Keidanren (Japan Business Federation), salah satu organisasi bisnis paling berpengaruh di Jepang, baru aja ngirim “pesan darurat” ke pemerintah. Intinya, mereka minta pemerintah segera kasih dukungan besar, serius, dan jangka panjang buat industri game, anime, manga, film, dan musik Jepang. Soalnya, sektor ini udah jadi tulang punggung ekonomi baru Jepang, tapi perhatian dari pemerintah masih dianggap kurang maksimal.
Yang bikin makin menarik, Keidanren bilang kalau nilai ekspor konten Jepang sekarang udah ngalahin ekspor semikonduktor. Padahal semikonduktor itu dulu kebanggaan besar Jepang. Pemerintah memang pernah bikin strategi “New Cool Japan” dan mendeklarasikan game serta anime sebagai “industri inti negara”, tapi menurut Keidanren, itu baru sebatas slogan. Di lapangan, dukungannya belum kerasa nyata.

Masalahnya, kompetitor dari luar negeri makin ganas. Korea Selatan, Tiongkok, sampai Amerika udah serius banget bangun ekosistem hiburan digital dan budaya pop mereka sendiri. Keidanren khawatir Jepang bisa ketinggalan kalau tetap santai. Mereka menekankan pemerintah harus kerja bareng sektor swasta, bikin kebijakan strategis, dan support-nya harus jangka panjang, bukan cuma proyek sekali lewat.
Keidanren juga ngasih contoh langkah konkret yang mereka harapkan. Mulai dari perangi pembajakan (terutama manga), bantu biaya lokalisasi dan marketing global, investasi pengembangan game baru, sampai perbaiki kondisi kerja industri anime yang terkenal keras dan gajinya kecil. Mereka juga minta pemerintah bantu cari dan jaga talenta animasi biar nggak kabur ke luar negeri.

Secara keseluruhan, Keidanren ngirim pesan yang cukup jelas: konten Jepang udah jadi kekuatan dunia, tapi kalau pemerintah nggak turun tangan lebih serius, Jepang bisa kalah di rumah sendiri. Kalau selama ini “Cool Japan” cuma jadi branding, sekarang mereka mau itu beneran jadi strategi besar yang didukung penuh.
Sumber: Automaton
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id











Discussion about this post