Virtuos, studio game yang dikenal lewat proyek Oblivion Remastered dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater, baru-baru ini memecat sekitar 300 karyawan secara global.
Melalui pernyataan resminya, langkah ini diambil karena mereka mau restrukturisasi internal, Langkah ini diambil karena permintaan dari klien mulai berubah, dan sekarang studio lebih fokus ke hal-hal yang dianggap lebih bernilai seperti co-development bernilai tinggi, termasuk full development, advanced art, dan live service. Terus, yang kena dampak paling gede soal ini tuh ada di Asia dan menariknya, tim Oblivion Remastered yang berbasis di Lyon Prancis, gak kena dampak besar dan masih ngelanjutin pengembangan seperti biasa. Tapi, di Lyon sendiri stafnya mogok kerja sebagai bentuk protes gegara perusahaan gak jelas arahnya kemana.

Walaupun Oblivion Remastered sukses besar, developer gak dapet bonus atau insentif royalti. Kebijakan manajemen yang ngebekuin kenaikan gaji dan ngurangin bonus tahunan juga jadi salah satu pemicu ketegangan di internal tim. Selain itu, pengenalan AI generatif serta ngewajibin staf ikut pelatihan AI memperburuk situasi.
Virtuos mengklaim udah nyediain pesangon dan bantuan transisi karir buat mereka yang kena dampak, termasuk peluang relokasi ke kantor-kantor lain. Di tengah PHK ini, Virtuos bilang kalo proyek-proyek besar kayak Metal Gear Solid Delta, Oblivion Remastered, dan Cyberpunk 2077 tetep jalan tanpa hambatan.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id










![Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]](https://cdn.gamerwk.com/2026/09/CounterSide-A-120x86.jpg)


Discussion about this post