PokémonXP dan Pokémon World Championships 2026 resmi digelar pada 28 sampai 30 Agustus 2026 di Moscone Center, San Francisco, California. Buat yang nggak datang langsung, berbagai pertandingan dan acara dari kedua event ini juga disiarkan melalui Broadcast Hub, Twitch, dan YouTube. Menariknya, hari pertama langsung kedatangan President & CEO The Pokémon Company, Tsunekazu Ishihara, yang membahas perjalanan panjang Pokémon sekaligus sedikit memberi gambaran soal masa depannya.
Pokémon Bisa Merambah Smartwatch, Smart Glasses, sampai Smart Ring

Dalam panel Producing Pokémon: A Conversation with Mr. Ishihara, Ishihara membahas bagaimana Pokémon selalu berkembang mengikuti perubahan teknologi. Dari era handheld sampai konektivitas wireless, teknologi baru ikut memengaruhi cara mereka menciptakan pengalaman bermain Pokémon. Ketika smartphone mulai mendominasi, pendekatan mereka terhadap gadget pendamping Pokémon juga ikut berubah.
Dulu, perangkat seperti Pokéwalker dan Pokémon GO Plus dianggap seperti gadget rahasia yang bisa dikeluarkan dari kantong untuk melakukan sesuatu di dalam game. Namun ke depannya, Ishihara melihat peluang yang jauh lebih luas. Salah satu tantangan yang ingin mereka eksplorasi adalah bagaimana Pokémon bisa terintegrasi lebih dalam dengan berbagai perangkat wearable.

Ishihara secara spesifik menyebut smartwatch, smart glasses, bahkan smart ring sebagai contoh teknologi yang mungkin bisa dimanfaatkan. Pembahasan ini terasa semakin menarik setelah hadirnya Fitbit Air Special Edition Pokémon Sleep, wearable health tracker yang terhubung langsung dengan Pokémon Sleep. Jadi meski belum menjadi pengumuman produk baru, The Pokémon Company jelas sudah memikirkan bagaimana Pokémon bisa berkembang di luar konsol dan smartphone.
Ketertarikan Ishihara terhadap hal seperti ini sebenarnya nggak terlalu mengejutkan. Selain memimpin The Pokémon Company, ia merupakan pendiri sekaligus mantan CEO Creatures Inc., salah satu pemilik franchise Pokémon bersama Nintendo dan Game Freak. Ishihara sudah mengikuti perjalanan Pokémon sejak Pokémon Red dan Green, termasuk perkembangan anime sampai Trading Card Game. Ia sendiri mengaku memang sejak dulu sangat menyukai gadget handheld dan berbagai jenis mainan.
Ishihara berharap Pokémon terus menciptakan bentuk permainan baru yang bisa memberikan pengalaman berbeda kepada pemain. Bahkan, ia ingin Pokémon tetap menjadi sesuatu yang bisa dinikmati bukan cuma sekarang, tetapi sampai tiga atau empat generasi manusia berikutnya.
Pokémon Generasi Pertama Nyaris Kehilangan Fitur Trading

Selain bicara masa depan, Ishihara juga membawa fans kembali ke masa pengembangan Pokémon generasi pertama. Sekarang trading sudah menjadi salah satu identitas utama Pokémon, tetapi ternyata fitur tersebut sempat hampir dibuang dari Pokémon Red dan Green karena masalah teknis pada Link Cable Game Boy.
Masalah besarnya muncul ketika koneksi Link Cable terputus saat proses pertukaran Pokémon berlangsung. Developer saat itu dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama bermasalah. Pokémon yang sedang ditukar bisa hilang dari kedua pemain, atau justru muncul di kedua game sehingga Pokémon tersebut terduplikasi.

Game Freak dan pihak terkait akhirnya memilih opsi kedua. Menurut Ishihara, mereka sepakat bahwa dalam situasi langka ketika Link Cable terlepas, lebih baik sistem berakhir dengan menduplikasi Pokémon daripada membuat Pokémon milik pemain hilang selamanya.

Tim developer sebenarnya sudah mencoba berbagai cara untuk meminimalkan kemungkinan duplikasi tersebut, termasuk memasukkan unsur random dan pengaturan timing dalam proses komunikasi. Masalahnya, Pokémon akhirnya dimainkan jutaan orang dan pemain tentu saja menemukan berbagai cara untuk sengaja memicu glitch duplikasi tersebut.
Meski akhirnya melahirkan salah satu glitch terkenal dari Pokémon generasi pertama, Ishihara mengaku mereka sama sekali nggak menyesali keputusan tersebut. Mempertahankan trading terbukti menjadi pilihan penting karena fitur ini kemudian berkembang menjadi salah satu fondasi utama Pokémon, baik untuk mengumpulkan Pokémon maupun interaksi antar pemain.
Enaknya Jadi CEO Pokémon? Bisa Main Duluan
Panel kemudian ditutup dengan pertanyaan yang jauh lebih santai dari fans. Ishihara ditanya apa bagian terbaik dari menjadi CEO The Pokémon Company setelah bertahun-tahun berada di balik salah satu franchise hiburan terbesar di dunia.
Jawabannya ternyata sederhana dan mungkin bakal bikin banyak fans iri. Menurut Ishihara, bagian terbaiknya adalah bisa memainkan game Pokémon sedikit lebih cepat dibanding semua orang lain.
Kamu bisa baca soal liputan lengkap kami soal PokémonXP 2026 DI SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id











Discussion about this post