Ubisoft ternyata makin serius masuk ke dunia AI generatif. Dalam laporan keuangan tahun fiskal 2025-2026 mereka, publisher asal Prancis itu mengaku cukup puas dengan kondisi perusahaan saat ini, apalagi setelah mendapat suntikan dana besar dari Tencent senilai 1,16 miliar Euro atau sekitar 23 Triliun Rupiah yang jelas membantu kondisi finansial mereka terlihat jauh lebih aman.
Di balik kabar tersebut, ada satu hal yang kemungkinan bakal bikin sebagian gamer kurang suka. Ubisoft mengonfirmasi kalau mereka sekarang memperbesar investasi untuk teknologi AI generatif, terutama lewat proyek bernama Teammates yang sebelumnya pertama kali diperlihatkan pada November lalu.

Dalam laporan resminya, Ubisoft mengatakan mereka ingin memakai AI untuk memperkaya pengalaman bermain sekaligus membantu proses development game modern yang makin kompleks. Mereka menyebut AI nantinya bisa dipakai untuk membuat bot QC yang lebih pintar, NPC yang lebih responsif, sampai dunia game yang bisa bereaksi secara dinamis terhadap perilaku pemain secara real-time.
Ubisoft juga menjelaskan kalau Teammates dibangun memakai pengalaman puluhan tahun mereka dalam membuat game open-world besar, sistem AI, dan riset machine learning. Jadi proyek ini bukan cuma eksperimen kecil biasa. Mereka benar-benar mencoba membuat pengalaman bermain yang lebih interaktif lewat AI generatif.

Saat pertama kali diperlihatkan tahun 2025 lalu, Teammates menampilkan game bergaya FPS dengan NPC berbasis AI yang bisa merespons pemain secara langsung. Salah satu contohnya adalah karakter AI bernama Sofia yang bisa bereaksi berbeda tergantung apa yang dikatakan pemain. Narrative Director Teammates, Virginie Mosser, bahkan mengatakan mereka ingin pemain merasa benar-benar membentuk cerita sendiri, bukan sekadar mengikuti alur yang sudah ditentukan.
Konsep dunia game yang bisa merespons input pemain secara bebas sebenarnya sudah cukup sering muncul di mod atau eksperimen AI lain, tapi Ubisoft merasa teknologi seperti ini belum benar-benar dieksplor penuh di game AAA. Walau begitu, langkah Ubisoft ini juga pasti bakal memancing debat baru di kalangan gamer, apalagi belakangan penggunaan AI generatif di industri game memang sering mendapat reaksi campur aduk dari komunitas.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post