gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara DOOM: The Dark Ages dengan id Software – Revelations Akan Jadi DLC Puncak!

Taufik by Taufik
July 1, 2026
in Konsol, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Wawancara, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
DOOM: The Dark Ages akan kembali menghadirkan petualangan baru melalui DLC Revelations. Bukan sekadar menambah misi, DLC ini masif.

DOOM: The Dark Ages akan kembali menghadirkan petualangan baru melalui DLC Revelations. Bukan sekadar menambah misi, DLC ini masif.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

DOOM: The Dark Ages akan kembali menghadirkan petualangan baru melalui DLC Revelations. Bukan sekadar menambah misi, DLC ini membawa mekanik baru, memperluas lore sang Slayer, menghadirkan musuh baru, hingga menawarkan tantangan yang diklaim lebih brutal dibandingkan campaign utamanya. Menjelang perilisannya, kami berkesempatan mengikuti sesi interview bersama tim pengembang untuk membahas lebih dalam berbagai hal yang akan hadir di Revelations.

Dalam sesi tersebut, kami berbincang langsung dengan:

  • Hugo Martin: (Game Director dan Co Studio Director, id Software)
  • Marty Stratton: (Executive Producer dan Co Studio Director, id Software)
  • Joshua Boyle: QnA Host (Senior Community Lead)

Keduanya membahas banyak hal, mulai dari evolusi gameplay, arah cerita, eksplorasi, hingga filosofi id Software dalam mengembangkan DLC yang mereka sebut sebagai salah satu pengalaman DOOM paling ambisius sejauh ini.

DOOM yang Lebih Dalam dengan Spear Sebagai Pusat 

Kalau selama ini The Dark Ages dikenal lewat kombinasi senjata berat dan Shield Saw yang menjadi pusat pertarungan, Revelations mencoba membawa pengalaman yang berbeda. Hugo Martin menjelaskan bahwa seluruh fondasi combat memang masih sama, tetapi kali ini hampir semua keputusan penting pemain dipindahkan ke sebuah senjata baru, yaitu Spear.

Menurut Hugo Martin, Spear bukan sekadar senjata jarak dekat biasa. Senjata ini memiliki berbagai kemampuan seperti melempar tombak, menusuk, melakukan slash, hingga menggunakan Meat Hook. Menariknya, setiap kemampuan tersebut dirancang sebagai counter untuk jenis musuh tertentu. Misalnya, lemparan tombak jauh lebih efektif untuk musuh yang terbang seperti Cacodemon atau Pain Elemental, sementara serangan stab lebih cocok digunakan melawan musuh agresif yang terus menekan pemain dari jarak dekat.

“Saat pemain mulai meng-upgrade Spear, pilihan yang bisa diambil akan semakin banyak. Kamu akan terus berpikir sambil berada di bawah tekanan musuh, dan itulah yang membuat pertarungan terasa sangat memuaskan,” jelas Hugo Martin.

Semakin jauh progres permainan, Spear juga bisa menghasilkan kombinasi serangan yang semakin kompleks. Upgrade tertentu memungkinkan serangan stab memberikan efek stun kepada musuh yang lincah seperti Arch Vile, sehingga pemain dapat menggabungkan beberapa stun sekaligus untuk mengendalikan situasi pertempuran. Hugo mengatakan bahwa seluruh sistem ini memang dibuat agar pemain terus mengambil keputusan dalam hitungan detik, sesuatu yang menurutnya merupakan ciri khas DOOM modern.

Marty Stratton menambahkan bahwa semua kemampuan Spear bisa langsung digunakan tanpa harus berganti senjata seperti di DOOM Eternal. Cukup melalui kombinasi tombol yang berbeda, seluruh opsi serangan langsung tersedia di ujung jari pemain. Hasilnya, ritme pertarungan terasa lebih cepat sekaligus lebih natural.

Menurut Hugo Martin, kalau di DOOM Eternal pemain mengeksploitasi kelemahan musuh lewat berbagai jenis senjata, maka di The Dark Ages seluruh proses berpikir tersebut kini dipindahkan ke tangan kiri melalui Shield dan Spear. Sementara tangan kanan benar benar difokuskan untuk memberikan damage. Perubahan inilah yang menjadi fondasi combat loop baru yang ingin terus mereka hadirkan di setiap seri DOOM.

DLC Besar yang Rasanya Lebih Mirip Ekspansi

Meski hanya disebut DLC, Revelations ternyata memiliki skala yang jauh lebih besar dibandingkan ekspansi DOOM sebelumnya. Hugo Martin mengatakan bahwa total durasi permainan bisa mencapai sekitar 10 sampai 12 jam, bahkan lebih jika pemain gemar melakukan eksplorasi atau bermain di tingkat kesulitan tinggi.

Yang menarik, menurut Marty Stratton sekitar 60 persen kontennya merupakan campaign utama, sementara sisanya diisi berbagai aktivitas endgame yang benar benar baru. Jadi bukan sekadar mengulang arena lama dengan musuh berbeda.

Salah satu fitur utama endgame adalah Master Key. Setelah menyelesaikan campaign utama dan mengumpulkan setiap bagian kunci, pemain bisa kembali menjelajahi area yang sebelumnya terkunci. Di balik pintu tersebut terdapat berbagai Slayer Trial, jalur rahasia, arena baru, hingga tantangan tambahan yang membuat pemain kembali melakukan eksplorasi seperti peta klasik DOOM.

Mereka juga mengonfirmasi bahwa Revelations memiliki total enam level, yaitu Proving Grounds, Purgatory sebagai hub utama, Hell’s Core, Chasm of Xal’Goroth, Osseus, dan Uprising. Masing masing didesain jauh lebih besar dibandingkan level biasa sehingga pemain akan sering melakukan backtracking untuk menemukan berbagai rahasia maupun upgrade baru.

Menghubungkan Seluruh Sejarah DOOM Lewat Flynn Taggart

Salah satu kejutan terbesar Revelations adalah bagaimana DLC ini semakin memperkuat hubungan seluruh seri DOOM menjadi satu kesatuan cerita. Menurut Hugo Martin, sejak DOOM 2016 mereka memang sudah menganggap seluruh seri DOOM sebagai canon. Revelations akhirnya menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi masa lalu sang Slayer sebelum dirinya dikenal sebagai pembantai iblis legendaris.

Sebelum menjadi Doom Slayer, karakter utama diketahui merupakan seorang Marine bernama Flynn Taggart. Nama tersebut sebenarnya sudah lama dikenal penggemar lewat novel DOOM, dan kali ini akhirnya benar benar dimasukkan ke dalam cerita resmi game.

“Kami akhirnya bisa menceritakan sedikit kisah Flynn Taggart, dan itu memberi alasan yang masuk akal untuk menghadirkan kembali beberapa level klasik DOOM 2,” ungkap Hugo Martin.

Level level klasik tersebut memang tidak dibuat ulang secara persis seperti versi pixel di DOOM 2016. Marty Stratton menjelaskan bahwa kali ini seluruh teksturnya dibangun ulang menggunakan teknologi modern tanpa mengubah layout aslinya. Hasilnya terasa seperti memainkan sejarah DOOM dengan kualitas visual generasi terbaru.

Codex Kini Menjadi Kunci Besar Cerita

Bagi pemain yang selama ini gemar membaca Codex, Revelations tampaknya akan menjadi hadiah besar. Hugo Martin menjelaskan bahwa banyak cerita yang selama ini hanya tertulis di Codex DOOM 2016 akhirnya benar benar muncul di dalam game. Salah satunya adalah sosok The Wretch, karakter misterius yang selama bertahun tahun hanya dikenal sebagai pembuat armor Doom Slayer.

Menurut Marty Stratton, Revelations juga menjadi momen untuk menjawab berbagai misteri yang selama ini belum pernah dijelaskan secara langsung. Ia bahkan menyebut Codex kali ini sebagai salah satu yang terbaik yang pernah mereka buat.

“Kalau mengikuti lore DOOM sejak awal, banyak pertanyaan yang akhirnya mendapatkan jawaban di sini,” jelas Marty.

Hugo Martin bahkan menyarankan pemain membaca kembali bagian History of the Sentinels dari Codex DOOM Eternal sebelum memainkan Revelations agar lebih mudah memahami berbagai hubungan cerita yang muncul sepanjang DLC. Selain itu, Revelations juga menghadirkan flashback Flynn Taggart yang tidak hanya berupa cutscene. Menurut Hugo Martin, seluruh bagian tersebut benar benar bisa dimainkan sehingga pemain bisa merasakan langsung masa lalu Slayer.

“Kami ingin pemain merasakan ceritanya, bukan hanya menontonnya,” ungkapnya.

Musuh Baru, Eksplorasi Lebih Dalam, dan Tantangan yang Semakin Gila

Selain Spear, Revelations juga menghadirkan berbagai musuh baru yang membuat ritme pertarungan berubah cukup drastis.

Arch Vile kini kembali dengan kemampuan memanggil iblis baru ke arena, sementara Warlock hadir sebagai musuh pendukung yang mampu memperkuat demon lain sekaligus menciptakan area berbahaya. Hugo Martin bahkan menyarankan pemain segera menghabisi Warlock karena efek buff yang diberikannya bisa membuat pertempuran jauh lebih sulit.

Musuh musuh baru juga lebih banyak menggunakan AI evasive yang terus bergerak menghindari pemain. Menurut Hugo Martin, tambahan AI seperti ini membuat combat terasa jauh lebih hidup karena desainer kini memiliki lebih banyak “bidak catur” untuk menyusun kombinasi musuh yang berbeda di setiap arena.

Eksplorasi juga mendapat perhatian besar. Revelations menghadirkan hub yang jauh lebih kompleks dengan pendekatan ala Metroidvania. Pemain akan sering kembali ke area lama setelah memperoleh kemampuan baru untuk membuka jalur tersembunyi, menemukan lore tambahan, mata uang upgrade, hingga berbagai secret yang kali ini benar benar disembunyikan dan tidak lagi muncul di automap.

Menurut Hugo Martin, keputusan tersebut merupakan respons langsung terhadap masukan komunitas yang merasa secret di game sebelumnya terlalu mudah ditemukan.

Filosofi id Software, Soundtrack, dan DLC yang Diklaim Jadi Puncak DOOM’

Di penghujung sesi, Hugo Martin dan Marty Stratton juga berbicara mengenai filosofi pengembangan id Software yang selama lebih dari satu dekade terus menghadirkan pengalaman DOOM yang berbeda di setiap seri. Menurut Marty, rahasianya bukan hanya pengalaman panjang, tetapi juga keberanian mengambil risiko dan terus bereksperimen tanpa kehilangan identitas franchise. Sementara Hugo mengaku tekanan terbesar justru datang dari sejarah DOOM sendiri.

“Mereka yang membangun id Software menciptakan salah satu game paling berpengaruh sepanjang masa. Itu menjadi tekanan sekaligus kehormatan bagi kami,” ujarnya.

Karena itulah mereka selalu berusaha membuat combat loop baru di setiap game, meski sadar tidak semua penggemar akan menyukai setiap perubahan. Bagi mereka, terus berevolusi jauh lebih penting daripada mengulang formula lama. Hal serupa juga terlihat pada soundtrack garapan Finishing Move. Hugo Martin memuji musik di Revelations sebagai karya terbaik yang pernah mereka hasilkan. Menurutnya musik kali ini bukan sekadar kumpulan lagu metal keras, tetapi lebih terasa seperti “rock orchestra” yang mampu memperkuat nuansa mitologi gelap The Dark Ages.

Sebagai penutup, Hugo Martin bahkan dengan percaya diri menyebut Revelations bukan hanya puncak dari The Dark Ages, tetapi mungkin menjadi pengalaman DOOM terbaik yang pernah mereka buat.

Ia tetap mengingatkan pemain untuk menamatkan campaign utama The Dark Ages terlebih dahulu sebelum langsung memainkan DLC ini. Selain karena seluruh perlengkapan Slayer langsung tersedia sejak awal, Revelations juga memang dirancang sebagai tantangan lanjutan bagi pemain yang sudah memahami seluruh fondasi gameplay. Walaupun tingkat kesulitannya diklaim melampaui The Ancient Gods, seluruh slider accessibility dan gameplay tetap tersedia sehingga siapa pun tetap bisa menikmati pengalaman ini sesuai kemampuan masing masing.

Satu saran terakhir dari Hugo cukup menarik. Jangan langsung menaikkan semua slider kesulitan sejak awal karena menurutnya keseimbangan Revelations sudah dirancang agar tantangannya meningkat secara bertahap.  Dengan kata lain, nikmati dulu ritme yang mereka bangun sebelum mengubah semuanya menjadi kekacauan total.

DOOM: The Dark Ages – Revelations akan dirilis pada 7 Juli 2026. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: BethesdaDOOM: The Dark Ages - Revelationsid SoftwareInterviewWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Preview DOOM: The Dark Ages – Revelations: DLC Masif yang Bikin Makin Brutal dan Cerita Makin Gelap

Next Post

Kembali Nyobain MARVEL Tōkon: Fighting Souls – Mudah Dipelajari, Tapi Sudah Dikuasai!

Related Posts

Diablo Immortal akhirnya kedatangan event kolaborasi besar terbaru dengan serial komik Spawn garapan Todd McFarlane
Android

Diablo Immortal Sudah Mulai Adakan Event Kolaborasi Besar dengan Spawn

September 30, 2026
The Witcher 3: Wild Hunt – Remastered akhirnya resmi rilis di konsol dan PC, dan respons pemain kelihatannya langsung besar banget.
Berita

The Witcher 3 Tembus 120 Ribu Pemain Bersamaan Setelah Versi Remastered Rilis

September 30, 2026
Valve lagi nyiapin perubahan baru buat cara Steam nampilin diskon dan event ke pemain. Untungnya ini bukan dynamic pricing.
Berita

Steam Pakai Sistem Dinamis Buat Diskon Mulai 2027, Tapi Dipastikan Bukan Dynamic Pricing

September 30, 2026
Simak impresi kami dari sesi hands-on game ARPG dark fantasy TARAE: The Unbound besutan developer Boundary dan publisher KRAFTON
Konsol

Nyobain TARAE: The Unbound – ARPG Dark Fantasy di Mana Setiap Boss Punya Ceritanya Sendiri!

September 29, 2026
Mega Man Dual Override jadi seri utama klasik baru setelah Mega Man 11, dan kali ini ada beberapa hal menarik yang disiapkan.
Konsol

[EKSKLUSIF] Wawancara Mega Man Dual Override dengan Capcom – Dua Karakter, Dua Cara Menaklukkan Stage!

September 29, 2026
Di Gamescom 2026, kami mendapat kesempatan buat mencoba langsung demo Mega Man: Dual Override yang tersedia.
Konsol

Nyobain Mega Man: Dual Override – Gaya Klasik, Mainnya Makin Bebas!

September 29, 2026
Next Post
Simak impresi terbaru kami dari sesi preview MARVEL Tōkon: Fighting Souls yang kini sudah lumayan jauh dirombak

Kembali Nyobain MARVEL Tōkon: Fighting Souls - Mudah Dipelajari, Tapi Sudah Dikuasai!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Monster Hunter Outlanders kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis untuk akhir Oktober di platform Android dan iOS

Monster Hunter Outlanders Akhirnya Dipastikan Rilis Bulan Depan untuk Android dan iOS!

by Fadhil
September 29, 2026
0

Monster Hunter Outlanders kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis untuk akhir Oktober di platform Android dan iOS.

Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game

Opera GX Umumumkan Kolaborasi dengan Persona 5: The Phantom X yang Membawa Beragam Reward Menarik

by Fadhil
September 25, 2026
0

Opera GX telah mengumumkan kolaborasi spesial dengan Persona 5: The Phantom X yang memungkinkan pemain berburu reward in-game.

Artikel ini akan memberikan panduan yang sangat lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Aniimo.

Redeem Code Aniimo – Banyak Reward Gratis

by Taufik
September 24, 2026
0

Aniimo adalah game open world action RPG yang cukup seru dengan eksplorasi dengan mengumpulkan berbagai makhluk serta memperkuatnya dan kamu...

Silver Palace akan kembali mengadakan Technical Test terbaru untuk proses optimalisasi sebelum perilisan versi finalnya

Silver Palace Kembali Buka Pendaftaran untuk Sesi Technical Test Terbaru

by Fadhil
September 23, 2026
0

Silver Palace akan kembali mengadakan Technical Test terbaru untuk proses optimalisasi sebelum perilisan versi finalnya.

Tidak lama lagi server global game gacha Heaven Burns Red akan kedatangan event kolaborasi terbaru dengan Persona 5

Heaven Burns Red Versi Global Siap Kedatangan Event Kolaborasi Persona 5 di Oktober 2026

by Fadhil
September 23, 2026
0

Tidak lama lagi server global game gacha Heaven Burns Red akan kedatangan event kolaborasi terbaru dengan Persona 5,

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd