CEO Epic Games Tim Sweeney kembali membahas visinya soal ekosistem game yang lebih terbuka saat menghadiri Unreal Fest di Chicago. Dalam presentasinya, ia mengajak berbagai perusahaan untuk membentuk apa yang ia sebut sebagai “Team Open”. Menariknya, ajakan tersebut juga ditujukan kepada Valve sebagai pemilik Steam.
Dalam wawancara bersama PC Gamer, Sweeney mengatakan ia akan dengan senang hati melihat Valve bergabung dalam ekosistem game yang lebih terbuka dan saling terhubung. Ketika ditanya mengapa Steam perlu melakukan hal tersebut padahal posisinya di pasar PC sudah sangat kuat, Sweeney menjelaskan bahwa menurutnya Valve justru melewatkan banyak peluang besar.

Menurut Sweeney, Steam saat ini tidak memiliki beberapa game terbesar di industri seperti Fortnite, game-game dari Riot Games, hingga Genshin Impact. Ia menilai absennya judul-judul tersebut membuat Steam kehilangan potensi pendapatan yang nilainya bisa mencapai miliaran dolar, meski platform tersebut tetap menjadi toko game PC paling populer saat ini.
Sweeney juga menyoroti pendekatan yang menurutnya lebih terbuka dari Epic Games dan Microsoft. Ia mencontohkan Microsoft Store yang hanya mengambil potongan 12% dari penjualan developer. Ia juga menyebut Google kini mulai menawarkan kesepakatan yang lebih menarik untuk para developer dan sedang menyiapkan berbagai perubahan baru ke depannya.

Lebih lanjut, Sweeney membayangkan bagaimana jika Steam hadir di lebih banyak platform, seperti iPhone dan Android, serta membawa lebih banyak game ke dalam ekosistemnya. Menurutnya, langkah seperti itu bisa membuka peluang yang jauh lebih besar dibanding hanya berfokus pada pasar PC seperti sekarang.
Meski begitu, kemungkinan hal tersebut terjadi masih terbilang kecil. Valve selama ini tidak banyak mengubah strateginya di ekosistem PC, selain merilis perangkat keras seperti Steam Controller, Steam Machine, dan Steam Frame yang akan datang. Selain itu, filosofi Valve dan Epic Games juga masih cukup berbeda. Belum lama ini, Sweeney bahkan mengkritik Valve dengan menyebut kebijakan Steam yang mewajibkan developer mengungkap penggunaan AI generatif dalam pengembangan game sebagai langkah yang tidak bertanggung jawab.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post