Koei Tecmo menjadi salah satu perusahaan game Jepang yang terus untung berdasarkan laporan keuangan mereka. Perusahaan asal Jepang ini ngumumin kalau proyeksi pendapatan untuk paruh pertama tahun fiskal 2025 (April sampai September) naik jauh dari perkiraan awal. Menurut laporan GameBiz, laba bersih dan laba operasional mereka diprediksi bakal dua kali lipat dari target sebelumnya.
Kenaikan ini sebagian datang dari performa bisnis game mereka yang ternyata jauh lebih kuat dari ekspektasi. Penjualan beberapa game lama masih terus naik, sementara biaya outsourcing dan iklan juga berkurang cukup signifikan. Menariknya, laporan ini belum termasuk penjualan Ninja Gaiden 4 yang baru dirilis pada 21 Oktober, jadi angka resminya kemungkinan bisa lebih tinggi lagi nanti.

Tapi yang paling menarik, sumber keuntungan besar Koei Tecmo ternyata bukan cuma dari game. Perusahaan ini emang udah dikenal jago banget dalam urusan investasi saham dan keuangan. Pendapatan dari investasi mereka sering kali setara, bahkan kadang lebih besar dari bisnis game utamanya sendiri. Tahun lalu aja, mereka berhasil catat keuntungan sekitar 116 Juta USD atau 1,9 Triliun Rupiah cuma dari hasil investasi strategis, yang ikut ngangkat laporan keuangan mereka secara keseluruhan.
Untuk proyeksi setahun penuh (April 2025 sampai Maret 2026), Koei Tecmo belum mau ngubah prediksi apa pun. Alasannya, mereka masih punya banyak rencana rilis game besar seperti Hyrule Warriors, Nioh 3, dan Pokémon Pokopia. Selain itu, kondisi ekonomi global dan pasar keuangan yang belum stabil juga bikin mereka milih buat tetap hati-hati.
Dengan strategi bisnis yang seimbang antara pengembangan game dan investasi finansial, Koei Tecmo kelihatan makin solid sebagai salah satu publisher paling cerdas di industri. Mereka nggak cuma sukses lewat judul-judul populer, tapi juga pinter ngelola uang buat terus tumbuh meskipun kondisi pasar lagi naik-turun.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post