Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok akhirnya sudah resmi dirilis dengan segudang konten end-game baru untuk dinikmati, dengan salah satu highlight utama yang sudah pasti tertuju pada pertarungan boss. Lewat expansion ini ada tiga boss utama yang tidak hanya sangat menantang, tapi juga punya mekanik uniknya masing-masing. Sebagai permulaan, lewat artikel berikut kami akan memberimu panduan lengkap dalam mengalahkan salah satu dari mereka yaitu The World.
Persiapan Awal
Untuk mencapai The World, kamu harus menjalani questline utama dari Fraux yang kebetulan juga hadir sebagai salah satu karakter playable baru di expansion kali ini. Progressnya terbilang lumayan lama, karena boss ini tersedia di quest “New World Order” di tingkat kesulitan Chaos++ dengan rekomendasi PWR 34500 yang sudah lumayan dekat dengan ending, jadi kamu perlu terlebih dulu menyelesaikan banyak quest di Chaos dan Chaos+.

Berhubung porsi end-game di Granblue Fantasy: Relink memang brutal sejak dulu apalagi dengan hadirnya expansion ini di mana hampir semua serangan musuh cukup untuk membuatmu terkena insta-kill, kami sarankan untuk memberi perhatian pada opsi defensif daripada hanya berfokus penuh ke build damage. Memanfaatkan trait Sigil seperti Guts yang memungkinkanmu bertahan dari serangan fatal dengan 1 HP, atau Autorevive yang otomatis membangkitkan kembali karaktermu tanpa konsumsi potion misalnya bisa sangat membantu di skenario ini.
Fase Pembuka
Saat pertarungan dimulai, kamu mungkin akan langsung menyadari kalau The World punya distribusi HP yang unik dibandingkan semua boss lain dalam gamenya, yaitu bagaimana dia punya dua lapis bar dengan lapisan pertama yang diberi warna kuning. Ini tidak semata membuatnya jadi terlalu tebal, melainkan lebih ke bagaimana mereka mendesain transisi antar dua fasenya yang memang punya perbedaan drastis dari segi mekanik dan tingkat kesulitan.

Untuk fase pembukanya, The World adalah boss yang relatif mudah. Dia tidak punya serangan yang terlalu opresif dan sebagian besar mudah dibaca. Meski begitu, dia punya satu teknik andalan yang sudah digunakan sejak fase pembukanya ini yaitu “Quickening”. Serangan proyektil tiga arah ini memang sangat cepat, tapi kamu bisa mengantisipasinya dengan perfect guard untuk memberi counter stun kuat ke bossnya. Bisa melancarkan perfect guard dari Quickening bahkan termasuk dalam salah side goal yang bisa kamu penuhi di questnya untuk mendapat reward tambahan serta skor completion lebih tinggi.

Pada fase ini dia juga akan melancarkan “New World Order”, semacam serangan AoE bergerak yang dibuat layaknya pola jalur konstelasi. Mekaniknya sendiri terbilang cukup membingungkan di awal, tapi sebenarnya ini sangat sederhana yaitu bagaimana kamu hanya perlu mengantisipasi area serangan yang mengikuti jalur tersebut. Jika masih bingung saat dipraktekan, solusi lain yang lebih mudah adalah dengan mengikuti karakter AI atau pemain lain dalam partymu dan ke mana mereka bergerak.

Selebihnya ada juga “Shooting of The Star” di mana The World melancarkan serangan tinju beruntun ke tengah arena dan membuat seluruh area di sekitarnya penuh dengan retakan yang bisa meletus. Ini mungkin termasuk serangan spesial yang paling mudah untuk diantisipasi, yang mana kamu bahkan hanya perlu berlari tanpa melakukan block atau dodge. Meski begitu kamu tetap perlu hati-hati, karena semua serangan The World tetap punya damage tinggi yang bisa dengan mudahnya membuat karaktermu langsung sekarat.

Masih pada fase yang sama saat HP-nya sudah berada di level rendah, The World akan berusaha melancarkan serangan mematikan “Sephira Sandbox” yang diawali dengan proses di mana dia memanggil empat kartu Arcana yang bisa mengeluarkan laser dan serangan AoE di akhir. Kamu bisa mengantisipasi semua serangan ini dengan mudah, dan di akhir kamu harus menghancurkan keempat kartu tersebut untuk membatalkan casting Sephira Sandbox.

Selanjutnya ada juga “Binds of The Hanged Man” di mana The World kembali menempatkan diri di tengah arena dengan mengeluarkan semacam black hole yang bisa mengeluarkan serangan proyektil dan AoE yang memanjang. Black hole yang dia keluarkan memang bisa membuat pergerakan karaktermu jadi terganggu, tapi selama kamu bisa berfokus menempatan karakter di luar zona AoE, maka fase serangan ini juga terbilang mudah untuk dilewati.

Mungkin satu-satunya yang lebih jadi masalah adalah proyektil bulat dengan warna kuning yang mengitari black hole, karena eksekusinya terjadi di akhir setelah aktif diputar, jadi arah posisi serangannya terkadang tidak bisa kamu baca dengan mudah.
Fase Transisi

Setelah berhasil menghabiskan lapisan pertama dari HP The World, maka kamu akan mulai memasuki fase transisi di mana dia menempatkan dirinya ke dalam bola besar atau yang dalam gamenya diberi nama “Celestial Sphere”. Pada fase ini The World berusaha mengumpulkan energi untuk melakukan transformasi, tapi kamu tidak bisa dengan bebas melukainya karena ada banyak serangan di sekitar Celestia Sphere mulai dari proyektil terbang, serangan AoE, dan proyektil besar dari empat arah.

Selama kamu bisa menjaga konsentrasi, maka fase ini bisa kamu lalui tanpa terkena damage, apalagi karena durasinya yang relatif singkat. Fase ini juga punya serangan akhir dengan jangkauan hampir di seluruh arena, jadi kamu harus menempatkan diri di sepanjang sudut paling pojok untuk menghindarinya sembari tetap menjaga konsentrasi karena ketiga sumber serangan lain tetap bisa mengenaimu jika tidak hati-hati, karena ruang pergerakanmu memang lebih dibatasi pada bagian akhirnya.
Fase Kedua

Keluar dari cangkangnya, The World terlahir kembali dalam wujud baru yang terlihat lebih agung dengan enam sayap berwarna pelangi. Inilah fase di mana boss-nya akan benar-benar menguji skill bermainmu. Sejak awal dia akan langsung melancarkan “Invoke Idean” dengan memanggil tiga kartu Arcana yang ditempatkan dalam formasi segitiga. Proses castingnya berlangsung lumayan cepat, jadi kamu memang harus buru-buru menghancurkan semua kartu yang ada, karena satu kartu yang tersisa pun sudah cukup untuk memperkuat The World.

Berbekal kekuatan dari kartu-kartu Arcana tadi, salah satu contohnya dia bisa mengakses serangan spesial seperti “Melody of Judgement” yang membuat arena di sekitar dipenuhi gelembung berbahaya. Gelembung-gelembung ini bisa memperangkap dan mengunci pergerakanmu dalam durasi lama kecuali mendapat bantuan dari rekan tim atau menerima serangan. Ini termasuk fase yang terbilang random, karena bergantung dari kartu mana yang masih tersisa semisal gagal kamu hancurkan, maka serangan spesial yang akan dia eksekusi juga akan berbeda.

Sepanjang fase ini The World berada dalam posisi yang memang lebih berbahaya untuk didekati, apalagi karena ada serangan spesial seperti “Theater of Temperance” yang bisa dengan mudahnya membuatmu sekarat tanpa peringatan semisal terlalu bermain agresif. Selama bisa menjaga jarak, maka serangan tersebut tidak begitu sulit untuk diatasi.

Masih dari serangan spesial lain, selanjutnya ada “Heart of The Sun,” dan harus diakui kalau kami masih sering jadi korbannya. Ini karena serangan api mematikan ini dirotasi dalam dua arah yang mencakup seluruh arena, dan bagaimana celah untuk melakukan perfect dodge terasa sangat restriktif. Jadi kecuali kamu punya karakter dengan mobilitas tinggi dan bisa bergerak dengan cepat ke sana-sini, maka kamu harus lebih membiasakan diri dalam menghadapi serangannya langsung.

Pada saat yang sama dia masih mempertahankan beberapa serangan spesial dari fase awal, tapi kali ini dalam versi upgrade yang lebih kuat. Invoke Idean kini menempatkan kartu ekstra yang bisa mempersempit waktumu untuk membatalkan castingnya, dan New World Order kini berganti menjadi “New World Disorder” yang kali ini menempatkan dua serangan dengan jalur terpisah.

Akhirnya setelah terpojok, The World akan melancarkan “Arcarum: The World Beyond” yang memberinya akses ke serangan nuklir “Wheel of Fortune”. Memecah proses castingnya tidak mudah, karena kamu perlu menghancurkan beberapa kartu Arcana dengan karakteristik serangan uniknya masing-masing, belum lagi karena HP yang jauh lebih tebal. Setelah menghancurkan dua kartu pertama, selanjutnya akan muncul dua kartu baru lagi yang kali ini dibarengi dengan timbangan.

Mekaniknya mengharuskanmu untuk menjaga keseimbangan dengan menyerang kedua kartu secara bersamaan, karena jika hanya berfokus ke salah satunya, maka kamu akan memicu sistem defensifnya berupa empat pedang raksasa yang ditempatkan di atas masing-masing karakter dan akan terus menyerang tanpa henti layaknya parasit yang tidak mau lepas. Serangan dari pedang ini bisa memberi insta-kill, jadi kamu terutama sangat perlu hati-hati karena eksekusinya yang tidak kunjung berhenti tadi.

Bahkan setelah menghancurkan kedua kartu tadi, masih ada rotasi ke dua kartu baru lagi dengan serangan yang tidak kalah merepotkannya. Inilah momen yang menurut kami sangat pas semisal kamu bisa memanggil Summon. Karena selain bisa menghancurkan kedua kartu dengan cepat tanpa terkena damage karena efek kebal yang dimiliki Summon, kamu mungkin masih punya durasi sisa untuk ikut menghajar The World setelah berhasil menghentikan casting Wheel of Fortune.

Jika kamu berhasil melewati semua fase tadi, maka sisa pertarungan seharusnya tidak begitu sulit untuk diselesaikan. The World mungkin masih punya serangan spesial lain yang perlu kamu hadapi seperti “Reflection of The Moon” di mana dia akan mengeluarkan laser yang terus menembak di posisi serta tambahan AoE di permukaan, tapi ini relatif tidak begitu suli jika dibandingkan dengan Heart of The Sun.

Perlahan namun pasti The World seharusnya bisa kamu habisi dengan mudah, dan khusus untuk percobaan awal kami menghabiskan waktu sekitar 17 menit. Kamu jelas bisa menyelesaikannya jauh lebih awal bergantung seberapa kuat party yang dimiliki, apalagi karena salah satu side goal di misi ini mengharuskanmu untuk bisa menyelesaikannya dalam batas waktu kurang dari 10 menit.
Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok kini sudah tersedia untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Nintendo Switch 2, dan PC yang akhirnya ikut membawa dukungan cross-play. Kami kebetulan sudah merangkum review lengkap expansionnya yang bisa kamu cek DI SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post