Street Fighter Movie dibuka dengan sebuah animasi yang membawa kita melihat kembali sejarah awal franchise ini, mulai dari game Street Fighter pertama yang dirilis pada 1987 sampai memasuki era awal 1990-an. Ceritanya sendiri berfokus pada World Warriors Tournament, lengkap dengan berbagai elemen yang sudah sangat familiar dari gamenya, termasuk Satsui no Hado.
Sejumlah karakter ikonik seperti Chun-Li, Bison, dan Ken juga ikut meramaikan film ini. Jadi, buat penggemar lama Street Fighter, ada banyak referensi menarik yang bisa ditemukan sepanjang film. Seperti apa detailnya? Simak review kami!
Komedi Absurd dengan Aksi yang Tetap Seru

Salah satu kelebihan terbesar film Street Fighter justru datang dari komedinya. Hampir semua karakter punya momen konyol masing-masing, sementara keseluruhan filmnya terasa seperti menonton film action comedy khas era 90-an.
Alih-alih berusaha tampil terlalu serius, film ini justru benar-benar menikmati segala keabsurdan yang ditawarkan. Banyak adegan dibuat lebay dengan cara yang menghibur, sehingga pengalaman menontonnya lebih terasa seperti popcorn movie yang memang dibuat buat seru-seruan daripada menawarkan cerita serius dengan pengembangan karakter yang mendalam.

Untungnya, urusan pertarungan juga tetap menjadi salah satu daya tarik utama. Berbagai adegan fighting terasa cukup brutal dan penuh aksi, lengkap dengan gaya bela diri berlebihan yang memang cocok banget dengan identitas Street Fighter. Selain itu, film ini juga dipenuhi easter egg dan referensi dari gamenya yang pastinya bakal menarik buat para penggemar.
Bahkan ada beberapa cameo kejutan dari streamer terkenal yang mungkin langsung dikenali oleh sebagian penonton. Berbagai detail kecil seperti ini membuat filmnya semakin menyenangkan, terutama buat penggemar lama yang suka mencari referensi tersembunyi atau kemunculan karakter tak terduga.
Terlalu Fokus Komedi, Ceritanya Harusnya Bisa Lebih Rapih

Sayangnya, kelebihan terbesar Street Fighter juga menjadi salah satu kelemahan utamanya. Karena terlalu fokus menghadirkan komedi, cerita utamanya terkadang justru terasa seperti bukan prioritas.
Alur filmnya juga kurang konsisten, dengan beberapa kejadian yang terasa mendadak tanpa transisi yang benar-benar mulus. Beberapa momen yang seharusnya dramatis juga jadi sulit dianggap serius karena filmnya terlalu sering kembali mengandalkan humor. Memang pendekatan seperti ini membuat filmnya menghibur, tetapi di sisi lain cukup mengorbankan kualitas storytelling secara keseluruhan.

Masalah lainnya datang dari penggunaan karakter pendukung yang menurut kami masih kurang maksimal. Street Fighter punya banyak karakter ikonik, dan film ini memang berusaha menghadirkan cukup banyak di antaranya. Namun, sayangnya tidak semua mendapatkan kesempatan buat benar-benar bersinar.
Ada beberapa karakter yang baru diperkenalkan, tetapi hanya muncul sebentar sebelum akhirnya langsung menghilang dari cerita. Ini cukup disayangkan karena sebenarnya ada banyak potensi menarik yang bisa dikembangkan dari karakter-karakter tersebut, apalagi mengingat betapa banyaknya karakter familiar yang dimiliki franchise Street Fighter.
Kesimpulan

Menariknya, Street Fighter juga punya post-credit scene yang memberikan petunjuk soal kemungkinan hadirnya sekuel. Artinya, masih ada ruang buat franchise ini melanjutkan ceritanya di layar lebar. Tentu bakal menarik melihat bagaimana mereka mengembangkan film berikutnya, terutama kalau beberapa kekurangan dari sisi cerita dan penggunaan karakter bisa diperbaiki.
Secara keseluruhan, menurut kami Street Fighter paling cocok dinikmati sebagai popcorn movie yang penuh komedi absurd dan aksi berlebihan, bukan sebagai film action dengan cerita yang benar-benar solid. Storytelling yang kurang konsisten dan beberapa karakter pendukung yang kurang dimanfaatkan mungkin bakal mengecewakan penonton yang mengharapkan cerita lebih rapi.
Namun, kalau tujuan utamanya cuma ingin menikmati komedi konyol, pertarungan brutal, dan segudang referensi Street Fighter, film ini tetap punya banyak hal seru yang bisa dinikmati, terutama buat penggemar gamenya.
Street Fighter Movie sudah resmi tayang di Indonesia mulai 14 October.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post