Sorak-sorai sudah mereda di panggung Yu-Gi-Oh! World Championship 2025, dan di balik euforia itu kami berkesempatan luar biasa untuk duduk bersama tim yang baru saja dinobatkan sebagai juara dunia Master Duel, Team Ragnarok. Perjalanan mereka berawal dari sesi testing santai antar teman, namun berakhir dengan pencapaian tertinggi: gelar juara dunia yang terasa seperti sudah ditakdirkan sejak awal.
Kami berhasil berbincang langsung dengan Antonio Papa, atau yang lebih dikenal di komunitas sebagai N3sh, tak lama setelah kemenangan bersejarah itu. Meski seluruh anggota tim tidak bisa ikut serta dalam wawancara, N3sh dengan senang hati menceritakan perjalanan panjang yang membawa mereka sampai ke momen yang ia sebut sebagai “penobatan sebuah mimpi.” di Team Ragnarok.

Perjalanan Sang Juara
Dalam turnamen kali ini, Antonio Papa (N3sh) tampil dengan deck Snake-Eye/Memento, sementara rekannya Herman Hansson (Mist) mengandalkan Ryzeal/Ritual Beast, dan Luka Forjan (Luka) memilih Maliss/Mermail. Kombinasi ini bukan muncul secara kebetulan, melainkan hasil dari persiapan panjang dan sesi testing yang solid di antara mereka.
“Me, PAK, Joey, Enzo — kami semua tes bareng dengan Herman Hansson dan Luka Forjan untuk event ini,” jelas N3sh. “Faktanya, semua orang yang ikut testing bareng bisa sampai ke final itu benar-benar gila, dan bisa berada di final bersama PAK — itu alasan kenapa saya ada di game ini.”
Ketika ditanya bagaimana rasanya bisa keluar sebagai juara, N3sh tidak bisa menahan emosinya. “Rasanya luar biasa banget, seperti penobatan sebuah mimpi. Saya bahkan tidak tahu bagaimana cara mendeskripsikannya, ini seperti perasaan dari dalam yang terus naik dan berteriak di dalam diri saya.”

Rencana Selanjutnya untuk Team Ragnarok
Dengan gelar juara dunia yang kini ada di tangan mereka, Team Ragnarok tidak hanya bersiap untuk merayakan kemenangan, tapi juga langsung memikirkan langkah berikutnya. Saat ditanya soal rencana ke depan, N3sh menjawab dengan penuh semangat.
“Selanjutnya adalah pergi ke Jepang, tinggal di kota yang indah, mungkin makan di sana, lalu mungkin menang lagi — dan kembali ke World Championship sebelumnya untuk memenangkan semua timeline.”
Pernyataan itu mungkin terdengar ambisius, tapi dari cara ia mengatakannya jelas sekali bahwa Team Ragnarok tidak berniat berhenti di sini. Buat mereka, kemenangan 2025 hanyalah satu bab dari perjalanan panjang yang masih penuh dengan tantangan berikutnya.

Pesan untuk Komunitas
Bagian paling menginspirasi dari percakapan kami datang saat N3sh membagikan pesan sederhana tapi penuh makna untuk para pemain yang bercita-cita jadi juara. Menurutnya, inti dari kesuksesan bukan hanya soal strategi atau kartu yang dimainkan, tapi soal passion dan kebersamaan.
“Kalau kalian main game ini, kalau kalian mau sukses di game ini, kalian harus menemukan seseorang yang punya passion yang sama,” tegas N3sh. “Karena semuanya soal passion. Semuanya soal waktu yang diinvestasikan bersama teman-teman kalian. Ingat bahwa selalu ada ruang untuk membuat game ini jadi lebih besar dari sekarang.”
Namun, layaknya seorang juara sejati, N3sh tidak berhenti di situ. Ia bahkan melemparkan tantangan langsung untuk seluruh komunitas Yu-Gi-Oh! di seluruh dunia. “Dan saya ingin kalian semua datang ke sini dan menantang kami untuk menang, karena saya menunggu kalian — siapa pun kalian.”
Kini, setelah Team Ragnarok mengukir sejarah baru di Master Duel, dunia Yu-Gi-Oh! tentu akan menanti apakah mereka mampu mempertahankan dominasinya di tahun-tahun mendatang. Satu hal yang jelas, semangat dan pesan mereka tidak hanya soal menang, tapi juga soal membuat komunitas semakin kuat, semakin besar, dan semakin bersemangat untuk berduel.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post