Xbox tampaknya mulai mengubah arah strateginya di bawah kepemimpinan CEO baru, Asha Sharma. Setelah sebelumnya Microsoft cukup agresif mendorong fitur AI lewat Copilot ke berbagai layanan, sekarang Xbox justru memutuskan untuk menghentikan pengembangan Copilot di konsol dan mulai mengurangi keberadaannya di ekosistem gaming mereka.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Sharma lewat akun X pribadinya. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa Xbox saat ini ingin bergerak lebih cepat, mempererat hubungan dengan komunitas, sekaligus mengurangi berbagai hambatan yang dirasakan pemain maupun developer. Karena itu, Xbox mulai mengevaluasi fitur-fitur yang dianggap tidak cocok dengan arah baru platform mereka.
Xbox needs to move faster, deepen our connection with the community, and address friction for both players and developers.
Today, we promoted leaders who helped build Xbox, while also bringing in new voices to help push us forward. This balance is important as we get the business…— Asha (@asha_shar) May 5, 2026
Sharma juga menyinggung soal restrukturisasi internal yang baru saja dilakukan. Beberapa posisi penting kini diisi oleh sosok lama yang memang ikut membangun Xbox sejak awal, tetapi ada juga wajah baru yang dibawa masuk untuk membantu mendorong perubahan. Menurutnya, kombinasi pengalaman lama dan perspektif baru ini dibutuhkan agar bisnis Xbox bisa kembali ke jalur yang tepat.
Dari semua pengumuman tersebut, bagian yang paling mencuri perhatian tentu soal AI. Sharma secara terang-terangan mengatakan bahwa Xbox akan mulai menghentikan Copilot di aplikasi mobile dan sekaligus menghentikan pengembangan Copilot khusus konsol. Padahal sebelumnya Microsoft sempat memperkenalkan fitur ini lewat Gaming Copilot di aplikasi Xbox mobile dan PC sebagai asisten berbasis AI untuk pemain.
Menariknya, keputusan ini justru disambut cukup positif oleh banyak pemain. Sebelumnya sempat muncul kekhawatiran karena beberapa rekrutan baru Sharma berasal dari divisi CoreAI milik Microsoft. Banyak orang mengira Xbox bakal makin dipenuhi fitur AI generatif. Namun pengumuman terbaru ini malah memberi kesan sebaliknya, yaitu Xbox ingin lebih fokus ke pengalaman bermain dan komunitas dibanding memaksakan AI ke semua lini.
Walau Sharma memang belum cukup lama memimpin untuk menunjukkan dampak besar ke pendapatan Xbox, sejauh ini perubahan citra platform sudah mulai terasa. Dalam beberapa minggu terakhir, arah baru Xbox terlihat lebih fokus, lebih terbuka ke komunitas, dan mulai meninggalkan beberapa pendekatan lama yang dianggap kurang relevan. Penghentian Copilot di konsol jadi salah satu sinyal paling jelas soal perubahan tersebut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post