Gundam Rogue Orbit adalah game baru dari franchise Gundam yang kali ini menempatkan pemain sebagai seorang pilot dalam cerita original. Kita bakal mengendalikan berbagai Mobile Suit atau MS dan langsung terjun ke medan tempur, dengan fokus utama gameplay yang cukup jelas, yaitu pertarungan serba cepat dengan mobilitas tinggi.
Selain sisi action yang kencang, game ini juga punya Tactical Skills, kustomisasi Mobile Suit, sampai support module yang nantinya bisa disesuaikan dengan gaya bermain masing-masing. Dalam build preview yang kami coba, ada tiga Mobile Suit berbeda yang bisa dimainkan, dan masing-masing mendapatkan dua misi. Simak preview selengkapnya!
Combat Kencang yang Sangat Mengandalkan Pergerakan

Hal pertama yang langsung terasa ketika memainkan Gundam Rogue Orbit adalah seberapa besar game ini menekankan kecepatan dan mobilitas. Selama bertarung, pemain bakal sering sekali melakukan dodge, dash, dan terus mengubah posisi untuk menghindari serangan atau mengejar musuh. Masalahnya, semua gerakan tersebut terus menghabiskan Boost Meter.
Karena itu, mengatur Boost menjadi salah satu bagian penting selama combat. Pemain harus tahu kapan waktunya melakukan dash untuk mendekati musuh dan kapan sebaiknya menyimpan Boost karena mungkin ada serangan besar yang harus dihindari beberapa detik kemudian. Terutama ketika menghadapi musuh yang lebih kuat, pengelolaan Boost yang tepat bisa terasa cukup menentukan.
Game ini juga punya Tactical Skills dan Tactical Moves. Kalau berhasil melakukan Tactical Move pada timing yang pas, pemain bisa memicu Shift, yang kemudian memungkinkan berbagai aksi untuk disambungkan lebih jauh lagi.
Jadi combat di sini bukan sekadar spam basic attack lalu menunggu skill selesai cooldown. Pemain tetap harus memperhatikan pergerakan musuh sambil terus mencari kesempatan buat melakukan counterattack dan menghasilkan damage sebanyak mungkin.
Tiga Mobile Suit dengan Gaya Main yang Benar-Benar Berbeda
Salah satu bagian paling menarik selama preview adalah bagaimana tiga Mobile Suit yang tersedia ternyata punya feel yang cukup berbeda satu sama lain, meskipun semuanya masih menggunakan sistem combat dasar yang sama.
Assault Sword: Petarung Jarak Dekat yang Paling Familiar

Assault Sword menjadi Mobile Suit yang paling straightforward dan mungkin paling gampang dipahami dari ketiganya. Senjata utamanya berupa pedang, dan seperti yang bisa ditebak, gaya bermainnya sangat fokus pada pertarungan jarak dekat.
Weapon Specific Skill miliknya bernama Anchor, yang pada dasarnya bekerja seperti grappling hook. Skill ini memungkinkan Mobile Suit mendekati musuh dengan cepat sekaligus mengurangi penggunaan Boost selama proses mendekat. Bahkan kalau musuh sedang berada di udara, Anchor masih bisa digunakan untuk langsung menarik Mobile Suit ke arah target tersebut.
Karena itu, pola permainan Assault Sword cukup mudah dimengerti. Dekati musuh secepat mungkin, lepaskan serangkaian serangan melee, lalu manfaatkan mobilitasnya untuk bergerak ke target berikutnya. Buat pemain yang suka gaya melee Gundam yang lebih tradisional, Assault Sword kemungkinan bakal terasa sangat familiar sejak awal.
Sword Lance: Berat, Kuat, dan Cocok Buat Burst Damage

Berbeda dengan Assault Sword, Sword Lance adalah Mobile Suit dengan orientasi melee jarak menengah yang selama kami coba terasa lebih condong ke arah burst damage.
Skill yang dimilikinya terasa lebih berat dan Mobile Suit ini juga tidak selincah Assault Sword. Artinya, pemain harus lebih hati-hati menentukan kapan benar-benar mau commit untuk melakukan serangan. Sebagai gantinya, setiap serangannya punya impact yang terasa sangat memuaskan ketika berhasil mengenai musuh.
Salah satu skill membuat Mobile Suit meluncur ke depan seperti bor, sementara skill lainnya membuatnya terbang ke udara sebelum menghantam tanah dengan ground slam yang sangat kuat. Animasi serangannya terasa punya bobot, dan ketika berhasil menyambungkan satu combo penuh, hasil akhirnya terasa cukup satisfying.
Weapon Specific Skill milik Sword Lance memungkinkan Mobile Suit melakukan sweeping attack ke belakang sebelum memanggil laser cannon. Skill ini menggunakan sebuah Gauge, dan semakin banyak Gauge yang terkumpul, semakin banyak juga proyektil laser homing yang bakal muncul.
Karena itu, Sword Lance terasa sangat cocok buat pemain yang suka menunggu celah terbaik sebelum langsung melepaskan burst damage besar sekaligus. Memang tidak seagile Assault Sword, tapi ketika serangan-serangan beratnya berhasil masuk dengan sempurna, rasanya benar-benar rewarding.
Whip Sword: Cepat, Ranged, dan Jago Bersihin Banyak Musuh

Whip Sword bisa dibilang menjadi Mobile Suit paling unik dari ketiganya. Weapon Specific Skill miliknya memungkinkan pemain berganti antara Sword Mode dan Whip Mode, yang masing-masing memberikan akses ke serangan jarak dekat dan jarak jauh.
Selama kami memainkannya, Whip Sword terasa lebih difokuskan ke ranged attack dan area-of-effect damage. Salah satu skill memungkinkan Mobile Suit memutar cambuk mengelilingi tubuhnya dan memberikan damage ke semua musuh di sekitar. Karena itu, skill tersebut cukup efektif ketika harus membersihkan sekumpulan musuh lemah sekaligus.
Damage dari setiap pukulannya secara individual memang tidak terlalu besar, tetapi frekuensi serangannya sangat tinggi. Ketika berada dalam Whip Mode, pemain bisa terus menekan basic attack untuk menjaga tekanan dari jarak jauh, sementara kecepatan serangan cambuknya perlahan meningkat semakin lama serangan tersebut terus dilakukan.
Hasilnya, Whip Sword memang tidak punya burst damage seberat Sword Lance, tetapi kekurangannya itu ditutup dengan sustained damage yang sangat konsisten dan kemampuan crowd-clearing yang bagus.
Over-Rise Bisa Langsung Membalikkan Situasi

Seiring pertarungan berjalan, pemain bakal mengisi Gauge yang pada akhirnya bisa digunakan untuk mengaktifkan Over-Rise. Ketika Over-Rise diaktifkan, seluruh skill point milik Mobile Suit langsung dipulihkan, yang berarti pemain bisa langsung menggunakan semua ability lagi tanpa harus menunggu. Selain itu, pemain juga mendapatkan kesempatan untuk mengaktifkan AP Unit Burst, yang membuat AP Unit mengeluarkan serangan kuat.
Karena itu, Over-Rise bukan sekadar buff sementara buat bikin Mobile Suit lebih kuat. Sistem ini juga bisa dijadikan pembuka buat menghasilkan rangkaian burst damage besar. Terutama ketika melawan Boss, mengaktifkan Over-Rise pada timing yang tepat lalu langsung menyambungkannya dengan berbagai skill bisa menciptakan damage window yang cukup besar.
Apocalypse Unit Jadi Bantuan Tambahan Selama Bertarung

Apocalypse Unit, atau disingkat sebagai AP Unit, berfungsi sebagai support module yang memberikan bantuan tambahan selama pertarungan.
Dalam build preview, kami sempat mencoba dua AP Unit yang cukup berbeda. Yang pertama adalah drone otomatis dengan laser gun, yang bakal menyerang musuh di dalam jangkauannya secara otomatis dan memberikan tambahan firepower. Unit ini terasa cukup berguna ketika sedang berhadapan dengan banyak musuh sekaligus.
AP Unit kedua berupa shield yang bisa dipasang tepat di depan Mobile Suit untuk menahan serangan musuh. Hanya saja, shield ini tetap berada di tempat ketika dipasang dan tidak ikut bergerak bersama pemain. Jadi efektivitasnya sangat bergantung pada kemampuan membaca serangan lawan serta menempatkannya pada posisi dan waktu yang tepat.
Dua AP Unit tersebut punya fungsi yang benar-benar berbeda dan bisa memberikan pilihan tambahan kepada pemain sesuai situasi yang sedang dihadapi.
Momen Cinematic yang Bikin Mobile Suit Terlihat Makin Keren

Di luar sistem combat-nya sendiri, salah satu hal yang cukup mencuri perhatian selama preview adalah seberapa besar usaha yang diberikan untuk membuat Mobile Suit terlihat keren ketika sedang bertarung.
Dalam kondisi tertentu, serangan atau aksi yang berhasil dilakukan bisa memicu sudut kamera close-up dan efek slow motion, memberikan spotlight dramatis kepada Mobile Suit yang sedang digunakan.
Namun bagian yang paling berkesan buat kami muncul ketika melakukan Boss takedown.
Saat pukulan terakhir berhasil menghabisi Boss, game langsung masuk ke sequence slow motion. Mobile Suit terus bergerak maju sementara kamera mendekat dan mengikuti aksinya, menyorot serangan terakhir tepat ketika Boss dihancurkan. Seluruh sequence tersebut terasa seperti finishing move dramatis yang langsung diambil dari anime Gundam.
Memang, momen cinematic seperti ini tidak memberikan pengaruh langsung ke mekanik combat. Tapi efeknya cukup besar dalam membangun sensasi kalau pemain benar-benar sedang mengendalikan sebuah Mobile Suit dan menciptakan highlight moment sendiri di tengah medan perang.
Setelah pertarungan yang cukup intens, melihat semuanya berakhir lewat finishing shot slow motion memang terasa memuaskan dan berhasil menangkap salah satu fantasi terbesar dari memainkan game Gundam, yaitu sensasi benar-benar menjadi pilot Mobile Suit.
Mobile Suit Bisa Dikustomisasi

Gundam Rogue Orbit juga punya sistem kustomisasi Mobile Suit yang memungkinkan pemain terus mengembangkan mesin yang mereka gunakan.
Semakin banyak misi yang diselesaikan, pemain bisa mendapatkan berbagai part berbeda untuk kemudian dipasang demi mengubah statistik dan kemampuan Mobile Suit. Artinya, semakin jauh progres permainan, pemain perlahan bisa membangun Mobile Suit yang semakin cocok dengan gaya bertarung masing-masing.
Buat pemain yang memang suka bereksperimen dengan build dan mengotak-atik Mobile Suit sampai sesuai keinginan, sistem ini berpotensi menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman versi penuh nanti.
Kesimpulan

Setelah memainkan seluruh enam pertarungan yang tersedia, kesan terbesar kami dari Gundam Rogue Orbit adalah game ini tidak cuma mengandalkan daya tarik karena pemain bisa mengendalikan Mobile Suit dari dunia Gundam. Developernya juga terlihat benar-benar mencoba memberikan ritme bertarung yang berbeda untuk setiap mesin.
Assault Sword fokus pada melee jarak dekat yang lebih klasik, Sword Lance mengandalkan burst damage berat, sementara Whip Sword unggul lewat ranged attack dan area-of-effect damage. Ketika semuanya digabungkan dengan sistem Boost Meter, Tactical Moves, Shift, Over-Rise, dan AP Unit, pergerakan, timing, serta pengelolaan skill akhirnya menjadi bagian utama dari keseluruhan pengalaman combat.
Tentu saja, build preview ini baru memberikan sedikit gambaran dari keseluruhan game, dan kesempatan kami mencoba sistem kustomisasinya juga masih cukup singkat. Namun kalau versi penuh nanti bisa mempertahankan identitas unik dari masing-masing Mobile Suit sambil terus memperluas roster, pilihan kustomisasi, dan variasi misinya, Gundam Rogue Orbit bisa menjadi game yang cukup menarik baik untuk fans Gundam maupun pemain yang memang suka game action cepat dengan mobilitas tinggi.
Gundam Rogue Orbit akan dirilis pada 5 Maret 2027 untuk PlayStation 5, Xbox Series, dan PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id











![Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]](https://cdn.gamerwk.com/2026/09/CounterSide-A-120x86.jpg)

Discussion about this post