Genre survival crafting memang sudah dipenuhi banyak judul dengan konsep yang mirip. Mulai dari mengumpulkan resource, membangun markas, bertahan hidup, hingga menjelajahi dunia yang luas. Witchspire mencoba masuk ke persaingan tersebut dengan pendekatan yang sedikit berbeda. Alih-alih mengandalkan ukuran dunia atau jumlah konten yang masif, game ini justru mengandalkan pesona dunia sihir dan identitas visual yang benar-benar kuat.
Di Witchspire, pemain berperan sebagai seorang penyihir yang terjebak di dunia magis yang tampilannya benar-benar seperti keluar dari halaman buku cerita bergambar. Sejak pertama kali memulai petualangan, dunia yang disajikan langsung memberikan kesan unik. Hampir semua elemen visual membawa nuansa dongeng, dan identitas tersebut berhasil dipertahankan di hampir seluruh sistem gameplay yang ada.
Survival Crafting yang Dibuat Lebih Praktis Berkat Sihir

Gameplay Witchspire masih mengikuti formula survival crafting yang sudah cukup familiar. Pemain akan menebang pohon, menambang batu, mengumpulkan berbagai resource, hingga membuat perlengkapan baru untuk terus berkembang.
Bedanya, hampir seluruh aktivitas tersebut dibantu oleh sihir. Berbagai alat dan tongkat sihir membuat proses mengumpulkan resource terasa jauh lebih praktis dibanding game sejenis. Seiring perkembangan karakter, beberapa peningkatan bahkan memungkinkan pemain menumbangkan satu pohon hanya dengan satu gerakan, tanpa harus memukulnya berkali-kali.

Pendekatan yang benar-benar mengutamakan sihir ini terasa hampir di semua aspek permainan. Mulai dari mengumpulkan resource, bertani, sampai menjelajahi dunia, semuanya selalu melibatkan kekuatan sihir. Hasilnya, fantasi menjadi seorang penyihir benar-benar terasa menyatu dengan gameplay, bukan sekadar menjadi tema visual semata.
Di awal permainan, pemain juga bisa memilih berbagai kelas penyihir yang tersedia. Masing-masing memiliki senjata awal, tema, serta gaya bermain yang berbeda. Ada kelas yang lebih berfokus pada Spellblade, sementara yang lain mengandalkan tongkat sihir sebagai senjata utama. Pilihan ini memberikan sedikit kebebasan bagi pemain untuk menentukan pendekatan bertarung sebelum nantinya membuka lebih banyak kemampuan.
Sistem Building yang Bebas dan Sangat Menyenangkan

Salah satu fitur yang paling menonjol di Witchspire adalah sistem pembangunan markasnya. Saat membangun, pemain dapat melayang di udara ketika menempatkan berbagai objek. Fitur sederhana ini ternyata membuat proses pembangunan terasa jauh lebih nyaman. Tidak perlu lagi membuat tangga tanah sementara atau perancah hanya untuk menjangkau bagian bangunan yang lebih tinggi.
Dinding, atap, hingga berbagai dekorasi dapat ditempatkan secara bebas di udara sehingga proses membangun terasa mengalir dan minim hambatan. Namun kebebasan tersebut juga memiliki konsekuensi. Karena objek bisa ditempatkan hampir di mana saja, pemain dapat secara tidak sengaja meletakkan sebuah benda di posisi yang ternyata tidak bisa dijangkau lagi. Akibatnya, objek tersebut tetap berada di sana tetapi sudah tidak bisa diakses ataupun dipindahkan dengan mudah.
Menjelajah Dunia Makin Seru Saat Sapu Terbang Terbuka

Eksplorasi menjadi salah satu bagian yang paling menyenangkan, terutama ketika sapu terbang akhirnya berhasil didapatkan. Kemampuan untuk terbang benar-benar mengubah cara menjelajahi dunia. Area yang sebelumnya terasa sangat jauh mendadak menjadi mudah dijangkau. Berpindah tempat pun terasa jauh lebih seru dibanding harus berjalan kaki terus-menerus.
Selain itu, Witchspire juga menyediakan cukup banyak opsi kustomisasi bagi pemain yang ingin membuat karakter maupun tempat tinggalnya terasa lebih personal.
Sistem Luminary Membuat Progress Selalu Terasa Jelas

Perkembangan karakter di Witchspire diatur melalui sistem bernama Luminary. Sistem ini bekerja layaknya sebuah pohon kemampuan berukuran besar yang menjadi pusat hampir seluruh perkembangan karakter. Tidak hanya berupa jalur peningkatan yang lurus, Luminary memiliki banyak cabang yang memungkinkan pemain membuka berbagai fasilitas baru untuk dibangun, tongkat sihir baru, senjata baru, hingga peningkatan statistik pasif seperti tambahan damage.
Di dalamnya juga tersedia peningkatan kemampuan bergerak, misalnya membuka kemampuan lompat berkali-kali yang membuat navigasi menjadi jauh lebih fleksibel ketika menghadapi medan yang sulit. Bahkan untuk ukuran Early Access, hampir setiap sesi permainan selalu memberikan tujuan baru untuk dikejar. Entah itu mendapatkan alat yang lebih baik, membuka mantra baru, atau memperoleh pilihan crafting tambahan.
Pertarungan dan Familiars Jadi Daya Tarik Utama

Sistem pertarungan di Witchspire sebenarnya cukup fungsional, tetapi daya tarik utamanya justru datang dari mekanik familiars. Alih-alih menggunakan dodge roll seperti kebanyakan game survival lainnya, karakter akan melakukan blink ke arah yang sedang dihadapi untuk menghindari serangan musuh. Mekanik ini terasa cukup sesuai dengan tema sihir dan memberikan nuansa yang sedikit berbeda selama pertarungan berlangsung.
Musuh yang berhasil dikalahkan juga bisa direkrut menjadi familiars, mengingatkan pada konsep seperti Pokemon maupun Palworld. Namun sistem penangkapannya memiliki mekanisme yang berbeda. Setelah seekor makhluk dikalahkan, sebuah orb akan tertinggal di lokasi tempat makhluk tersebut tumbang. Pemain kemudian dapat berinteraksi dengan orb tersebut untuk mencoba menangkapnya.

Pemain juga dapat membuat atau menemukan berbagai Essence yang meningkatkan peluang orb bertahan lebih lama sebelum menghilang. Semakin lama orb tersebut bertahan, semakin besar pula peluang berhasil menangkap makhluk tersebut. Sistem ini menambahkan sedikit unsur persiapan dan pengelolaan resource dalam proses menangkap familiars, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada keberuntungan di saat itu juga.
Desain para makhluk yang tersedia juga cukup menarik. Masing-masing memiliki tampilan dan kepribadian yang sesuai dengan nuansa dunia dongeng yang diusung Witchspire, sehingga tidak terasa seperti sekadar meniru desain monster dari game lain. Saat ini tersedia sekitar 30 familiars yang bisa dikoleksi. Jumlah tersebut sudah cukup baik sebagai awal untuk versi Early Access, meski pemain yang mengharapkan koleksi monster dalam jumlah besar kemungkinan masih akan merasa kurang.
Masih Banyak Kekurangan yang Terasa Sebagai Game Early Access

Karena masih berstatus Early Access, tentu masih ada cukup banyak kekurangan yang cukup terasa selama bermain. Pertarungan jarak dekat menggunakan Spellblade masih terasa cukup kaku dan lambat. Selain itu, akurasi reticle juga belum bekerja dengan baik karena mantra Spellblade ditembakkan berdasarkan arah pandangan karakter, bukan ke arah reticle yang sebenarnya. Hal ini cukup membingungkan, terutama di awal permainan.
Bug juga masih cukup sering muncul, terutama setelah karakter melakukan respawn. Dalam beberapa kondisi, satu-satunya solusi adalah menggunakan perintah unstuck atau bahkan me-restart permainan sepenuhnya. Pengalaman seperti ini memang cukup mengganggu, meski masih bisa dimaklumi mengingat statusnya yang masih Early Access.
Ukuran dunia yang besar sebenarnya cukup mengesankan. Sayangnya, tingkat kemunculan makhluk di dunia masih terasa rendah sehingga eksplorasi terkadang justru terasa sepi. Ada cukup banyak momen ketika pemain berjalan cukup jauh tanpa benar-benar menemukan sesuatu yang menarik.

Sistem crafting juga masih memiliki beberapa hambatan. Menu crafting beserta bantuan AI yang terhubung dengannya terasa kurang nyaman digunakan, sehingga proses yang seharusnya sederhana justru menjadi terasa lebih rumit dari yang seharusnya. Pilihan furnitur dan dekorasi yang tersedia saat ini juga masih cukup terbatas. Pemain yang senang mendekorasi rumah kemungkinan akan merasa opsi yang tersedia masih kurang banyak.
Navigasi juga menjadi salah satu kekurangan lain. Saat ini belum ada fitur untuk menempatkan penanda atau marker buatan sendiri di peta. Akibatnya, pemain cukup mudah kehilangan arah ketika menjelajah. Ditambah lagi tidak adanya sistem penanda quest membuat pemain terkadang lupa harus menuju ke mana untuk melanjutkan progres.
Kesimpulan
Witchspire sudah memiliki identitas yang sangat jelas dan penuh karakter. Variasi kelas penyihir, sistem pembangunan yang nyaman, eksplorasi menggunakan sapu terbang, hingga mekanik menangkap familiars berhasil memberikan pengalaman yang berbeda dibanding banyak game survival crafting lainnya.
Meski begitu, status Early Access masih sangat terasa. Mulai dari sistem pertarungan yang masih memiliki beberapa masalah, kebebasan membangun yang terkadang justru menimbulkan kesalahan penempatan objek, berbagai bug yang masih sering muncul, hingga dunia yang kadang terasa terlalu sepi untuk ukurannya.
Bagi pemain yang memang menyukai game survival crafting dan tidak keberatan menghadapi berbagai kekurangan khas Early Access, Witchspire sudah menawarkan pengalaman yang cukup menarik sekaligus menjanjikan. Fondasi yang dimilikinya sudah sangat kuat, tinggal menunggu bagaimana pengembang terus menambah konten dan memperbaiki berbagai masalah seiring proses pengembangannya.
Kamu bisa beli dan memainkan Witchspire di PC melalui Steam.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
The Review
Witchspire
PROS
- Dunia bergaya buku dongeng yang cantik dan punya identitas kuat.
- Terbang menggunakan sapu membuat eksplorasi jadi cepat dan sangat menyenangkan.
- Pilihan kelas penyihir cukup beragam dengan senjata awal serta gaya bermain yang berbeda-beda.
- Sistem progression dan pohon skill terasa memuaskan untuk terus dikembangkan.
- Sistem menangkap familiar terasa unik berkat mekanik orb dan Essence yang bisa dibuat atau ditemukan.
CONS
- Pertarungan masih terasa kaku dan lambat, ditambah akurasi reticle yang kurang presisi terutama saat menggunakan Spellblade.
- Bug masih cukup sering muncul, terutama setelah karakter melakukan respawn.
- Meski dunianya luas dan eksplorasinya menyenangkan, beberapa area masih terasa cukup sepi.
- Menu crafting dan antarmuka terkadang kurang nyaman digunakan.
- Kebebasan saat membangun bisa membuat objek terpasang di lokasi yang sulit atau bahkan tidak bisa dijangkau lagi.












Discussion about this post