Dalam beberapa jam terakhir, ramai laporan soal dugaan hack besar yang menimpa Ubisoft. Masalah ini mencuat setelah server Rainbow Six Siege sempat down, lalu sejumlah kelompok peretas mengklaim telah melakukan aksi besar yang ternyata belum tentu benar.
Menurut laporan Insider Gaming, beberapa sumber yang dekat dengan kelompok peretas tersebut menyebut klaim yang beredar sudah dibesar-besarkan. Bahkan, mereka menilai sebagian pihak hanya mencari perhatian dan sensasi. Hingga sekarang, tidak ada bukti kuat soal pencurian data raksasa seperti klaim 900 GB data Ubisoft yang sempat viral.
Wtf pic.twitter.com/VuR0skohGC
— Tyler🇩🇪 (@dontVitaame) December 27, 2025
Isu yang paling bikin heboh adalah kabar soal bocornya source code, tools internal, hingga dokumen rahasia proyek Ubisoft. Namun sejauh ini, semua itu belum bisa dibuktikan. Laporan dari Bleeping Computer juga menyebut banyak klaim tidak terverifikasi yang beredar dari berbagai grup hacker yang saling mengaku paling bertanggung jawab.
Di sisi lain, tim Rainbow Six Siege sudah memulihkan server utama dan game kini bisa dimainkan lagi. Hanya fitur marketplace di dalam game yang masih ditutup sampai waktu yang belum ditentukan. Ubisoft masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apa sebenarnya yang terjadi selama insiden tersebut.
Clarification post, previous post about Ubisoft lead to some confusion. That’s my fault. I’ll be more verbose. I was trying to compress the information into 1 singular post without it exceeding the word limit.
Here’s the word on the internet streets:
– THE FIRST GROUP of… pic.twitter.com/crsOxCnMWU— vx-underground (@vxunderground) December 27, 2025
Sebelum server dimatikan sementara, pemain sempat melaporkan hal-hal aneh di dalam game. Mulai dari tiba-tiba mendapat miliaran mata uang in-game, skin langka bahkan skin khusus developer, sampai ban dan unban acak yang disertai pesan nyeleneh di global ban ticker. Kekacauan ini berlangsung sampai Ubisoft akhirnya menurunkan server sepenuhnya.
Ubisoft kemudian memastikan tidak ada pemain yang akan dihukum karena memakai “rejeki” misterius tersebut, dan semua transaksi selama insiden akan di-rollback. Mereka juga menegaskan bahwa pesan-pesan aneh di ban ticker bukan berasal dari Ubisoft. Saat ini, antrean panjang dilaporkan sudah beres, tinggal marketplace saja yang masih ditutup sambil menunggu investigasi selesai.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post