Mastercard dan Valve terlibat silang pendapat terkait penghapusan beberapa game dewasa dari Steam. Valve mengklaim kebijakan Mastercard jadi alasan utama di balik pemblokiran, namun Mastercard justru menyangkal keterlibatan langsung.
Beberapa game dewasa dilaporkan ditarik dari Steam karena tekanan dari penyedia layanan pembayaran, dan Mastercard disebut sebagai salah satu pemicunya. Valve menyatakan bahwa penarikan game ini terjadi karena aturan Mastercard yang melarang konten yang dapat merusak reputasi merek mereka. Namun, Mastercard menanggapi dengan menyatakan bahwa mereka tidak secara langsung meminta penghapusan game, melainkan hanya memberikan pedoman umum terkait konten yang diterima.
https://t.co/ORNC1ZIyck pic.twitter.com/T4B9cVUuLY
— Mastercard News (@MastercardNews) August 1, 2025
Valve menyatakan bahwa meski Mastercard tak secara langsung meminta penghapusan, mitra pembayaran mereka mengutip aturan Mastercard sebagai dasar tindakan tersebut. Karena itu, Valve mengambil langkah pencegahan dengan menarik sejumlah game agar tetap sesuai dengan ketentuan pihak pemroses pembayaran.
Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan developer game dewasa, terutama mereka yang mengandalkan Steam sebagai platform utama. Banyak yang menilai aturan tersebut kurang jelas dan berpotensi mengancam industri game dengan konten eksplisit yang legal.

Valve menyatakan bahwa mereka sedang meninjau kembali kebijakan konten dan menjalin diskusi dengan berbagai pihak terkait. Sementara itu, developer diminta lebih berhati-hati dengan isi game mereka agar tidak terdampak oleh kebijakan yang sebagian besar berada di luar kendali mereka.
Sumber: Kotaku
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post