by Fadhil
October 14, 2026
0

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027.

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Tembus 700 Ribu Pemain yang Ikut Unlock Beragam Reward Menarik

by Fadhil
October 13, 2026
0

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd