Perseteruan hukum antara Sony dan Tencent soal dugaan pelanggaran hak cipta Horizon kembali berlanjut. Sidang awal untuk permintaan penangguhan sementara yang diajukan Sony terhadap game buatan Tencent, Light of Motiram resmi ditunda hingga 2026. Penundaan ini dilakukan setelah Tencent meminta waktu tambahan untuk persiapan, sementara pengacara utama Sony juga tidak tersedia di tanggal sidang semula, menurut laporan Games Fray.

Sony sebelumnya menggugat Tencent pada Juli 2025, menuduh Light of Motiram menjiplak Horizon baik dari segi desain maupun elemen visualnya. Tiga bulan kemudian, Sony mengajukan permintaan ke pengadilan agar Tencent menghentikan penggunaan materi promosi tertentu dan mendesain ulang karakter utama game tersebut. Awalnya, sidang dijadwalkan pada 20 November, namun kini diusul ke 15 Januari 2026.
Menariknya, dalam dokumen terbaru, Tencent menggunakan karakter Mickey Mouse sebagai contoh pembelaannya. Mereka berargumen bahwa Sony tidak bisa mengklaim karakter Aloy dari Horizon sebagai merek dagang yang terlindungi, karena belum ada satu versi visual Aloy yang konsisten digunakan di luar gamenya. Tencent menyebut bahwa seperti Mickey Mouse, hak merek hanya berlaku untuk contoh yang spesifik, bukan untuk semua versi karakter.

Tencent juga menegaskan bahwa karakter game seperti Aloy tidak langsung jadi merek dagang, terutama jika tidak memiliki identitas visual tunggal yang berfungsi sebagai penanda sumber produk. Meski begitu, Tencent telah mengubah sebagian materi promosi Light of Motiram sejak gugatan Sony dilayangkan. Hakim Jacqueline Scott Corley diperkirakan akan memutuskan soal jadwal sidang baru dan permohonan pembatalan gugatan sebelum akhir 2025.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post