gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Cloud Gardens, Game Puzzle Bercocok Tanam yang “Chill”

Taufik by Taufik
September 17, 2021
in PC, Review
0
Simak review kami mengenai game yang sangat "chill" untuk dimainkan ini.

Simak review kami mengenai game yang sangat "chill" untuk dimainkan ini.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Apa jadinya jika ada sebuah game yang bakal menuntutmu untuk membuat “taman” pada sebuah tempat yang tandus dan terdampar dilangit? Inilah yang ditawarkan pada Cloud Gardens, game yang menjadi puzzle atau teka-teki sebagai basis utamanya. Meski begitu, ada berbagai aspek yang membuat gamenya sangat seru dan rileks untuk dimainkan.

Sayang developer – Noio atau yang lebih dikenal Thomas Van Der Berg mengembangkan gamenya secara mendiri dan mendeskripsikan gamenya sebagi game yang “chill” untuk dimainkan tanpa perlu khawatir mengenai menang atau kalah. Seperti apa gamenya, yuk simak review kami!

Premis yang Ditawarkan

Cloud Gardens menawarkan mekanisme gameplay yang simple dan juga to the poin tanpa adanya plot yang perlu dipikirkan. Mengambil tema fiksi pasca apokaliptik di sebuah kota yang “terdampar” di awan, kamu dituntut untuk bercocok tanam pada berbagai medan sulit seperti di mobil atau pada tiang-tiang jalanan. Kamu akan mulai bermain dengan bibit tanaman dan beberapa item seperti botol dan rambu lalu lintas, dimana tumbuhan bisa tumbuh hingga besar. Item yang kamu miliki terbatas ketika mulai bermain dan harus mencari tahu bagaimana menggunakannya secara optimal sebelum kehabisan.

Sebelum
Sesudah

Tujuan utamanya untuk numbuhin tanamanmu seluas mungkin hingga mencapai kapasitas 100% sesuai dengan indikasi pada bagian pojok kiri bawah menggunakan sumber daya yang tersedia. Jika kamu sudah menghabiskannya sebelum mencapai tujuannya jangan khawatir, meski gagal, kamu bisa mengulangnya di stage yang sama. Jika berhasil, kamu akan berlanjut ke stage selanjutnya.

Grafis dan Musik


Game ini memiliki nuansa musik “lo-fi” yang sangat merefleksikan visual serta konsep yang dimilikinya yang sangat minimalis dan tenang. Tidak ada yang bisa di eksplorasi selain sebuah “kota terdampar” di sebuah langit dimana banyak tanaman tumbuh. Secara garis besar tema alam dan musiknya cukup “menyegarkan” sambil memainkannya tanpa ada rasa takut untuk menang atau kalah.

Performa dan Mekanisme Gameplay

Gamenya sendiri sangat mudah untuk dimainkan dan dipahami. Jika sudah menambahkan bibit kamu hanya perlu menggesernya ke wadah atau item yang sudah disiapkan. Jika bibit tanaman tersebut telah tumbuh, maka akan menghasilkan bibit baru untuk ditanam lagi disekitar. Terkadang kamu juga bakal bingung melihat bagaimana tanamannya bisa tumbuh.


Gampangnya, bibit tersebut bakal tumbuh ditempat yang kamu turuh. Misalnya ketika kamu taruh bibit di sebuah tiang, maka bibit tersebut bakal tumbuh ditiang tersebut. Namun, terkadang tanaman tersebut bakal bisa tumbuh dengan baik, terkadang juga tidak bisa tumbuh dengan sempurna.

Awalnya kami kira ada beberapa item bisa menentukan tumbuh atau tidaknya sebuah tanaman, tapi ternyata bukan itu penyebabnya. Kemudian, kami hal tersebut lebih ditentukan pada posisi item di map tetapi ada beberapa item yang kami tempatkan cukup jauh dari tanaman dan masih tumbuh.

Sayangnya kami belum menemukan solusinya dan game tersebut tidak menjelaskannya secara terperinci. Kami pribadi tidak heran karena pada dasarnya memang Cloud Gardens adalah sebuah game puzzle yang harus dipecahkan oleh para pemainnya, namun akan lebih baik jika ada sebuah “hint” atau sedikit penjelasan mengenai mekanismenya daripada harus mencoba terus-menerus dan gagal.

Gamenya sendiri juga memiliki performa yang tidak terlau baik dan kami terkadang merasakan “patah-patah”. Kami memainkannya pada MacBook dengan spesifikasi yang direkomendasikan. Namun, gamenya tidak berjalan mulus sepenuhnya. Meski tidak terlalu menganggu jalannya permainan, akan lebih jika lebih optimal.

Creative Mode

Cloud Gardens memiliki mode campaign yang sangat singkat untuk ditamatkan, bahkan kamu mungkin bisa menyelesaikannya hanya 1 hingga 2 jam saja. Untungnya ada fitur lain yang disebut Creative Mode. Fitur tersebut memungkin pemain bisa melihat sebuah katalog item dan objek untuk digunakan di “Cloud Gardens” buatanmu sendiri. Contohnya, kamu bisa menggunakan item seperti Xbox lalu menamkan sebuah bibit di atasnya hingga menjadi tumbuhan. Kamu bisa mendapatkan berbagai jenis tumbuhan melalui mode campaign, jadi kami saran untuk menyelesaikannya terlebih dahulu.


“Taman” yang bisa dibangun lebih bebas tersebut bisa terlihat sangat cantik dan indah untuk dipandang, apalagi kamu juga bisa upload dan melihat Cloud Gardens milik orang lain. Meskipun punya kami bukan yang terbaik, tetapi melihat berbagai taman milik gamer lain membuktikan bahwa game ini bisa menuntut imajanisi kamu untuk melakukan yang terbaik.

Meski begitu, tetap saja Cloud Gardens adalah game yang cepat untuk selesai dimainkan dan bukan dimaksudnya untuk sebuah game dengan petualangan yang panjang. Gamenya lebih condong ke game-game seperti Animal Crossing dimana kamu bermain untuk mengurus tamanmu lalu keluar dan mengurusnya kembali.

Kesimpulan


Jika kamu memang tidak berharap lebih, Cloud Garen adalah yang cukup seru untuk dimainkan. Sebuah game puzzle yang menuntut pemain untuk bikin sebuah taman pada kota yang terdampar dilangit. Secara visual dan musik gamenya sangat cocok dan kami merasa rileks ketika memainkannya. Namun yang menjadi kekurangan adalah gamenya yang terlalu cepat untuk diselesaikan. Untungnya masih bisa sedikit terobati dengan Creative Mode.

Kelebihan:

  • Gameplay yang simple dan “chill” ketika dimainkan
  • Suguhan grafis dan musik yang bagus
  • Ada Creative Mode untuk berkreasi

Kekurangan:

  • Terlalu singkat

Final Score:
7/10

Kami sendiri tidak heran mengenai gamenya yang singkat, Cloud Gardens sendiri dibanderol pada kisaran harga IDR 104.999 di Steam. Jadi kami dari awal memang sudah memiliki ekspetasi yang tidak begitu tinggi. Apalagi, jika kamu memang tipe gamer yang penuh imajinasi, gamenya sangat cocok untuk mainkan.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game mobile lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Cloud Gardens
ShareTweetShare
Previous Post

Game Mobile The Lord of the Rings dari NetEase Dipastikan Rilis Minggu Depan

Next Post

Nyobain Ultra Age, Saat Gameplay Lebih Berarti dari Segalanya!

Related Posts

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Rev. NOiR bagi segudang detail baru yang dibagikan lewat ajang presentatiPlayStation State of Play serta Konami Press Start kemarin malam
Berita

Rev. NOiR Kembali Dipamerkan dengan Banyak Detail Baru!

September 4, 2026
Capcom akhirnya memamerkan trailer perdana Monster Hunter Wilds: Ascendance yang terlihat epik dan penuh beragam detail menarik
Berita

Monster Hunter Wilds: Ascendance Pamer Trailer Perdana yang Ungkap Beragam Konten Menarik

September 4, 2026
Next Post
Nyobain Ultra Age, Saat Gameplay Lebih Berarti dari Segalanya!

Nyobain Ultra Age, Saat Gameplay Lebih Berarti dari Segalanya!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd