SEGA bersama Ryu Ga Gotoku Studio akhirnya mengumumkan jadwal rilis untuk STRANGER THAN HEAVEN. Game action adventure terbaru ini bakal meluncur musim dingin alias biasanya akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC lewat Steam maupun Microsoft Store. Menariknya lagi, game ini juga langsung tersedia di Game Pass saat rilis.
STRANGER THAN HEAVEN membawa cerita panjang selama 50 tahun yang fokus ke perjuangan orang-orang yang tidak punya tempat untuk pulang. Pemain akan mengikuti kisah Makoto Daito, seorang anak berdarah campuran Jepang-Amerika yang hidup di San Francisco tahun 1915. Karena latar belakang rasnya, Makoto tumbuh dalam diskriminasi dan kehidupan yang keras sampai akhirnya kehilangan kedua orang tuanya dan memutuskan pergi ke Jepang, tanah kelahiran ibunya.
Namun perjalanan Makoto ternyata jauh dari kata mudah. Ia menyelinap ke kapal secara diam-diam demi bisa sampai ke Jepang, tetapi keputusan itu justru mengubah seluruh hidupnya. Dari situ cerita mulai berkembang melintasi lima era dan lima kota berbeda di Jepang, mulai dari Kokura tahun 1915, Kure tahun 1929, Osaka tahun 1943, Atami tahun 1951, sampai Shinjuku tahun 1965. Semua kota dibuat berdasarkan lokasi nyata dengan suasana era masing-masing, mulai dari kota industri penuh asap sampai distrik hiburan yang kacau dan penuh konflik.
Dari sisi gameplay, game ini bakal sangat fokus ke pertarungan brutal khas Ryu Ga Gotoku Studio, tetapi dengan pendekatan yang terasa lebih liar dan realistis. Pemain bisa mengontrol gerakan tangan kiri dan kanan Makoto secara independen saat bertarung. Sistem combat-nya memungkinkan pemain melakukan kombinasi pukulan brutal, counter, tackle, sampai menghajar musuh saat mereka jatuh ke tanah. Senjata seperti pisau, palu, hingga katana juga bisa digunakan dan ditingkatkan seiring perjalanan cerita.
Yang bikin game ini makin unik adalah elemen musik dan kehidupan sebagai showman. Di awal cerita, Makoto menemukan bakat musiknya dan mulai membangun pertunjukan keliling di berbagai kota Jepang. Pemain bisa mengumpulkan suara-suara dari lingkungan sekitar seperti suara kereta, dengkuran orang tidur, suara hewan, bahkan suara perkelahian untuk dijadikan musik baru. Dari situ pemain bisa mengatur band, memilih penyanyi, menyusun panggung, sampai menentukan tata cahaya pertunjukan.
Dengan gabungan drama kriminal, sejarah Jepang lintas era, combat brutal, dan sistem musik yang tidak biasa, STRANGER THAN HEAVEN terlihat jadi proyek ambisius terbaru dari studio pembuat seri Like a Dragon alias Yakuza. Ryu Ga Gotoku Studio sendiri menyebut game ini sebagai petualangan emosional penuh kekacauan yang memperlihatkan perjuangan dua pria melewati puluhan tahun perubahan dunia Jepang modern.
@gamerwk_id













Discussion about this post