Sony Interactive Entertainment kabarnya telah resmi menutup Dark Outlaw Games, studio yang baru dibentuk pada Maret 2025 dan dipimpin oleh Jason Blundell selaku mantan veteran Call of Duty. Informasi ini pertama kali muncul dari user ResetEra bernama J-Soul, dan kemudian dikonfirmasi oleh Jason Schreier selaku jurnalis ternama dari Bloomberg. Saat ditutup, studio tersebut dilaporkan masih berada pada tahap sangat awal dalam pengembangan proyek pertamanya, dan jumlah karyawan yang terdampak belum diungkap.
Penutupan ini bukan pertama kalinya studio yang terkait dengan Blundell mengalami nasib serupa di bawah PlayStation. Sebelumnya dia sempat ikut mendirikan Deviation Games, studio independen yang juga bekerja sama dengan Sony untuk mengembangkan IP baru. Blundell meninggalkan Deviation pada September 2022, sebelum akhirnya studio tersebut ditutup pada Maret 2024.
More layoffs today: PlayStation is closing Dark Outlaw Games, a studio formed last year by former Call of Duty lead Jason Blundell (his previous PlayStation studio, Deviation, was shut down in 2024).
PlayStation is also making other cuts including in mobile development. Around 50 people laid off.
— Jason Schreier (@jasonschreier.bsky.social) Mar 25, 2026 at 1:10 AM
Menariknya lagi, pada Desember 2023 lalu terungkap kalau Blundell telah mulai bekerja langsung untuk Sony Interactive Entertainment. Hal ini kemudian berujung pada pembentukan Dark Outlaw Games, yang kini justru berakhir dalam waktu satu tahuin sejak didirikan.
Selain menutup studio, Sony juga melakukan pemangkasan di divisi lain, khususnya sektor game mobile. Menurut laporan yang ada, sekitar 50 karyawan terdampak karena langkah ini. Meski begitu, Sony disebut masih akan melanjutkan dukungan untuk proyek mobile yang sudah diumumkan sebelumnya, seperti MLB The Show Mobile dan Ratchet & Clank: Ranger Rumble, meskipun ada indikasi perusahaan mereka mulai mengurangi fokus pada pasar tersebut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post