Industri anime Jepang lagi ngalamin situasi yang bisa dibilang agak ironis. Di satu sisi, duit yang muter makin besar dan 2024 jadi tahun dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah, sekitar USD 2,45 miliar alias naik 4% dari tahun sebelumnya. Tapi di sisi lain, ternyata 60% studio yang benar-benar bikin anime justru keteteran soal profit, banyak yang labanya turun bahkan sampai rugi. Jadi walaupun kelihatan “wow” dari luar, kondisinya nggak seindah itu buat studio di dalamnya.
Kalau ditarik ke data lebih rinci, rata-rata pendapatan per studio di 2023 tembus USD 8,35 Juta atau sekitar 135 Miliar Rupiah. Angka ini terus naik dari 2021 sampai sekarang dan jadi yang tertinggi sejak tahun 2000. Dari semua perusahaan, 37,2% bisa ngerasain kenaikan revenue, 41,8% stagnan, dan 20,9% malah turun. Jadi secara total ada tren positif, tapi nggak semua bisa kecipratan manisnya.
Studio besar yang pegang kendali produksi utama juga ngalamin hal sama. Revenue mereka ikutan naik, tapi profit nggak ngikut. Hanya 40% yang masih bisa cuan, sementara sisanya ada yang turun profit (25,5%) dan ada juga yang malah boncos (34,5%). Jadi walaupun orderan rame, kerja kerasnya belum tentu bikin mereka untung.

Masalah utamanya ada di kekurangan tenaga animator. Permintaan anime dari seluruh dunia makin tinggi, project makin banyak, tapi jumlah orang yang bisa ngerjain nggak cukup. Akhirnya studio harus memperpanjang waktu produksi melebihi rencana awal, biaya pun jadi membengkak. Hasilnya, margin keuntungan yang harusnya bisa dinikmati jadi terkikis habis.
Prediksi ke depan, pasar anime Jepang masih bakal terus naik dan mungkin pecahin rekor baru lagi. Tapi kalau masalah SDM dan biaya produksi nggak dibenerin, industri ini bakal terus ada di fase “profitless boom” alias tumbuh gede tapi nggak ada untungnya buat studio. Situasi yang bikin miris, apalagi mengingat merekalah yang sebenarnya jadi tulang punggung anime yang kita tonton tiap hari.
Sumber: Otaku Soken
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post