gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Death Stranding Director’s Cut, Rasa Baru yang Lebih Mudah Dicerna!

Fadhil by Fadhil
September 23, 2021
in Konsol, PlayStation 4, PlayStation 5, Review
0
Berikut adalah rangkuman review kami untuk Death Stranding Director's Cut

Berikut adalah rangkuman review lengkap kami untuk Death Stranding Director's Cut

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Tanpa menutupi apapun, Death Stranding adalah game yang tidak sesuai selera kami. Opini ini masih belum berubah selama beberapa tahun lamanya, bahkan setelah kami mencoba melihat gamenya dari sudut pandang berbeda untuk bisa memberikan apresiasi lebih. Alasan dari kekecewaan kami juga sederhana, yaitu bagaimana porsi gameplaynya begitu merepotkan dan membosankan, bahkan ini juga menjalar ke konten cerita dengan cutscene panjang yang di banyak momen terlalu membuang waktu. Tentu saja setiap orang memiliki selera berbeda, jadi kami yakin pasti ada banyak gamer di luar sana yang memiliki apresiasi dan rasa cinta tinggi pada gamenya. Seolah masih menaruh kepercayaan tinggi pada karyanya ini, Hideo Kojima juga telah menyiapkan rilis Death Stranding versi Director’s Cut yang harus diakui terlihat lebih menarik.

Kebetulan kami sudah mendapat kesempatan untuk memainkan gamenya lebih dulu sepanjang satu minggu terakhir, jadi ini adalah momen yang pas untuk melihat apakah Death Stranding bisa jadi game yang lebih memuaskan atau malah sama saja. Karena masih termasuk game yang sama, review kali ini hanya berfokus pada konten tambahan serta penyempurnaan lain yang dibawanya.

Rangkuman Cerita

Ok sebelum masuk ke pembahasan utama, mungkin lebih baik jika memberikan sedikit rangkuman dari cerita di gamenya. Jadi game ini mengambil setting di sebuah dunia rusak yang dilanda bencana supernatural bernama “Death Stranding”, dengan kondisi alam brutal yang sering mendatangkan hujan berbahaya (Timefall) yang dapat mempengaruhi usia orang atau makhluk BT (Beached Things) dari orang meninggal. Saat umat manusia berusaha bertahan hidup dengan menempati beragam fasilitas shelter, sudah jadi tugas Sam si pengantar barang dari organisasi BRIDGES yang berusaha saling mengubungkan shelter di seluruh amerika dalam Chiral Network, sehingga semua orang akhirnya dapat kembali terhubung.

Review Death Stranding Director's Cut

Dari segi konsepnya saja Death Stranding memang terdengar sangat menarik, tapi daya tariknya tersebut justru ada pada penyampaian cerita yang punya kesan berbeda. Ada banyak momen emosional, aneh, sampai menegangkan yang selalu dibangun dengan kualitas sinematografi layaknya film kelas atas. Hanya saja premis yang solid dari ceritanya tidak sampai membuat kami bisa menikmatinya dengan maksimal, karena untuk bisa sampai di momen cerita penting terkadang kamu harus menjalani misi pengantaran barang yang begitu membosankan dan bisa membuat frustasi, belum lagi dari adanya banyak cutscene yang dibuat terlalu panjang.

Apa Saja Konten Barunya?

Masuk ke konten utamanya, Death Stranding Director’s Cut sebenarnya tidak membawa perubahan yang begitu dramatis. Ini adalah rilis ulang yang membawa lebih banyak konten atau fitur baru, tapi bukan karena semuanya tidak bisa dibawa developer saat pengembangan gamenya dulu seperti game Director’s Cut lain, melainkan Kojima melihatnya sebagai penambahan ide baru.

Review Death Stranding Director's Cut Review Death Stranding Director's Cut

Pertama, yang jelas ada beragam variasi senjata dan equipment baru yang siap memaksimalkan bebanmu saat melakukan ekspedisi pengantaran barang. Beberapa diantaranya seperti senjata nonlethal Maser Gun, equipment kargo mulai dari Buddy Bot hingga Catapult, serta backpack yang bisa dikustomisasi untuk menambah ekstra barang bawaan hingga sekedar merubah tampilannya. Semua penambahan konten ini benar-benar sangat membantu, karena di game original Death Stranding pemain memiliki opsi yang lebih terbatas sehingga misi pengiriman barang, apalagi di awal-awal permainan dapat terasa begitu melelahkan.

Selain item dan equipment baru, kamu juga akan diberikan akses ke dua fasilitas baru yaitu Racetrack dan Firing Range. Untuk Racetrack seperti namanya ini adalah fasilitas yang memungkinkan kamu untuk mengikuti balapan dengan pemain lain dalam bentuk “ghost”, yang sayangnya tidak begitu kami suka dan terasa dipaksakan, apalagi mengingat kalau handling kendaraan dalam Death Stranding masih kurang nyaman. Sementara beralih ke Firing Range, ini adalah fasilitas yang bisa kamu manfaatkan untuk mengasah skill Sam dalam menghadapi musuh seperti MULES. Kamu juga harus menyelesaikan berbagai tantangan yang biasanya ditekankan pada penggunaan senjata spesifik, serta mengajarkanmu mengenai perbedaan menembak musuh dari titik berbeda. Tidak ketinggalan ada juga Nightmares, fasilitas baru di ruangan personal Sam yang memungkinkanmu untuk kembali bertempur melawan boss cerita yang pernah dilawan.

Review Death Stranding Director's CutReview Death Stranding Director's Cut

Konten baru lainnya yang paling menarik perhatian kami adalah area bernama Ruined Factory. Ini adalah tempat yang menjadi setting cerita baru di Death Stranding Director’s Cut, yang mana kamu diharuskan menjelajah sebuah pabrik besar dan menyelesaikan berbagai misi. Kamu tidak dapat menyelesaikan semuanya dalam sekali jalan, karena Sam harus kembali ke fasilitas ini selama beberapa kali sembari melanjutkan ceritanya. Kami belum sampai mengeksplor Ruined Factory secara penuh, tapi setidaknya ini adalah tempat indoor yang membawa Sam dalam misi infiltrasi layaknya di game Metal Gear Solid. Suasana baru yang begitu menyegarkan, apalagi bagi kamu yang sudah bosan menjalani misi kirim paket.

Sangat Optimal di PS5

Seperti yang bisa diduga, Kojima Productions menaruh perhatian khusus agar Death Stranding Director’s Cut dapat dimainkan dengan optimal di PS5. Ini termasuk pemanfaatan fitur eksklusif PS5, seperti bagaimana setiap langkah kaki Sam dapat dirasakan di bagian kiri dan kanan kontroller, atau bagaimana light bar mengikuti karakter serta perubahan warna yang mengikuti kondisi tabung BB. Bahkan pada bagian terkecil seperti saat Sam sedang buang air kecil, bagian trigger bergerak layaknya merasakan pancuran kencing.

Selain dari fitur eksklusif, performa hardware PS5 juga dimanfaatkan secara maksimal, seperti bagaimana waktu loading gamenya benar-benar terasa jauh lebih cepat berkat SSD. Ada juga opsi mode Performance bagi kamu yang ingin memainkannya di resolusi 4K dan 60fps, yang bagusnya lagi ditambah dukungan mode Widescreen seperti yang ada di versi PC-nya.

Kesimpulan

Dari segi konten yang ditawarkan, tanpa ragu kami harus mengatakan kalau Death Stranding Director’s Cut memang jauh lebih baik. Meski inti gamenya memang masih sama, tapi setidaknya beban pemain menjadi lebih diringankan dengan penambahan equipment yang memudahkan misi pengiriman barang, hingga performa maksimal yang membuat gamenya lebih mulus dan nyaman saat dimainkan. Mungkin kami bisa mendapat keseruan bermain lebih jika bisa memainkan gamenya pertama kali dari versi ini, tapi sayangnya bagi yang sudah menamatkan Death Stranding, versi Director’s Cut ini tidak begitu istimewa dan lebih ke pengalaman memainkan game lawas yang sudah mendapat banyak update baru.

Semua konten baru yang dibawa gamenya juga tidak bisa langsung diakses begitu saja dari awal, sehingga kamu harus sering menjalani misi sampingan yang cukup terpencar dan masih menguji kesabaran. Secara keseluruhan kami cukup puas dengan game ini dalam artian kalau Kojima berhasil membuat Death Stranding lebih mudah dicerna untuk pemain baru, tapi kenyataan terbesarnya tetap sama saja, kalau Death Stranding masih lah game yang berakhir tidak sesuai dengan selera kami. Jadi pemain yang kurang puas dengan game lamanya mungkin tidak akan berubah pikiran.

Jika tertarik dengan gamenya, Death Stranding Director’s Cut akan segera rilis pada tanggal 24 September besok di PlayStation 4 dan PlayStation 5.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Death Stranding Director's Cut
Publisher: Sony Interactive Entertainment
Developer: Kojima Productions
Release Date: 2021-09-24
Console, PS4, PS5
Game ini adalah rilis versi terbaru dari Death Stranding yang membawa beragam konten tambahan seperti equipment delivery hingga area cerita baru. Tidak ketinggalan gamenya sudah dibuat agar bisa memanfaatkan fitur eksklusif dan performa optimal dari konsol PlayStation 5.
Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Death Stranding Director's CutKojima ProductionsPS4PS5Review
ShareTweetShare
Previous Post

Honkai Star Rail Tidak Sengaja Bocor Duluan, Ternyata Game Turn-Based RPG!

Next Post

Review Diablo II: Resurrected, RPG Ikonik yang Makin Sempurna!

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
Berikut adalah rangkuman review kami untuk Review Diablo II: Resurrected

Review Diablo II: Resurrected, RPG Ikonik yang Makin Sempurna!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd