gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara Eksklusif Resident Evil Survival Unit dengan Shinji Hashimoto – Tantangan Bawa ke Mobile Tapi Tetap Seru

Taufik by Taufik
August 28, 2025
in Android, Berita, iOS, Mobile Games, Wawancara
0
Di ajang Gamescom 2025, kami dapat kesempatan ngobrol langsung dengan Shinji Hashimoto, sang Executive Producer yang memimpin proyek ini.

Di ajang Gamescom 2025, kami dapat kesempatan ngobrol langsung dengan Shinji Hashimoto, sang Executive Producer yang memimpin proyek ini.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sejak pertama kali rilis tahun 1996, Resident Evil sudah jadi salah satu seri game survival horror paling berpengaruh di dunia. Nah, sekarang Capcom lagi siap bawa Resident Evil ke arah baru lewat Resident Evil Survival Unit, game mobile yang langsung bikin banyak gamer penasaran. Di ajang Gamescom 2025, kami dapat kesempatan ngobrol langsung dengan Shinji Hashimoto, sang Executive Producer yang memimpin proyek ini.

Buat yang mungkin belum kenal, Hashimoto adalah sosok veteran di industri game. Kariernya udah jalan lebih dari empat puluh tahun, dengan pengalaman panjang di Square Enix. Ia pernah terlibat di seri besar seperti Final Fantasy dan Kingdom Hearts, sampai akhirnya sekarang mencoba tantangan baru di mobile.

Menariknya lagi, Hashimoto awalnya mau pensiun. Tapi perjalanannya justru malah membawa dia ke arah proyek baru yang cukup berani: Resident Evil di genggaman tangan. Kira-kira seperti apa ceritanya dan bagaimana dirinya membawa sebuah franchise legenderis ke perangkat mobile. Mari simak artikelnya!

Shinji Hashimoto
Dari Kiri ke Kanan: Shinji Hashimoto, Executive Producer of Resident Evil Survival Unit & Sean Lim, Managing Director of Digital Braves

Dari Pensiun Malah Dapat Proyek Baru

Cerita lahirnya Resident Evil Survival Unit cukup unik. Awalnya Hashimoto sudah bersiap untuk pensiun setelah sekian lama berkecimpung di industri game. Ia bahkan sudah berpamitan ke beberapa kolega. Tapi ketika mampir ke Capcom, justru Ryozo Tsujimoto yang mendorongnya untuk jangan berhenti dulu dan mencoba sesuatu yang baru. Dari situ lahirlah ide untuk membawa Resident Evil ke mobile.

Hashimoto sendiri juga merasa ini jadi kesempatan buat keluar dari “label” yang selama ini melekat. Banyak yang mengingatnya lewat Kingdom Hearts, padahal sebenarnya ia juga pernah terlibat di proyek dengan gaya yang lebih realistis seperti Front Mission atau Final Fantasy. Jadi, menurutnya Resident Evil Survival Unit ini cocok banget buat jadi jalan baru, membuktikan kalau dirinya selalu ingin mencoba hal-hal berbeda.

Shinji Hashimoto

Tantangan Membawa Resident Evil ke Mobile

Berpindah dari konsol dan PC ke mobile jelas bukan hal yang gampang. Tapi Hashimoto melihat mobile sebagai pasar yang luar biasa besar, jadi sayang kalau dilewatkan. Ia ingin menerima tantangan itu dan mencoba menyesuaikan Resident Evil supaya tetap terasa otentik, tapi juga cocok untuk format mobile.

Bersama Capcom, timnya berusaha menjaga supaya game ini tetap masuk dalam dunia Resident Evil, lengkap dengan unsur cerita yang jadi ciri khasnya. Memang tidak semua elemen bisa dibawa persis sama dengan versi konsol, tapi mereka memastikan atmosfer Resident Evil tetap terasa. Apalagi peluncurannya berdekatan dengan game Resident Evil baru di konsol, jadi dua-duanya bisa saling menguatkan.

Horor di Mobile Itu Susah

Kalau ngomongin Resident Evil, pasti langsung kepikiran horor yang bikin merinding. Nah, tantangan paling besar adalah gimana caranya membawa rasa takut itu ke mobile. Hashimoto awalnya ingin game ini tetap menakutkan, tapi setelah dipikir-pikir, faktor utama horor di Resident Evil ada di audio. Sementara mayoritas pemain mobile jarang main pakai headphone. Jadi, kalau pakai pendekatan yang sama, efek horornya bisa hilang.

Setelah diskusi dengan Capcom, ia justru diberi kebebasan untuk mikir di luar kotak. Alih-alih memaksakan horor klasik, Hashimoto memilih jalur baru dengan memberikan sentuhan berbeda. Ia kemudian menggandeng JoyCity, studio yang berpengalaman di game strategi mobile, untuk membantu membangun gameplay. Hasilnya, Resident Evil Survival Unit jadi lebih ke arah strategi, dengan rasa Resident Evil tapi dibungkus gaya main yang lebih pas untuk mobile.

Tidak Lagi Sendirian

Resident Evil selama ini identik dengan pengalaman bertahan hidup sendirian melawan zombie atau monster lain. Nah, versi mobile ini menghadirkan sesuatu yang baru: multiplayer. Pemain memang bisa main solo, tapi seiring berjalan, mereka bisa bikin aliansi dan bersaing dengan kelompok pemain lain.

Fitur sosial ini membuat pengalaman bermain jadi lebih luas. Tidak cuma sekadar melawan musuh, tapi juga bisa berinteraksi dengan komunitas, kerja sama, atau malah bersaing. Hashimoto percaya ini akan membuka cara baru menikmati dunia Resident Evil, di mana keseruan bukan hanya datang dari horornya, tapi juga dari interaksi antar pemain.

Industri Game Jepang Harus Berani Coba Platform Baru

Hashimoto juga menyinggung kondisi industri game Jepang secara keseluruhan. Menurutnya, ekspansi ke platform baru seperti mobile atau PC bukan sekadar ikut tren, tapi memang jadi kebutuhan. Saat ini banyak studio Jepang yang sedang kesulitan, bahkan ada yang harus restrukturisasi. Untuk bisa keluar dari kondisi itu, mereka harus berani mencoba pasar baru.

Ia juga bilang bahwa kesuksesan di platform baru bukan sekadar soal porting game lama. Harus ada pembuktian bahwa developer bisa benar-benar berhasil menciptakan pengalaman yang relevan di platform tersebut. Kalau sudah terbukti, baru bisa muncul proyek-proyek yang lebih besar dan berkualitas. Resident Evil Survival Unit dianggap sebagai salah satu contoh langkah ke arah itu.

Tinggal Tunggu Waktu Rilis

Saat ini Resident Evil Survival Unit masih dalam tahap pra-registrasi, tapi Hashimoto memastikan kalau tim sudah hampir selesai dengan persiapan. Begitu tanggal rilis resmi diumumkan, perilisan global kemungkinan akan langsung menyusul tidak lama kemudian.

Bagi penggemar, game ini jelas bukan sekadar Resident Evil yang dipindahkan ke mobile, tapi benar-benar sesuatu yang baru. Ada elemen strategi, ada fitur sosial, dan tetap membawa nuansa dunia Resident Evil. Hashimoto berharap pemain bisa menemukan jenis keseruan baru yang sebelumnya tidak pernah ada di seri ini.

Shinji Hashimoto
Dari Kiri ke Kanan: Shinji Hashimoto, Executive Producer of Resident Evil Survival Unit & Sean Lim, Managing Director of Digital Braves

Itulah wawancara kami dengan Shinji Hashimoto. Seperti yang bisa diduga, game ini akan dapat diunduh dan dimainkan secara gratis, dengan opsi pembelian di dalam aplikasi bagi pemain yang ingin memperoleh konten tambahan atau mempercepat progress. Untuk perkembangan terupdate dari game ini bisa dipantau langsung lewat website resminya DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Gamescom 2025InterviewResident Evil: Survival UnitShinji HashimotoWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Detail Harga dan Jadwal Pre-Order Bundle Konsol PS5 Edisi Ghost of Yōtei untuk Indonesia

Next Post

Rekor Paling Rame, Roblox Sukses Gaet 47 Juta Pemain Online Bersamaan

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
SEGA/ATLUS akan membuka booth yang megah di Tokyo Game Show 2026 dengan highlight utama pada STRANGER THAN HEAVEN dan Persona 4 Revival
Berita

SEGA/ATLUS Siapkan Booth yang Lebih Megah untuk Tokyo Game Show 2026

September 4, 2026
Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia
Android

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Next Post
Roblox lagi-lagi bikin heboh dunia game dengan pecahin rekor baru yang luar biasa: lebih dari 47 juta pemain online secara bersamaan!

Rekor Paling Rame, Roblox Sukses Gaet 47 Juta Pemain Online Bersamaan

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd