gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

SteamOS dan Kenapa Eksistensinya Jadi Aset Berharga Valve

Rafif by Rafif
July 16, 2025 - Updated on July 17, 2025
in Artikel
0
SteamOS dan Kenapa Eksistensinya Jadi Aset Berharga Valve

Valve coba lepas dari kekangan Microsoft Windows karena, sebagai perusahaan gede, bergantung ke perusahaan gede lainnya gak bakal bener

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Valve lewat platform SteamOS berusaha lepas dari kekangan Microsoft Windows karena sebagai perusahaan gede, bergantung ke perusahaan gede lainnya dirasa gak bakal bener.

Microsoft udah bertahun-tahun jadi yang paling dominan soal gaming komputer lewat OSnya, Windows, karena beberapa hal. Salah satunya adalah kebanyakan game dikembangin spesifik buat Windows, even 95% pengguna Steam pake Windows. Selain itu, kebanyakan hardware udah kebiasa teroptimisasi buat Windows.

Nvidia pun panduan instalasi atau kebanyakan problem udah asumsi utamanya pengguna pakai Windows dan punya bagian Linux sendiri dan hal ini nunjukin kalau Nvidia otomatis ngasih performa bagus yang stabil ke OS Windows. Windows juga ada fitur gamingnya sendiri kayak contoh yang paling jelas yaitu Game Mode yang didukung sama developer-developer game. Semua ini ngebuat Windows jadi ekosistem mandiri yang mencakup serba ada dan mampu buat siapa aja, termasuk Steam.

Credit: blog.windows.com

Valve sebagai pembuat market distribusi game terbesar Steam, mau bebas dari iketan Microsoft yang udah terlalu nyaman ngedominasi market. Mereka mau independen dari kekangan Windows, soalnya Microsoft bisa aja kapan-kapan narik tuasnya dan boom keberlangsungan Valve bakal kelar. Makanya Valve kembangin SteamOS, ini biar masa depan gaming PC gak lagi bergantung ke Windows, tapi ngandelin ke Linux yang lebih terbuka dan fleksibel. Kenapa? karena Linux itu sifatnya open-source, yang artinya bebas diakses, dimodifikasi, dan disebar siapa aja. Dari sini, bisa diadopsi sama orang-orang dengan cepet, terutama developer yang bisa semaunya pakai dan ngemodif SteamOS.

Hal ini ngebantu Valve ngebangun ekosistem di platform mereka tanpa harus capek-capek ngerjain sendiri. Terus nyambung ke gimana developer ngembangin dan ngejaga ekosistem ini. Jadinya simbiosis mutualisme. Selanjutnya, Valve pakai praktik cost-sharing. Valve nggak ngerjain semuanya sendirian. Tools kayak Proton dikembangin bareng komunitas developer di seluruh dunia, biar game Windows bisa lancar jalan di Linux. Pembuat hardware dan developer game juga ikutan bantu, mastiin SteamOS bisa jalan mulus dan siap pakai buat game-game di masa depan. Karena kerja bareng kayak gini, Valve jadi hemat waktu dan biaya, tapi tetap bisa ngembangin platform yang emang dibuat buat gamer, oleh gamer juga.

SteamOS bukan proyek iseng, tapi senjata utama Valve. Valve sengaja invest banyak ke OS yang basisnya Linux karena ini dirancang khusus buat gaming supaya OSnya gak itu-itu aja. Dengan cara ini, Valve bisa lepas dari ketergantungan pada Microsoft, yang juga makin serius terjun ke dunia gaming lewat Xbox Game Pass dan Windows Store.

Cara yang sama juga dipakai sama perusahaan gede kayak:

  • Google yang ngasih Android gratis ke produsen smartphone, jadi bisa ngontrol layanan mobile dan iklan.
  • Amazon bikin server jadi standar industri, biar layanan cloud mereka (AWS) bisa jadi pilihan utama.
  • Apple ngunci pengguna lewat ekosistem iOS, dari hardware, aplikasi, sampai layanannya.

Valve buat langkah kayak ginian bukan tanpa bukti, lewat Steam Deck yang pakai SteamOS mereka terbukti lancar, ringan, dan gak kalah saing. Mereka gak koar-koar pengen buat perubahan gede, tapi pelan-pelan buat gebrakan penting.

Credit: Steamdeck.com

Valve dapet banyak manfaat dari SteamOS ini, yaitu kontrol penuh ke fiturnya dan user experience, keuntungan yang lebih tingginya juga adalah tanpa harus bergantung pada sistem lain, dan punya ekosistem yang lebih deket dari hardware, software, dan toko game mereka sendiri. Tapi di balik itu ada tantangan yang besar juga. Gak gampang buat yakinin developer untuk bikin game yang native Linux. Meski Proton udah cukup ngebantu buat mainin game Windows di Linux, kadang performanya gak stabil. SteamOS kudu kerasa mulus dan cihuy, kalau gak, impian Valve buat independen bakal kandas.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: OpiniPCSteam DeckValve
ShareTweetShare
Previous Post

Trilogi Hyperdimension Neptunia Re;Birth Akan Rilis Global di PS4

Next Post

Atlus Sound Team Jadi Artist Jepang Terpopuler Kedua di Spotify Internasional

Related Posts

Suikoden: The Anime akhirnya sudah resmi tayang mulai weekend kemarin yang hadir sebagai adaptasi anime untuk game JRPG ikonik Suikoden II
Artikel

Anime Suikoden II Sudah Tayang dengan Rating Sementara yang Relatif Mixed

October 5, 2026
Rangkuman wawancara kami dengan Martín Mittner dari Total Mayhem Games yang membahas tuntas soal game co-op puzzle We Were Here Tomorrow
Artikel

[TGS 2026] Wawancara We Were Here Tomorrow dengan Martín Mittner – Mengamati Beragam Aspek Game Puzzle Sci-Fi yang Keren!

September 24, 2026
[TGS 2026] Nyobain Persona 4 Revival – Kembali Dibuat Terpukau dengan Jatah Main yang Lebih Lama!
Artikel

[TGS 2026] Nyobain Persona 4 Revival – Kembali Dibuat Terpukau dengan Jatah Main yang Lebih Lama!

September 18, 2026
Game mobile populer Pokémon TCG Pocket akhirnya resmi mendapat dukungan bahasa Indonesia secara penuh
Artikel

Pokémon TCG Pocket Dapat Dukungan Bahasa Indonesia dan Kartu Pikachu Edisi Kemeja Batik!

September 14, 2026
Simak review kami untuk The Blood of Dawnwalker yang berhasil tampil menonjol sebagai pendatang baru ke genre open-world RPG
Artikel

Review The Blood of Dawnwalker – RPG yang Selalu Membuatmu Berpacu dengan Waktu!

Rangkuman dari sesi panel khusus Pokémon Pokopia bersama pihak developer di ajang PokémonXP 2026
Artikel

Diskusi Menarik Mengenai Pokémon Pokopia dan Temanya di Ajang PokémonXP 2026!

August 29, 2026
Next Post
Spotify mengungkap ranking untuk artist Jepang terpopuler di platformnya yang juga ditempati Atlus Sound Team pada posisi kedua

Atlus Sound Team Jadi Artist Jepang Terpopuler Kedua di Spotify Internasional

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini

Game Kartu ‘Digimon Alysion’ Akan Segera Buka Akses Pra-Registrasi Dalam Waktu Dekat!

by Fadhil
October 16, 2026
0

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini.

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile

Game Simulasi Idle ‘Gundam Blitz Order’ Resmi Diumumkan Untuk Android dan iOS

by Fadhil
October 15, 2026
0

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile.

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8 Desember mendatang

Game Petualangan Cyberpunk REPLACED Akan Rilis di Android Akhir Tahun Ini!

by Fadhil
October 14, 2026
0

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8...

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027

Azur Promilia Umumkan Open Beta Untuk Versi Inggris di Musim Panas 2027

by Fadhil
October 14, 2026
0

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027.

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Tembus 700 Ribu Pemain yang Ikut Unlock Beragam Reward Menarik

by Fadhil
October 13, 2026
0

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd