gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

“Tidak Ada yang Aman di Platform Ini”, Beberapa Developer Soroti Minimnya Moderasi Valve di Steam

Taufik by Taufik
February 18, 2026
in Berita, PC
0
Review pengguna di Valve lewat Steam memang sudah lama dikenal campur aduk. Ada yang benar, tapi tidak sedikit juga yang asal tulis.

Review pengguna di Valve lewat Steam memang sudah lama dikenal campur aduk. Ada yang benar, tapi tidak sedikit juga yang asal tulis.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Review pengguna di Valve lewat Steam memang sudah lama dikenal campur aduk. Ada yang benar-benar informatif dan detail, tapi tidak sedikit juga yang emosional, asal tulis, atau bagian dari aksi review bombing. Namun laporan terbaru dari The Guardian mengangkat sisi lain yang lebih serius: maraknya ujaran kebencian, pelecehan, dan bigotry di forum serta kolom review Steam yang dinilai dibiarkan begitu saja.

Sejumlah developer dan kreator konten menyebut Valve terkesan enggan bertindak, bahkan ketika review tersebut jelas melanggar pedoman konten mereka sendiri. Dalam panduan resmi Steam, penghinaan, pelecehan, diskriminasi, dan tuduhan publik terhadap individu sebenarnya dilarang. Tapi di praktiknya, banyak laporan yang disebut tidak ditindaklanjuti dengan tegas.

please help me report these Steam reviews (that ridicule my SA) made to my games. steam moderators cleared them as acceptable (so i can’t flag them) but i don’t think calling me a slur & bringing up my r*pist is acceptable.

steamcommunity.com/profiles/765…

steamcommunity.com/id/Luceres/r…

[image or embed]

— Nathalie Lawhead (@alienmelon.bsky.social) January 2, 2026 at 5:38 PM

Salah satu contoh datang dari desainer game Nathalie Lawhead. Ia mengaku kesulitan menghapus review yang mengandung komentar antisemit sekaligus mengejek tuduhan kekerasan seksual yang pernah ia sampaikan. Meski sudah dilaporkan, moderator Steam sempat menyatakan review tersebut tidak melanggar aturan. Karena review yang sudah “dibersihkan” tidak bisa dilaporkan ulang kecuali diedit oleh penulisnya, Lawhead akhirnya harus menghubungi kenalan langsung di Valve untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Valve disebut merespons bahwa mereka tidak dalam posisi untuk memverifikasi kebenaran pernyataan dalam review, dan tidak memoderasi berdasarkan akurasi demi menghindari tuduhan sensor. Bagi Lawhead, respons itu terasa “menghancurkan”. Ia merasa seolah harus membuktikan pengalaman pribadinya agar bisa terlindungi dari pelecehan. Menurutnya, proses moderasi seperti ini jelas bermasalah.

Kasus lain juga menimpa developer game Coven, sebuah FPS bergaya retro. Review negatif yang muncul disebut bukan membahas kualitas game, melainkan menyerang sikap pribadi developernya terkait isu politik. Bahkan ada kurator Steam yang merekomendasikan atau tidak merekomendasikan game berdasarkan sikap developer terhadap peristiwa tertentu, bukan isi gamenya. Developer lain seperti Émi Lefèvre dari Caravan SandWitch juga mengaku gamenya diserang review bernada homofobik.

Beberapa developer yang mencoba melaporkan komentar transfobik bahkan mendapat jawaban agar fokus mengembangkan game dan membiarkan sistem voting komunitas menentukan review mana yang dianggap relevan. Banyak yang menilai pendekatan ini justru membuat forum dan review Steam jadi arena “perang budaya” yang tidak aman, terutama bagi kelompok marjinal. Dengan posisi Steam sebagai platform distribusi PC terbesar, developer sering merasa tidak punya pilihan selain bertahan di sana, meski harus menghadapi risiko pelecehan yang berulang.

Sumber: WCCFTech

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: SteamValve
ShareTweetShare
Previous Post

Mewgenics Salip Rekor Pemain Bersamaan Terbanyak Hades II di Steam

Next Post

Digimon Story Time Stranger Siapkan DLC ‘Additional Digimon & Episode Pack 3: Anti-ParadoX’

Related Posts

Kazuma Kaneko saat ini tengah menyiapkan proyek game barunya yang dipastikan tidak lagi bergantung pada AI terutama dari sisi mekaniknya
Berita

Game Baru Kazuma Kaneko Dikonfirmasi Tidak Lagi Gunakan Gen AI

July 22, 2026
NVIDIA membagikan lebih banyak detail soal DLSS 5 setelah fitur ini sempat jadi perbincangan sejak pertama kali diperkenalkan.
Berita

NVIDIA Pamer Kontrol DLSS 5 untuk Developer, Tegaskan AI Tetap Jaga Visi Artistik

July 22, 2026
Simak impresi awal kami setelah menjajal versi demo Persona 4 Revival di markas utama SEGA
Konsol

Nyobain Persona 4 Revival – Upgrade Murni di Hampir Segala Sisi!

July 22, 2026
Rangkuman wawancara terbaru kami dengan Yokoyama Masayoshi dari RGG Studio yang membahas lebih dalam soal STRANGER THAN HEAVEN
Konsol

Wawancara STRANGER THAN HEAVEN – Intip Lebih Dalam Apa yang Paling Membedakannya dari Seri Yakuza!

July 22, 2026
Stranger Than Heaven jadi salah satu game yang paling menarik perhatian dari Ryu Ga Gotoku Studio. Simak impresi hands on kami!
Konsol

Nyobain Stranger Than Heaven – Pertarungan Brutal Jadi Daya Tarik Utama

July 22, 2026
Perusahaan Sankei Digital dari Jepang baru saja mengumumkan kerjasama mereka dengan agensi Eliphant yang berbasis di Singapura
Berita

Sankei Digital Umumkan Kerjasama Strategis dengan Agensi Spesialis Gaming Eliphant

July 22, 2026
Next Post
Bandai Namco akan merilis DLC Additional Digimon & Episode Pack 3 untuk Digimon Story Time Stranger pada Maret 2026 mendatang

Digimon Story Time Stranger Siapkan DLC 'Additional Digimon & Episode Pack 3: Anti-ParadoX'

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd